DKPP RI Sidang 5 Anggota Bawaslu Sragen Diduga Langgar Kode Etik DKPP RI menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) 5 anggota Bawaslu Kabupaten Sragen Jawa Tengah, Jumat (18/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menggelar sidang terbuka dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) 5 anggota Bawaslu Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat (18/9). Sidang digelar berdasarkan berkas perkara nomor 87-PKE-DKPP/IX/2020.

Sidang yang digelar di Kantor KPU Solo, Jawa Tengah tersebut menghadirkan pihak teradu 5 anggota Bawaslu Sragen, yakni Dwi Budhi Prasetya, Edy Suprapto, Widodo, Raras Mulatsih DK, dan Khoirul Huda. Sebagai pihak pengadu adalah Mei Dwi Yuliana.

Baca Juga

Ketua KPU Arief Budiman Positif COVID-19

Anggota DKPP RI, Alfitra Salamm, mengatakan sidang kode etik penyelenggara pemilu ini melibatkan lima anggota Bawaslu Kabupaten Sragen. Kasus ini bermula adanya laporan dari pengadu, Mei Dwi Yuliana.

"Kelima komisioner Bawaslu Sragen diduga melanggar etik dengan melantik seorang Panwascam Tanon (Setyo Murniyati) yang diduga anggota parpol PKB Sragen," ujar Alfitra.

DKPP RI, lanjut dia, dalam sidang ini meminta penjelasan pihak terkait dan saksi. Namun, sampai sidang selesai belum ada keputusan karena masih harus memintai keterangan saksi yang belum hadir.

"Pimpinan majelis memutuskan untuk sidang kedua untuk menghasilkan keputusan yang adil. Sidang kedua akan menghadirkan pihak KPU RI, KPU Sragen, dan DPC PKB Sragen," katanya.

Ia juga akan menghadirkan satu orang saksi lagi yang tidak hadir pada sidang DKPP pertama. Dengan sidang kedua manti diharapkan akan menghasilkan keputusan yang adil.

DKPP RI menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) 5 anggota Bawaslu Kabupaten Sragen Jawa Tengah, Jumat (18/9). (MP/Ismail)
DKPP RI menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) 5 anggota Bawaslu Kabupaten Sragen Jawa Tengah, Jumat (18/9). (MP/Ismail)

Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budhi Prasetyo, mengemukakan anggota Panwascam Tanon, Setyo Murniyati saat mendaftar sudah melalui tahapan rekrutme mulai mengirimkan berkas administrasi, tes tertulis, wawancara, sampai diumumkan. Namun, setelah ada pengumuman panwascam terpilih baru ada laporan dari masyarakat.

"Dia (Setyo) dianggap pernah menjadi caleg di pada Pileg 2014. Padahal, sebelumnya tidak ada satupun form tanggapan masyarakat yang masuk selama proses rekruitmen dilakukan," papar Budhi.

Ia pun langsung melakukan rapat pleno untuk meminta keterangan lebih lanjut pada Setyo. Dalam keterangan tersebut yang bersangkutan bisa menunjukkan surat jawaban dari DPC PKB Sragen.

"Bahwa dia (Setyo) berdasarkan surat itu mengundurkan diri sebagai anggota parpol sejak 12 Juli 2014. Kami adakan rapat lagi dan menghitung bahwa proses pendaftaran panwascam itu sudah melebihi 5 tahun mundur dari parpol," papar dia.

Hal tersebut, kata dia, merujuk pada aturan UU Nomor 7 atau UU Nomor 10. Dimana bagi yang mendaftar tidak boleh aktif selama 5 tahun terakhir di partai polotik. Berdasarkan fakta tersebut, ia memutuskan untuk tetap melantik, Setyo sebagai anggota Panwascan Tanon, Sragen 2020.

