Donor Darah Kurang Efektif Obati COVID-19 COVID-19 (Foto: Pixabay/PIRO4D)

ADA studi terbaru yang mengungkapkan kalau pasien COVID-19 penerima plasma dari pasien yang pulih dari Corona tak menurunkan angka risiko kematian akibat penyakit itu. Kesimpulan ini dibuat usai para peneliti di India meneliti 464 pasien virus Corona sedang.

Maksudnya ialah mereka adalah pasien yang kadar saturasi oksigen 93 persen atau lebih rendah ketika bernapas ddi dalam ruangan. Kriterianya yakni ketika seseorang yang terinfeksi SARS-CoV-2 harus dirawat di rumah sakit. Karena saat itu virus bisa menimbulkan penyakit.

Baca juga:

Sering Dijadikan Obat, Heroin Ternyata Mengancam Penggunanya

Dalam jurnal yang diterbitkan di BMJ, Aparna Mukherjee, ilmuwan epidemiologi dan penyakit menular di Dewan Riset Medis India, mencatat pasien dalam studinya akan dianggap sakit parah di negara lain, karena definisi penyakit sangat bervariasi di seluruh dunia.

Penelitian ini dilakukan terhadap 464 pasien COVID-19. (Foto: Pixabay/_freakwave_)
Penelitian ini dilakukan terhadap 464 pasien COVID-19. (Foto: Pixabay/_freakwave_)

Ketika sampai rumah sakit, beberapa pasien dalam penelitian diberikan dua dosis plasma penyembuhan dari mereka yang telah sembuh dari penyakit dan menyumbangkan darahnya yang kaya sel kekebalan mereka. Dibandingkan mereka yang dirawat dengan perawatan standar, pasien yang diberi plasma rupanya memiliki rerata kematian setelah 28 hari.

Baca juga:

Penderita Diabetes Boleh Makan Mi Instan, Tapi…

"Studi ini memiliki ukuran sampel yang besar dan menunjukkan bahwa ketika plasma diinfuskan pada pasien dengan COVID-19 sedang (serupa dengan yang parah di negara lain), itu tidak mengurangi kematian atau perkembangan menjadi COVID-19 yang lebih kritis," ucap Aparna Mukherjee dikutip dari Time pada Senin (26/10).

Plasma konvalesen adalah terapi tertua yang dilakukan dokter. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)
Plasma konvalesen adalah terapi tertua yang dilakukan dokter. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)

Hasil studi ini menambah perdebatan berkelanjutan tentang seberapa bergunanya plasma penyebuhan. Plasma konvalesen sendiri ialah terapi tertua yang digunakan dokter dalam mengobati penyakit menular, berdasarkan gagasan bahwa orang yang terinfeksi dan pulih secara alami memiliki persediaan sel kekebalan yang tepat untu melawan virus atau bakteri tersebut.

Sayangnya, sistem kekebalan manusia sangat bervariasi. Volume sel yang lemawan penyakit juga tidak bisa diprediksi dan dapat berkisar dari tingkat hampir tak memadai hingga sumbel sel kekebalan yang sangat kaya. (Yni)

Baca juga:

Selain Lezat, Ini Manfaat Scallop Bagi Tubuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Semakin Terhubung, Pengguna Facebook Akan Bisa Melihat Instagram Stories
Fun
Semakin Terhubung, Pengguna Facebook Akan Bisa Melihat Instagram Stories

Semakin Terhubung, Pengguna Facebook Akan Bisa Melihat Instagram Stories

Mirip Werewolf, Game Among Us Mendadak Viral Karena Bisa 'Menipu'
Fun
Mirip Werewolf, Game Among Us Mendadak Viral Karena Bisa 'Menipu'

Among Us adalah game multiplayer online yang dikembangkan dan diterbitkan oleh studio InnerSloth sejak 15 Juni 2018.

Inggris Minta Netflix Beri Label Fiksi pada ‘The Crown’
ShowBiz
Inggris Minta Netflix Beri Label Fiksi pada ‘The Crown’

Beberapa adegan di The Crown bukanlah fakta.

Kang So-ra Putuskan Menikah di Tengah Pandemi COVID-19
ShowBiz
Kang So-ra Putuskan Menikah di Tengah Pandemi COVID-19

Semula pernikahan mereka direncanakan akan digelar pada 29 Agustus 2020.

Beberapa Tips Untuk Aktivitas Mendaki Gunung
Fun
Beberapa Tips Untuk Aktivitas Mendaki Gunung

Mendaki gunung bukan sekedar kegiatan luar ruang, namun ada yang harus diperhatikan sebelumnya.

Anjing Punya Navigasi Alami untuk Menemukan Jalan Pulang
Fun
Anjing Punya Navigasi Alami untuk Menemukan Jalan Pulang

Ternyata seekor anjing selalu menemukan cara untuk kembali ke rumahnya.

Langka, 4 Tipe PlayStation4 ini Diproduksi Terbatas
Fun
Langka, 4 Tipe PlayStation4 ini Diproduksi Terbatas

Empat edisi konsol gim ini sangat langka dan tidak mudah ditemukan.

Rekomendasi Film Indonesia di Netflix untuk Agustus 2020
ShowBiz
Rekomendasi Film Indonesia di Netflix untuk Agustus 2020

Ulasan beberapa film Indonesia yang akan hadir di Netflix pada Agustus 2020.

Post Malone Membuat Konser Tribute to Nirvana Bersama Travis Barker
ShowBiz
Post Malone Membuat Konser Tribute to Nirvana Bersama Travis Barker

Hasil donasi akan disumbangkan untuk penanganan COVID-19

Voldemort v Grindelwald, Siapa yang Lebih Kuat?
ShowBiz
Voldemort v Grindelwald, Siapa yang Lebih Kuat?

Jika Grindelwald dan Voldermort berduel, kira-kira siapa yang akan menang ya?