Menkominfo Johny 'Balik Kanan' dari Ruteng, Tahbisan Uskup Tetap Jalan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. Foto: youtube.com/kemkominfotv

MerahPutih.com - Acara penahbisan Uskup Baru Ruteng Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) Mgr Siprianus Hormat tetap digelar, meskipun sudah ada imbauan dari Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona, Doni Monardo untuk dibatalkan. Menkominfo Johny G Plate yang sedianya akan memberikan sambutan akhirnya tidak ikut acara tahbisan sahabatnya itu dan kembali ke Jakarta.

"Acara baru selesai sekitar setengah jam lalu," kata peserta undangan Pentahbisan Uskup, saat dihubungi MerahPutih.com dari Jakarta, Kamis (19/3), sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga:

Akhirnya, Jokowi Perintahkan Tes Massal Virus Corona

Menurut dia, acara tetap berlangsung seperti yang sudah dijadwalkan. Sejak pagi ribuan umat dan para undangan datang menyesaki Gereja Katedral Ruteng. "Tahbisannya tetap dihadiri umat. Katedral penuh, tenda kiri kanan juga," kata undangan yang enggan disebut identitasnya itu.

Padahal, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona sudah meminta acara dibatalkan sejak kemarin malam. Bahkan, dia juga meminta Menkominfo yang sudah berada di Ruteng untuk kembali ke Jakarta.

Baca Juga:

Menhub Budi Karya Sumadi Positif Corona

Johny sendiri tercatat sebagai salah satu Menteri Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang baru saja menjalani tes virus corona pekan lalu. Menkominfo menjalani tes karena termasuk orang yang sempat berinteraksi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang sudah dipastikan positif terinfeksi virus corona saat ini.

"Korban akibat COVID-19 terus berjatuhan. Penyebabnya bukan dari orang yang sedang dirawat di rumah sakit, tetapi oleh orang yang sehat namun dia sudah sebagai carrier, sebagai pembawa COVID-19," kata Doni dalam keterangan tertulisnya.

Doni Kepala BNPB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Foto: BNPB

"Yang bersangkutan berpotensi sebagai penular kepada siapa saja yang berada di sekitarnya," imbuh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu

Doni kembali mengingatkan sangat berbahaya jika carrier bertemu dengan orang yang berusia lanjut dan memiliki penyakit bawaan. Hal ini berpotensi besar jatuhnya korban jiwa.

"Sangat berbahaya bila menular kepada orang lanjut usia atau memiliki penyakit bawaan. Carrier tersebut bisa berpotensi menjadi pembunuh potensial karena bisa menyebabkan kematian," ujar Doni.

Baca Juga

Pasien Positif Corona Kabur dari RSUP Persahabatan Sejak Minggu Lalu

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kabiro Humas Kemenkominfo Ferdinano Setu membenarkan Menkominfo batal menghadiri penahbisan Uskup Ruteng. Johny sedianya dijadwalkan akan memberikan sambutan saat acara Tahbisan Mgr Siprianus Hormat, yang juga merupakan sahabat baik sang menteri.

Namun, Ferdinandus enggan memberikan keterangan saat dikonfirmasi soal alasan batalnya kehadiran Johny. "Kalau soal itu tidak tahu saya. Soal itu, biar Pak Menteri saja yang jelaskan jawab nanti," ujarnya.

Ferdinandus hanya menjelaskan Johny yang merupakan putera derah Ruteng itu tengah dalam perjalanan pulang ke Jakarta saat ini. "Beliau saat ini sudah dalam perjalanan ke Jakarta," tutup pejabat Kemenkominfo itu. (Pon/New)

Baca Juga

Virus Corona Merebak, Istiqlal Tetap Gelar Tarawih dan Buka Puasa Bersama



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH