Bisnis

Dorong Akusisi Activision Blizzard, Microsoft Lirik Pasar Mobile Gaming

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 21 Maret 2023
Dorong Akusisi Activision Blizzard, Microsoft Lirik Pasar Mobile Gaming

Microsoft masih berupaya melakukan finalisasi proses akuisisi Activision Blizzard. (Foto: Pexels/Rodnae Productions)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK awal 2022, Microsoft telah mengutarakan ketertarikannya mengakuisisi perusahaan pengembang video game Activision Blizzard. Pengembang itu memang sudah memiliki nama besar di industri gaming berkat gim seperti Call of Duty, Crash Bandicoot, Overwatch, hingga World of Warcraft.

Microsoft sudah melayangkan tawaran senilai USD 68,7 miliar secara tunai untuk akuisisi tersebut. Menariknya, walau Activision Blizzard memang sudah memiliki portofolio yang solid untuk PC gaming dan konsol, upaya akuisisi itu diduga menjadi upaya Microsoft untuk menembus pasar mobile gaming.

BACA JUGA:

Microsoft Bawa Beberapa Gim Activision Blizzard ke Nintendo Switch

Bagi gamer di platform PC serta konsol, kamu mungkin akan bingung mengapa Microsoft, perusahaan yang terkenal dengan produk Xbox, gim di PC, serta Office dan Window, ini tertarik dengan ranah mobile.

Aspek pertama pemicunya sebenarnya bisa dilihat dari data mengenai pertumbuhan pasar mobile gaming di dunia. Berdasarkan laporan dari The Business Research Company yang dirilis pada Januari 2023, pertumbuhan pasar untuk platform ini menunjukan tren yang positif.

microsoft
Bila akuisisi resmi, berbagai talenta serta portofolio mobile gaming dari Activision Blizzard akan jatuh ke tangan Microsoft (Foto: Pexels/Salvatore de Lellis)

Pada 2022 pasar mobile gaming global tercatat berada di angka USD 118,34 miliar dan di 2023 ini angkanya bisa mencapai USD 138,63 miliar.

Aspek kedua yang menunjukan akuisisi Microsoft terhadap Activision Blizzard berhubungan dengan mobile gaming dapat dilihat dari perwakilan perusahaan teknologi itu yang secara terbuka menyampaikan keinginan untuk menghadirkan app store yang menawarkan gim yang berpotensi bisa dimainkan untuk ponsel pintar iPhones serta Android.

BACA JUGA:

Telah Diakuisisi Microsoft, Activision Tetap Rilis Game di PlayStation

Dengan hal itu, terdapat potensi Microsoft siap menjadi rival Apple serta Google di ranah app store untuk mobile gaming. “Kami ingin berada dalam posisi untuk menawarkan Xbox dan konten dari kami serta mitra pihak ketiga ke semua layar, tempat orang-orang bisa bermain. Hari ini, kami tidak bisa melakukannya di perangkat mobile, tetapi kami ingin membangun dunia yang menurut kami akan hadir ketika perangkat itu sudah mulai terbuka,” ungkap CEO Microsoft Gaming Phill Spencer belum lama ini di Game Developers Conference yang digelar di San Fransisco, sebagaimana dikabarkan Windows Central (20/3).

Lantas bagaimana Activision Blizzard bisa membantu Microsoft tembus pasar mobile gaming? Jawabannya ialah portofolio serta pengalaman developer itu di ranah ini. Dengan akuisisi tersebut, Microsoft akan mendapatkan lisensi Call of Duty: Mobile, Candy Crush, Diablo Immortal, serta mobile game lainnya yang dikembangkan Activision Blizzard.

Phill Spencer
CEO Microsot Gaming Phill Spencer memandang terdapat potensi besar di pasar mobile (Foto: Wikipedia)

Selain itu, berbagai proyek mobile yang saat ini masih di tahap penggodokan dari perusahaan pengembang itu juga akan jatuh ke tangan Microsoft bila akuisisi ini diresmikan. Walau begitu, Microsoft saat ini masih harus terus menunggu proses regulasi dari negara-negara Barat agar proses akuisisi itu lancar.(aru)

BACA JUGA:

Senator Amerika Serikat Khawatirkan Pembelian Activision Blizzard oleh Microsoft

#Bisnis #Microsoft #Gaming
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
First Sale POCO F9 Series Resmi Dibuka, Cek Harga Promo dan Spesifikasinya
Buruan sikat! Periode First Sale POCO F9 Series dibuka mulai 6 hingga 25 Oktober 2026. Cek daftar harga promo POCO F9 Ultra dan Pro dengan performa gahar di sini.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
First Sale POCO F9 Series Resmi Dibuka, Cek Harga Promo dan Spesifikasinya
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Indonesia
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026 resmi dibuka di PIK 2, Tangerang. Pameran bisnis ini berlangsung hingga 11 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Lifestyle
30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Perubahan preferensi konsumen menjadi kompas utama kami dalam melangkah dan mengembangkan bisnis Erajaya.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
  30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Tekno
POCO F9 Ultra dan F9 Pro Punya VisionBoost D8, Simak Keunggulannya untuk Gaming
POCO F9 Ultra dan F9 Pro hadir dengan VisionBoost D8, WildBoost Engine, gaming hingga 185 FPS, sistem pendingin, dan baterai besar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
POCO F9 Ultra dan F9 Pro Punya VisionBoost D8, Simak Keunggulannya untuk Gaming
Tekno
POCO F9 Ultra Resmi Meluncur, Spesifikasinya Bikin Smartphone Gaming Lain Minder
POCO F9 Ultra resmi hadir di Indonesia dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP, layar 185Hz, dan baterai 8.050mAh.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
POCO F9 Ultra Resmi Meluncur, Spesifikasinya Bikin Smartphone Gaming Lain Minder
Tekno
Smartphone Gaming iQOO 16 Debut di China, Dibekali Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Chip Q4
iQOO 16 resmi debut di China dengan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, chip gaming Q4, layar AMOLED 2K 165Hz, baterai 8.400 mAh, dan kamera 50 MP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Smartphone Gaming iQOO 16 Debut di China, Dibekali Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Chip Q4
Tekno
iQOO Pad Ultra Meluncur di China, Tablet Gaming dengan Layar OLED 165Hz dan RAM 16GB
iQOO Pad Ultra resmi debut di China dengan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, layar OLED 165Hz, RAM hingga 16GB, storage 1TB, dan baterai 9.020mAh.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
iQOO Pad Ultra Meluncur di China, Tablet Gaming dengan Layar OLED 165Hz dan RAM 16GB
Tekno
JBL Hadirkan QuantumENGINE Generasi Terbaru, Tingkatkan Pengalaman Gaming dengan Audio Spasial
JBL resmi meluncurkan QuantumENGINE terbaru dengan JBL Quantum Spatial Sound, Smart EQ, AI Noise Cancellation, dan antarmuka baru untuk meningkatkan pengalaman gaming.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
JBL Hadirkan QuantumENGINE Generasi Terbaru, Tingkatkan Pengalaman Gaming dengan Audio Spasial
Indonesia
Generasi Muda Dominasi Bisnis Waralaba, FLEI Business Show 2026 Buka Peluang Ekspansi Global
Bisnis waralaba kini tumbuh pesat di Indonesia. FLEI Business Show 2026 pun siap membuka peluang tersebut bagi generasi muda.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Generasi Muda Dominasi Bisnis Waralaba, FLEI Business Show 2026 Buka Peluang Ekspansi Global
Bagikan