Donald Trump Bikin Pusing Editor Donlad Trump bikin pusing editor. (Foto: chicagotribune)

KATA-kata Donald Trump yang menyebutkan El Salvador dan Haiti dan beberapa negara di Afrika sebagai sh*th*l*s langsung menjadi headline di beberapa negara.

Penyebutan itu membuat editor-editor pusing untuk memperhalusnya. Sebagian ada yang mengambil kebijakan untuk menyensornya dengan bentuk lain dengan tidak menghilangkan bentuk katanya.

Beberapa negara kemudian memperhalusnya dengan penyebutan lain yang jauh lebih halus. Seperti di Tiongkok dituliskan 'negara-negara busuk', Vietnam dengan 'negara-negara sampah' sedangkan di kebanyakan negara Eropa menyebutkannya dengan 'negara-negara maling'.

(Foto: cbsnews)

Agak berbeda dengan Taiwan yang dalam bahasanya menyebutkannya dengan 'niao bu sheng dan de guo jia'. Kalau diterjemahkan bebas adalah 'negara-negara dimana burungpun tidak mau bertelur'.

Sedangkan media di Perancis tak melakukan sensor terhadap perkataan Trump. Seperti Le Monde yang memakai kata 'pays de merde' yang artinya 'negara t**'. Kemudian Courrier International dengan kata 'trou a merde' yang diartikan sebagai 'lubang t**'. Namun belakangan Courrier International memakai 'pays de merde'.

Sedangkan di El Salvador yang disebut-sebut oleh Trump, seperti La Pagina menyebutkan 'agujeros de mier' yang sama artinya dengan 'lubang t**'.

Kemudian surat kabar tertua di Haiti, La Nouvelliste malah agak halus dalam penyebutannya. Sama sekali tidak ada pemakaian kata yang seperti Trump sampaikan. Mereka hanya menyebutkan 'un trou de merde'. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH