DKPP: Masyarakat Pentingkan Kesehatan daripada Pilkada Serentak Anggota DKPP RI, Alfitra Salamm. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Banyaknya petugas pilkada baik dari KPU dan Bawaslu terpapar virus COVID-19 menjadi sorotan dari masyarakat. Terbaru Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU Pramono Ubaid positif COVID-19.

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Alfitra Salamm menilai pelaksanaan Pilkada yang bakal digelar 9 Desember 2020 mendatang belum mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Masyarakat saat ini dinilai lebih mementingkan kesehatan pribadi, dibandingkan memikirkan penyelenggaraan Pilkada.

"Situsi pandemi COVID-19 masyarakat lebih memikirkan bertahan hidup (survivor) dan mengutamakan kesehatan dibandingkan pilkada," ujar Alfitra kepada Merahputih.com, Senin (21/9).

Baca Juga

Pemerintah Dinilai Tanggap Lindungi Rakyat Jika Tunda Pilkada 2020

DKPP menilai bagi masyarakat saat ini Pilkada masih urutan kedua atau ketiga. Urutan pertama kesehatan.

"Kondisi sekarang bagaimana KPU dan kandidat bisa meningkatkan partisipasi pemilih. Ini menjadi tantangan yang sangat serius, mengingat target KPU dalam Pilkada 2020 partisipasi pemilih 78 persen," beber dia.

DKPP RI menggelar acara diskusi terkait pilkada serentak di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/9). (MP/Ismail)

KPU dan bakal calon kepala daerah harus bisa mencontoh Pilpres di Korea baru-baru ini. Dimana pada Pemilu sebelunya, partisipasi pemilih cukup rendah, sekitar 50 persen. Namun, pada Pilpres tahun ini ketika pandemi COVID-19 partisipasinya meningkat menjadi 66 persen.

"Meningkatnya partisipasi pemilih di Korea saat pandemi karena para kandidat mampu mengelola isu COVID-19 menjadi isu yang membangun, bukan isu yang mengkhawatirkan. Hal itu bisa dicontoh calon di pilkada serentak untuk mendongkrak partisipasi pemilih," ucap dia.

Baca Juga

Aturan Kampanye Calon Kepala Daerah Dinili Bikin Pusing

"Kalau isu COVID-19 bisa dikemas bagus untuk pembangunan, saya kira partisipasi itu akan naik. Saya mengimbau kepada seluruh kandidat kepala daerah, untuk menjadikan isu kau fit ini sebagai isu sentral pembangunan," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH