Headline
 Donald Trump Tiba di Hanoi untuk Bertemu Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Presiden AS Donald Trump ketika tiba di Hanoi, Vietnam (Foto: Antaranews.com)

MerahPutih.Com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di Hanoi, Vietnam guna menggelar Konferensi Tingkat Tinggi AS-Korea Utara, pada Selasa (26/2) malam.

Sebelum Trump, pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un sudah lebih dulu berada di Vietnam denggan menggunakan kereta api istimewa dari Pyongyang ke Hanoi.

Pertemuan ini merupakan lanjutan dari KTT AS-Korut yang berlangsung di Singapura tahun lalu sekaligus membahas perkembangan terkini proses denuklirisasi Korea Utara.

Pada pertemuan puncak kali ini, Kim dan Trump akan menangani masalah soal cara menerapkan janji Korea Utara untuk menghentikan program senjata nuklirnya.

Kim Jong Un dan Donald Trump
Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

Sebagaimana dilansir Antara, Donald Trump tiba di Hanoi dengan pesawat kepresidenan AS Air Force One pada sekitar pukul 21.00 waktu setempat.

"Baru sampai di Vietnam," tulisnya dalam pesan di Twitter. "Terima kasih untuk semuanya atas penerimaan yang sangat baik di Hanoi...".

Sementara itu, Kim tiba lebih awal pada Selasa setelah menempuh perjalanan dengan kereta api selama tiga hari dan sejauh 3.000 kilometer dari ibu kota negaranya, Pyongyang, melalui China.

Dari sebuah stasiun perbatasan di Hanoi, ia melanjutkan perjalanan dengan menggunakan mobil.

Kedua pemimpin, yang sebelumnya bertemu di Singapura pada Juni tahun lalu, akan melakukan pembicaraan empat mata pada Rabu petang.

Pembicaraan itu akan dilanjutkan dengan acara makan malam bersama. Dalam kesempatan itu, mereka akan didampingi oleh masing-masing dua tamu dan penerjemah, kata Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders kepada para wartawan.

"Mereka akan bertemu kembali pada Kamis (28/2), 'jelas Sarah Sanders.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf DKI Jakarta Laporkan Ketua MPR Terkait Pidato di Munajat 212

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ditunjuk Jadi Menteri Sosial, Risma: Saya Tetap Arek Suroboyo
Indonesia
Ditunjuk Jadi Menteri Sosial, Risma: Saya Tetap Arek Suroboyo

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan dirinya akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (23/12).

Tingkat Kesembuhan Ribuan Pasien COVID-19 di Secapa TNI AD Capai 92 Persen
Indonesia
Dinas LH DKI Kumpulkan 1 Ton Lebih Masker Bekas di Tengah Pandemi
Indonesia
Dinas LH DKI Kumpulkan 1 Ton Lebih Masker Bekas di Tengah Pandemi

Dinas LH DKI bekerjasama dengan pihak pengolah limbah B3 berizin untuk pemusnahannya

Ganja Masuk Tanaman Binaan, Kementan Bakal Diskusi Bareng BNN
Indonesia
Ganja Masuk Tanaman Binaan, Kementan Bakal Diskusi Bareng BNN

Pengaturan ganja sebagai kelompok komoditas tanaman obat, hanya bagi tanaman ganja yang ditanam untuk kepentingan pelayanan medis dan/atau ilmu pengetahuan.

 MA Putus Lepas Eks Gubernur Aceh Abdullah Puteh
Indonesia
MA Putus Lepas Eks Gubernur Aceh Abdullah Puteh

MA menilai, perbuatan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh ini bukan merupakan tindak pidana. Karena itu, melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum.

Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya
Indonesia
Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya

Benny Wenda tidak sadar dimanfaatkan sebagai proxy oleh negara lain

Sejumlah Persoalan Bakal Jadi PR Kapolri Baru
Indonesia
Sejumlah Persoalan Bakal Jadi PR Kapolri Baru

Bursa Kapolri makin sengit untuk menggantikan posisi Kapolri Jenderal Idham Azis yang segera pensiun.

Anggaran Perselisihan Hasil Pilkada 2020 Lebih dari Rp61 Miliar
Indonesia
Anggaran Perselisihan Hasil Pilkada 2020 Lebih dari Rp61 Miliar

Adapun penanganan perkara perselisihan hasil Pilkada 2020 akan dilangsungkan pada bulan Januari hingga Maret 2021

Pemerintah Diminta Mobilisasi Rakyat Laksanakan Protokol Kesehatan
Indonesia
Pemerintah Diminta Mobilisasi Rakyat Laksanakan Protokol Kesehatan

Pemerintah dapat memenuhi kebutuhan dasar rakyat

Maria Pauline Lumowa Tunjuk Pengacara dari Kedubes Belanda
Indonesia
Maria Pauline Lumowa Tunjuk Pengacara dari Kedubes Belanda

Maria diketahui saat ini telah menjadi warga negara Belanda.