DLH DKI Cabut Izin PT Karya Citra Nusantara Marunda Aktivitas bongkar muat di kawasan pier 1 Pelabuhan PT Karya Citra Nusantara (KCN), Marunda, Jakarta Utara, Kamis (16/7). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

MerahPutih.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencabut izin lingkungan PT Karya Citra Nusantara (KCN) karena perusahaan pengelola pelabuhan bongkar muat di Marunda itu melakukan pencemaran polusi batu bara.

Keputusan tersebut mengacu pada Surat Keputusan (SK) Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara Nomor 21 Tahun 2022 tentang Pemberatan Penerapan Sanksi Administratif Pencabutan Keputusan Kepala Kantor Pengelola Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara Nomor 56 Tahun 2014 Tanggal 28 Januari 2014 tentang Izin Lingkungan Kegiatan Bongkar Muat PT KCN.

Baca Juga

Bank Dinilai Alami Potensial Loss Jika Beri Kredit Tanpa Agunan Pada Perusahaan Batu Bara

"Hal ini sebagai tindak lanjut hasil pengawasan yang menunjukkan PT KCN tidak taat terhadap kewajiban pengelolaan lingkungan hidup yang tertuang dalam Sanksi Administratif Paksaan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2022 tertanggal 14 Maret 2022," ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI, Asep Kuswanto di Jakarta, Senin (20/6).

Selama masa periode pengenaan sanksi, lanjut Asep, Dinas LH dan Suku Dinas LH Jakarta Utara secara aktif telah melakukan pemantauan dan pengawasan atas langkah-langkah perbaikan. Namun, berdasarkan hasil pengawasan di mana PT KCN belum melaksanakan perintah sanksi administratif, maka dilakukan pemberatan penerapan sanksi dengan penerbitan SK tersebut.

"Bapak Gubernur menegaskan, Pemprov DKI Jakarta harus mengutamakan kelestarian lingkungan dan bertindak tegas terhadap pelanggaran. SK ini diterbitkan juga dengan pertimbangan proporsi item yang diperbaiki/dikerjakan selama periode sanksi administratif tidak sepenuhnya dilaksanakan oleh PT KCN," ujarnya

Asep melanjutkan, PT KCN harus menghentikan seluruh kegiatan bongkar muatnya karena izin lingkungannya dinyatakan tidak berlaku.

Baca Juga

Malaysia Borong Batu Bara Indonesia USD 2,6 Miliar

Dasar hukumnya, ungkap Asep, berdasarkan Pasal 522 huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pencabutan Perizinan Berusaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 508 ayat (1) huruf e diterapkan terhadap penanggung jawab Usaha dan/atau Kegiatan yang: tidak melaksanakan kewajiban dalam paksaan pemerintah.

Dinas LH pun telah menyampaikan surat permohonan kepada Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok dan Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Marunda untuk dapat mendukung langkah yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah, pihak-pihak tersebut mendukung ikhtiar ini. Kami berharap ke depannya semakin banyak pihak-pihak yang memiliki usaha dan/atau kegiatan di Jakarta dapat lebih peduli terhadap lingkungan, salah satunya dengan memaksimalkan upaya pencegahan pencemaran udara,” pungkasnya.

Pemerintah akan meningkatkan pengawasan terhadap pelaku usaha lainnya agar tidak melakukan pelanggaran serupa. Diharapkan, masyarakat dapat ikut aktif mengawasi dan terlibat dalam upaya pencegahan pencemaran lingkungan.

Pemprov DKI telah mengeluarkan Instruksi Gubernur No. 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara yang mencakup kegiatan antara lain peningkatan infrastruktur untuk integrasi transportasi umum, peningkatan uji emisi, dan peningkatan pengawasan emisi dari industri.

Salah satu instruksi tersebut memperketat pengendalian terhadap sumber penghasil polutan tidak bergerak khususnya pada kegiatan industri yang berada di wilayah DKI Jakarta. (Asp)

Baca Juga

OJK Didesak Investigasi Kredit Bank BUMN ke Usaha Tambang Batu Bara

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gelisah Rakyat Dengar Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kilogram Bakal Naik
Indonesia
Gelisah Rakyat Dengar Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kilogram Bakal Naik

Saat ini di pedalaman Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, masih banyak orang yang mendapatkan elpiji tiga kilogram dengan harga Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu per tabung.

Roman Abramovich Alami Gejala Keracunan, Diduga Akibat Serangan Kimia
Dunia
Roman Abramovich Alami Gejala Keracunan, Diduga Akibat Serangan Kimia

Kondisi Abramovich telah pulih dan melanjutkan negosiasi guna mencoba dan mengakhiri perang di Ukraina.

Jokowi Bakal Resmikan Komponen Cadangan untuk Perkuat Pertahanan Negara
Indonesia
Jokowi Bakal Resmikan Komponen Cadangan untuk Perkuat Pertahanan Negara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menetapkan Komponen Cadangan (Komcad) TNI.

Warga Dilarang Bepergian Selama Perayaan Imlek
Indonesia
Warga Dilarang Bepergian Selama Perayaan Imlek

Kemenag mengimbau agar selama Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili masyarakat tidak mudik dan melakukan kumpul bersama keluarga besar.

Capaian Vaksinasi COVID-19 di DKI Tembus 19 Juta Orang
Indonesia
Capaian Vaksinasi COVID-19 di DKI Tembus 19 Juta Orang

Total, 19.694.736 orang yang sudah menerima vaksin lengkap.

[HOAKS atau FAKTA]: Ide Film Animasi Upin dan Ipin Dari Kisah Nyata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ide Film Animasi Upin dan Ipin Dari Kisah Nyata

Ide asal cerita Upin & Ipin adalah dari Hajah Ainon yang juga pelakon suara opah.

5 Provinsi Paling Banyak Dilanda Bencana
Indonesia
5 Provinsi Paling Banyak Dilanda Bencana

Jumlah kejadian bencana yang terjadi tahun lalu mengalami kenaikan 16,2 persen bila dibandingkan data tahun 2020 yang tercatat sebanyak 4.649 kejadian bencana.

Selain BLT BBM, Berbagai Bantuan Sosial Cair Sampai Akhir Tahun 2022
Indonesia
Selain BLT BBM, Berbagai Bantuan Sosial Cair Sampai Akhir Tahun 2022

BLT BBM ini merupakan penguatan bantalan sosial dalam situasi agar masyarakat bisa beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi, terutama kenaikan harga komoditas.

Sistem Buka Tutup Situasional Mulai Diterapkan di Jalan Layang Tol MBZ
Indonesia
Sistem Buka Tutup Situasional Mulai Diterapkan di Jalan Layang Tol MBZ

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola ruas tol Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) melakukan buka tutup pada akses masuk menuju ruas layang MBZ secara situasional.

Belum Ada Mahasiswa Demonstrasi di Depan Gedung DPR RI
Indonesia
Belum Ada Mahasiswa Demonstrasi di Depan Gedung DPR RI

Aktivitas unjuk rasa ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR RI, Jakarta, belum tampak. Pantauan di depan pintu gerbang utama Gedung DPR sekira pukul 11.00 WIB, belum ada mahasiswa yang melakukan demonstrasi.