Baca Juga

KPU Izinkan Konser Musik, DPR: Jangan Korbankan Rakyat Demi Pilkada

"Hasil sidang DKPP belum ada keputusan. DKPP akan menggelar sidang kedua dengan memanggil KPU RI, KPU Sragen, dan DPC PKB Sragen," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan DPR Tegaskan Mitigasi Peringatan Dini Bencana Berbasis Teknologi Harga Mati
Indonesia
Pimpinan DPR Tegaskan Mitigasi Peringatan Dini Bencana Berbasis Teknologi Harga Mati

Kondisi tersebut berkaca dari bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun gempa di Kabupaten Malang, Jawa Timur

[HOAKS atau FAKTA]: Anak-anak Muslim di Prancis Diberi Identitas Khusus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anak-anak Muslim di Prancis Diberi Identitas Khusus

Pengguna Twitter ZahraBilloo menyatakan bahwa Prancis tengah menyusun sebuah peraturan baru yang mewajibkan anak-anak muslim beridentitas khusus.

[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Angkat Kaki dari Indonesia karena Tak Jabat Waketum Gerindra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Angkat Kaki dari Indonesia karena Tak Jabat Waketum Gerindra

Akun Facebook Ilham Sip membagikan postingan tangkapan layar sebuah artikel yang menyatakan Fadli Zon pergi dari Indonesia lantaran sudah tidak menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra.

Penikaman Anggota Timses Cawali Makassar di Jakarta Diduga Terencana
Indonesia
Penikaman Anggota Timses Cawali Makassar di Jakarta Diduga Terencana

Dalam rekaman itu, pelaku tampak mengenakan baju kotak-kotak berwarna coklat. Rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi pun bakal dijadikan modal bagi polisi memburu pelaku penusukan ini.

Bikin Kalung Penangkal COVID-19, Kementan Jangan Asal Inovasi
Indonesia
Bikin Kalung Penangkal COVID-19, Kementan Jangan Asal Inovasi

Balitbangtan Kementan telah memublikasikan produk antivirus Corona berupa kalung, "roll on", "in haler", salep, balsem dan "defuser" yang diklaim mampu mematikan COVID-19.

Puluhan Saksi Diperiksa, Kasus Penembakan Laskar FPI Belum Temui Titik Terang
Indonesia
Puluhan Saksi Diperiksa, Kasus Penembakan Laskar FPI Belum Temui Titik Terang

Bareskrim Polri telah memeriksa puluhan saksi dalam kasus penyerangan petugas oleh enam laskar Front Pembela Islam (FPI).

Kenangan Penyair Hujan Bulan Juni
Indonesia
Kenangan Penyair Hujan Bulan Juni

Puisi-puisi yang dibuat Sapardi, sangat sederhana kata yang ia gunakan menggunakan bahasa Indonesia yang sangat sederhana dan mudah mengerti.

Pemkot Tertibkan PKL Jelang Peresmian Renovasi Masjid Istiqlal oleh Jokowi
Indonesia
Pemkot Tertibkan PKL Jelang Peresmian Renovasi Masjid Istiqlal oleh Jokowi

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menertibkan pedagang kaki lima dan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial yang bertengger di kawasan Masjid Istiqlal.

Libur Imlek, Belasan Ribu Warga Tinggalkan Jakarta Gunakan Kereta Api
Indonesia
Libur Imlek, Belasan Ribu Warga Tinggalkan Jakarta Gunakan Kereta Api

Kahumas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menuturkan, angka keberangkatan tertinggi terjadi pada Kamis 11 Februari 2021 atau satu hari jelang moment libur keagamaan Imlek, tercatat untuk Kamis (11/2) terdapat sekitar 10.200.

BNPT Ajak Santri Tetap Setia ke Pancasila dan UUD 1945
Indonesia
BNPT Ajak Santri Tetap Setia ke Pancasila dan UUD 1945

Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional ini merupakan salah satu dari 3 unsur penting tugas pencegahan terorisme