Dorong Ulama Dukung Prabowo, GNPF Bawa-Bawa Suara Rizieq dari Mekah Habib Rizieq berorasi saat Aksi 212 jilid II. (MP/Dery Ridwansah)

MerahPutih.com - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) menegaskan dukungan Ijtimak Ulama II ke pasangan bakal capres Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno tidak bertentangan dengan ijtimak Ulama.

Meski ijtimak Ulama merekomendasikan Salim Segaf Al Jufri dan Ustad Abdul Somad sebagai calon wakil presiden, tetapi esensinya adalah bertujuan menginginkan penggantian Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019.

"Ijtimak Ulama II saya kira tetap konsisten," kata Ketua GNPF Ustadz Yusuf Muhammad Martak dalam konferensi pers awal di sela-sela ijtimak ulama II yang digelar di Jakarta, Minggu (16/9).

Ustadz Yusuf mengakui Ijtimak Ulama II akan memberikan dukungan kepada Prabowo dan Sandiagadengan keharusan menandatangani pakta integritas yang dihasilkan dalam sidang ijtimak kali ini.

Prabowo
Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: Twitter/@sandiuno

"Tatkala (pakta integritas Ijtimak Ulama II) itu akan ditandatangani maka otomatis dukungan akan diberikan ke Bapak Prabowo," imbuh dia, dikutip Antara.

Menurut Yusuf, seluruh langkah-langkah yang diambil GNPF dan Ijtima Ulama telah dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan Habib Rizieq Syihab di Mekah, Arab Saudi. Dia menambahkan dalam poin dalam pakta integritas yang disodorkan tidak ada satupun poin terkait dengan posisi GNPF.

"Pakta integritas yang disampaikan yang intinya dari GNPF tidak ada usulan atau memohon jabatan apapun, kita berbuat tanpa pamrih, tanpa bergaining, kita berbuat untuk bangsa dan negara dan demi keselamatan umat Islam di Indonesia jangan sampai merasakan ketidakadilan, kita butuh keadilan yang sama, yang 'equal', baik kepada umat Islam maupun agama-agama lain," tutur dia. (*)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH