DPD Ingatkan Nasib Guru Honorer Tidak Boleh Terkatung-katung PTM.(Foto: Antara)

MerahPutih.com - Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti, prihatin dengan nasib 541 guru honorer di Kabupaten Pandeglang, Banten. Para guru honorer sudah dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2019.

Namun, hingga kini mereka belum juga mendapat Surat Keputusan (SK) pengangkatan. LaNyalla meminta Pemkab Pandeglang memperhatikan dan bertanggung jawab memenuhi hak mereka.

Baca Juga:

Kisah Pilu Guru Honorer Lansia Ikuti Tes PPPK

"Para guru honorer ini sudah mengikuti prosedur yang ada dan dinyatakan lulus memenuhi syarat. Artinya pemerintah daerah harus segera memenuhi hak mereka yaitu mengangkatnya sebagai pegawai Pemda," kata LaNyalla, Selasa (21/9).

Bagi Senator asal Jawa Timur, itu pengabdian para guru honorer yang telah bekerja puluhan tahun dengan pendapatan yang kecil harus menjadi atensi.

"Di tangan mereka anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa dibentuk dan dididik. Maka sudah sewajarnya para guru honorer ini mendapatkan penghargaan terbaik walaupun sebenarnya masih tak sepadan dengan apa yang sudah mereka lakukan," ujarnya.

Sebanyak 541 orang itu merupakan bagian dari 621 guru honorer yang dinyatakan lulus. Namun Pemkab Pandeglang hanya mengangkat 80 guru sebagai PPPK. Menurut LaNyalla Pemkab tidak boleh memperlakukan seperti itu.

PTM
Caption

"Jika memang tidak ada kuota untuk PPPK jangan memberikan janji kuota yang besar. Sangat kecil kalau dari 621 orang dan yang mendapat SK hanya 80 orang. Pemda harus menyelesaikan masalah ini dan memberi rasa keadilan terhadap para guru honorer," imbuhnya.

Mantan Ketua Umum PSSI itu meminta pemerintah daerah untuk selalu berkonsultasi dengan pemerintah pusat dalam memecahkan masalah itu.

"Pemerintah pusat juga tidak boleh tutup mata dengan permasalahan guru honorer yang terjadi di negara ini. Karena kondisi di Pandeglang ini juga banyak terjadi di daerah lain. Intinya, nasib para guru honorer ini tidak boleh terkatung-katung. Mereka harus mendapatkan kehidupan yang layak," tegasnya.(Pon)

Baca Juga:

Demokrat Kritik Pengangkatan Guru Honorer Era Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masyarakat Diminta Tidak Panik, Pertamina Produksi 1 Juta Barel BBM Per Hari
Indonesia
Masyarakat Diminta Tidak Panik, Pertamina Produksi 1 Juta Barel BBM Per Hari

"Kami memastikan keandalan fasilitas operasi di seluruh kilang minyak dan gas tersebut," kata Sekretaris Perusahaan Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya

[HOAKS atau FAKTA]: PPKM Diperpanjang Sampai Kiamat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PPKM Diperpanjang Sampai Kiamat

Setelah dilakukan penelusuran Mafindo, faktanya gambar tersebut telah disunting

Kemenhub Beberkan Hasil Investigasi Sementara Kecelakaan di Balikpapan
Indonesia
Unpad Buka Kuota 40 Persen Lewat Jalur SBMPTN
Indonesia
Unpad Buka Kuota 40 Persen Lewat Jalur SBMPTN

Proses seleksi sendiri akan melalui UTBK yang akan dilaksanakan dua gelombang, yaitu pada 17-23 Mei dan 28 Mei-3 Juni 2022.

Warga Jakarta Wajib Memilah dan Mengelola Sampah di Tingkat RW
Indonesia
Warga Jakarta Wajib Memilah dan Mengelola Sampah di Tingkat RW

Warga Jakarta wajib memilah sampah sejak dari rumah dan mengeluarkan sampah sesuai jadwal pengangkutannya.

Warga Dibatasi, Gatot Soroti Longgarnya TKA Masuk Saat PPKM Darurat
Indonesia
Warga Dibatasi, Gatot Soroti Longgarnya TKA Masuk Saat PPKM Darurat

Pemerintah harus menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat miskin terdampak. Dalam kondisi kedaruratan, harus dipastikan semua logistik cukup dan memadai.

Nasib Jaringan Telekomunikasi di NTT Pasca Gempa Larantuka
Indonesia
Nasib Jaringan Telekomunikasi di NTT Pasca Gempa Larantuka

Kami melakukan langkah pemulihan terhadap infrastruktur telekomunikasi yang mengalami kendala

Hari Terakhir Paralimpiade, Menpora Yakin Indonesia Tambah Emas
Indonesia
Hari Terakhir Paralimpiade, Menpora Yakin Indonesia Tambah Emas

ndonesia dapat mengirim lebih banyak atletnya pada Paralimpiade Paris 2024, terutama setelah adanya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang bakal menjadi cetak biru pembinaan olahraga prestasi Tanah Air.

Tunjungan Plaza Surabaya Terbakar
Indonesia
Tunjungan Plaza Surabaya Terbakar

Mal Tunjungan Plaza, terbakar pada Rabu (13/4) sore, tepatnya sesaat sebelum berbuka puasa.

Kemendagri: Gazeter Jadi Sumber Sejarah dan Referensi Dokumen Pemerintahan
Indonesia
Kemendagri: Gazeter Jadi Sumber Sejarah dan Referensi Dokumen Pemerintahan

Badan Informasi Geospasial (BIG) menerbitkan Gazeter Republik Indonesia, berisi daftar nama-nama rupabumi yang telah dibakukan.