DPD Sebut E-voting Bisa Hemat Anggaran Pemilu Persiapan logistik kotak suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Rabu, (10/4/2019). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MrahPutih.com - Pelaksanaan Pemilu dengan mekanisme elektronik voting (e-voting) dinilai bisa menjadi solusi bagi kebutuhan anggaran pemilu saat ini sangat tinggi.

Dalam mendorong proses pemilu yang efektif dan efisien, Indonesia dipandang sudah saatnya memanfaatkan inovasi teknologi digital sebagai bagian penting dari proses demokrasi prosedural saat ini.

"E-voting bisa menghemat anggaran pemilu secara signifikan," kata Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/3).

Baca Juga:

PAN: Perlu Kajian Komprehensif Soal E-voting di Pemilu 2024

Menurutnya, dengan kondisi demografis dan geografis Indonesia yang besar dan kompleks, proses pemilu dengan sistem e-voting sangat direkomendasikan.

Negara demokrasi dengan populasi padat seperti India menjadi contoh manajemen pemilu langsung yang efektif dan signifikan meningkatkan kualitas dan partisipasi politik masyarakat.

"Selama infrastruktur teknologi internet kita memadai dan menjangkau ke semua wilayah, rasanya kita tak perlu menunggu lama untuk mempersiapkannya. Saya kira sisa waktu dua tahun cukup untuk memperbaharui sistem pemilu langsung yang ada saat ini," ujarnya.

Baca Juga:

APJII Dukung Penerapan E-Voting Pemilu 2024

Selanjutnya Sultan menerangkan bahwa tingkat penggunaan teknologi internet Indonesia pada Januari 2021 sudah mencapai 202,35 juta pengguna atau 76,8 persen. Itu angka yang sangat relevan dengan syarat minimal partisipasi pemilu masyarakat.

Meski demikian, Sultan meminta pemerintah melalui kementerian informasi dan komunikasi bersama penyelenggara pemilu untuk terlebih dahulu melakukan simulasi e-voting untuk mengetahui tingkat akurasi waktu dan keamanan datanya.

"Karena ada kekhawatiran publik terkait keamanan sistem e-voting yang rawan dimanipulasi oleh serangan hacker misalnya. Keamanan sistem e-voting harus menjadi perhatian utama jika sistem pemilu ini benar-benar akan diterapkan secara langsung," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Pemilu Pakai E-Voting, Ganjar: Yang Penting Soal Kepercayaan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lima Kementerian dengan Kinerja Terbaik dan Terburuk Versi LSIN
Indonesia
Lima Kementerian dengan Kinerja Terbaik dan Terburuk Versi LSIN

Lembaga Survei Independen Nasional (LSIN) merilis hasil survei terkait persepsi publik terhadap kepuasan publik atas kinerja para menteri Kabinet Indonesia Maju dan Kemenpora menjadi satu dari lima kementerian yang dinilai berkinerja terbaik.

Anies Janji Renovasi Total Stadion Tugu
Indonesia
Anies Janji Renovasi Total Stadion Tugu

Dalam kesempatan itu, Anies berjanji melakukan renovasi total stadion Tugu yang merupakan markas Si Pitung pada tahun 2022.

Indonesia Terima Bantuan 1,7 Juta Lebih Vaksin Pfizer dari AS
Indonesia
Indonesia Terima Bantuan 1,7 Juta Lebih Vaksin Pfizer dari AS

Pemerintah Indonesia terus menggencarkan program vaksinasi nasional COVID-19.

Asrama Haji Donohudan Boyolali Siap Sambut Musim Haji
Indonesia
Asrama Haji Donohudan Boyolali Siap Sambut Musim Haji

Kemenag memastikan kesiapan Asrama Haji Donohudan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dalam menyambut calon jemaah haji 1443 H/2022 M.

35 Titik Pembatasan Mobilitas Bakal Diberlakukan di Luar Jakarta
Indonesia
35 Titik Pembatasan Mobilitas Bakal Diberlakukan di Luar Jakarta

Polda Metro Jaya melakukan pembatasan mobilitas masyarakat di 35 titik di wilayah hukumnya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Anies Optimistis Cakupan Air Minum Pipa Warga Jakarta Terpenuhi Sebelum 2030
Indonesia
Anies Optimistis Cakupan Air Minum Pipa Warga Jakarta Terpenuhi Sebelum 2030

Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta menandatangani nota kesepakatan sinergi dan dukungan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

[HOAKS atau FAKTA]: Elon Musk Beli Twitter, Akun Donald Trump Kembali Aktif
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Elon Musk Beli Twitter, Akun Donald Trump Kembali Aktif

Musk saat ini hanya memegang 9 persen saham Twitter dan tidak memiliki kemampuan untuk memulihkan akun Trump, seperti yang diklaim tweet tersebut.

Peluang Novel Cs Balik ke KPK Terbuka Lebar, Tergantung Pengganti Jokowi
Indonesia
Peluang Novel Cs Balik ke KPK Terbuka Lebar, Tergantung Pengganti Jokowi

Sambil selama di Polri mereka belajar juga tentang banyak hal

Pemkot Surabaya Akui Banyak Kematian Tidak Terdata Sebagai Pasien COVID-19
Indonesia
Pemkot Surabaya Akui Banyak Kematian Tidak Terdata Sebagai Pasien COVID-19

Orang meninggal dan yang terdata terpapar virus corona atau COVID-19 sedikit. Namun, yang meninggal dan dilakukan pemakaman sesuai protokol penanganan jenazah COVID-19 sangat tinggi.

Polri Siapkan Operasi Mantap Brata Amankan Pemilu 2024
Indonesia
Polri Siapkan Operasi Mantap Brata Amankan Pemilu 2024

Korps Bhayangkara itu menyiapkan Operasi Mantap Brata yang bertujuan untuk mengamankan pesta demokrasi lima tahunan tersebut dari segala ancaman