Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset

Emas jadi pilihan investasi bagi kalangan generasi Z. (Foto: Dok/Public Gold)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di tengah gejolak ekonomi global yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik, kenaikan harga minyak, hingga fluktuasi nilai tukar dolar AS, emas kembali menjadi pilihan investasi yang dinilai aman untuk menjaga nilai aset.

Saat kurs dolar menguat dan tekanan terhadap mata uang lokal meningkat, banyak investor mulai melirik emas sebagai instrumen lindung nilai yang secara historis mampu mempertahankan daya beli dalam jangka panjang.

Pandangan tersebut sejalan dengan hasil survei Populix edisi Januari 2026 yang menunjukkan bahwa emas menjadi aset paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia di tengah situasi penuh ketidakpastian.

Sebanyak 80 persen responden memilih emas sebagai aset safe haven. Meski demikian, pemahaman masyarakat mengenai fungsi emas sebagai pelindung nilai kekayaan masih dinilai perlu terus ditingkatkan.

Baca juga:

Aduh! Dalam 3 Bulan Emas Perhiasan Alami Deflasi

Emas Dipercaya sebagai Instrumen Investasi

Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang turut mendorong popularitas emas sebagai instrumen investasi.

Selain dianggap relatif tahan terhadap inflasi, emas juga kerap dipilih untuk menghadapi risiko depresiasi mata uang yang dapat terjadi saat nilai dolar AS menguat. Kondisi ini membuat emas semakin relevan sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan perlindungan aset.

Sejak hadir di Indonesia pada 2016, Public Gold Indonesia berupaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai investasi emas melalui berbagai program edukasi.

Menurut Founder dan Executive Chairman Public Gold Group, Dato’ Seri Louis Ng, perusahaan tidak hanya menyediakan layanan logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk melihat emas sebagai aset jangka panjang, bukan sekadar perhiasan.

Baca juga:

Tren Investasi Emas di Kalangan Gen Z Makin Naik, Aman dan Mudah Diakses

Milenial dan Gen Z Mulai Rajin Investasi Emas

Selama satu dekade beroperasi di Indonesia, Public Gold mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan jumlah pelanggan yang kini mencapai 50.000 orang.

Edukasi mengenai investasi emas juga terus disebarluaskan melalui ribuan Public Gold Business Owner (PGBO) yang aktif menggelar berbagai kegiatan di sembilan cabang maupun lokasi lainnya.

Public Gold Indonesia menargetkan pencapaian 10 juta pelanggan pada tahun 2030 sebagai bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem edukasi emas lebih luas dan berkelanjutan.

kata Head of Operations Public Gold Indonesia, Febrina Amalia.

Febrina menjelaskan bahwa target tersebut didorong oleh perubahan cara pandang masyarakat terhadap emas. Jika sebelumnya investasi emas kerap dianggap kuno oleh kalangan Generasi Z dan Milenial, kini emas semakin dipandang sebagai instrumen investasi yang aman untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global, termasuk ketika terjadi penguatan dolar AS dan gejolak pasar keuangan.

Minat terhadap investasi emas pun terus bertambah, terutama dari kalangan muda yang melihat emas sebagai aset pelindung untuk menjaga stabilitas nilai kekayaan mereka.

Baca juga:

Strategi Investasi Kripto Saat Bear Market Agar Tetap Cuan Maksimal

Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas juga didukung oleh aspek kualitas dan keamanan produk. Hal ini tercermin dari diraihnya sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) oleh Public Gold Indonesia sebagai bentuk pengakuan terhadap standar dan mutu produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Dengan kombinasi edukasi, akses yang semakin mudah, serta peran emas sebagai instrumen lindung nilai, investasi emas dinilai tetap menjadi salah satu pilihan yang relevan di tengah ketidakpastian ekonomi dan penguatan nilai dolar saat ini. (far)

#Emas #Investasi Emas #Geopolitik #Investasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Indonesia
Indonesia Sudah Raih 3 Emas di Asian Para Games 2026
Dengan tambahan tiga emas pada hari ini, tim Merah Putih total telah mengoleksi 25 medali yang terdiri dari empat emas, empat perak, dan 17 perunggu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Indonesia Sudah Raih 3 Emas di Asian Para Games 2026
Indonesia
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Penanaman modal asing (PMA) tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Rosan melaporkan investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada Semester I-2026. Kontribusi hilirisasi naik menjadi 30 persen dari total nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Indonesia
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Selain premanisme, Polri juga menangani ribuan kasus pungutan liar dan pemerasan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Bagikan