DKPP Berhentikan Anggota KPU Maluku Tenggara Barat karena Terbukti Terima Suap Rp10 Juta Logo Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tetap kepada Anggota KPU Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Yakop Hansen Talutu, dalam perkara 65-PKE-DKPP/VI/2020.

Sanksi Pemberhentian Tetap tersebut dibacakan majelis dalam sidang pembacaan putusan yang dilaksanakan secara virtual pada Rabu (12/8) pukul 10.00 WIB.

Baca Juga

Saksi Ahli Kemeristekdikti Bakal Beri Penjelasan Soal Kasus Dugaan Hoaks Anji

“Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Teradu Yakop Hansen Talutu sebagai Anggota KPU Kabupaten Maluku Tenggara Barat sejak putusan ini dibacakan,” ungkap Ketua Majelis, Dr. Alfitra Salamm

Teradu terbukti meminta dan menerima sejumlah Rp 10.000.000 dari Jeffry Tandra (adik salah seorang calon anggota legislatif) dengan iming-iming imbalan penambahan suara dalam Pemilu Legislatif 2019. Uang dikirim Jeffry melalui transfer sebanyak tiga kali pengiriman.

Hal itu sesuai dengan pencocokan alat bukti berupa struk transfer dari rekening BCA milik Jeffry Tandra kepada rekening BNI 46 milik Teradu dengan print out rekening koran BCA milik Jeffry Tandra.

“Tindakan Teradu tidak dibenarkan secara etika dan moral. Sikap telah merendahkan martabat dan kehormatan penyelenggara pemilu. Serangkaian tindakan Teradu berkomunikasi sampai menerima uang dengan pihak yang berkepentingan telah meruntuhkan marwah penyelenggara pemilu,” tegas Anggota Majelis, Didik Supriyanto.

Foto: DKPP

Dalam sidang pemeriksaan, Teradu sempat membantah menerima uang dari Jeffry Tandra. Saat itu, Teradu mengaku tidak mengenal caleg yang bersangkutan, Jeffry Tandra, serta membantah memiliki rekening di BNI 46.

Teradu juga terbukti bertemu dengan salah satu caleg DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan Maluku 7 di salah satu restoran di Ambon City Center Mall. Teradu berdalih pertemuan tidak disengaja dan hanya bertukar kabar antara 2-3 menit.

“Namun dalam persidangan, Teradu mengakui foto dirinya dengan caleg tersebut lengkap dengan hidangan makanan dan minum. DKPP menilai ada sebuah ketidaklaziman dalam pertemuan tersebut, terutama terkait waktu,” jelas Prof. Teguh Prasetyo.

Teradu dinilai tidak memiliki sense of ethic dalam menjaga sikap dan perilaku sebagai penyelenggara pemilu. Tak hanya itu, Teradu juga dinilai tidak jujur dalam menyampaikan keterangan dalam persidangan DKPP.

Baca Juga

Kejagung Masih Hitung Jumlah Dugaan Gratifikasi yang Diterima Jaksa Pinangki

“Teradu terbukti melanggar Pasal 6 Ayat 1, Ayat 2 huruf a dan b, Pasal 7 Ayat 2, Pasal 8 huruf d dan l Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Perilaku Penyelenggara Pemilu,” tegasnya.

Sebagai informasi, perkara nomor 65-PKE-DKPP/VI/2020 ini diadukan oleh Marthen Veri Maskikit yang memberikan kuasa kepada F.R Lolouan dan Syahwan Arey. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jadi Tersangka, Irjen Napoleon Bonaparte Dicekal ke Luar Negeri
Indonesia
Jadi Tersangka, Irjen Napoleon Bonaparte Dicekal ke Luar Negeri

Keduanya yakni Tommy Sumardi selaku diduga pemberi suap dan Napoleon Bonaparte selaku diduga penerima suap.

Kepala BNPT Turun Langsung Pantau Program Deradikalisasi di Nusakambangan
Indonesia
Kepala BNPT Turun Langsung Pantau Program Deradikalisasi di Nusakambangan

Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan tergolong dalam tingkat keamanan super maximum security yang menjadi salah satu tempat pelaksanaan program Deradikalisasi BNPT

ICW Laporkan Firli Bahuri ke Bareskrim
Indonesia
ICW Laporkan Firli Bahuri ke Bareskrim

Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan Ketua KPK Firli Bahuri ke Bareskrim Polri atas dugaan gratifikasi terkait penyewaan helikopter

Unpad Berikan Beasiswa S2 untuk Seniman
Indonesia
Unpad Berikan Beasiswa S2 untuk Seniman

Tidak semua seniman akrab dengan dunia riset dan publikasi. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya, seniman akan mendapatkan pendampingan khusus dari promotor dalam hal melakukan riset dan menulis karya ilmiah.

Ulama Kharismatik Banten Yakin Komjen Listyo Mampu Amankan Negara
Indonesia
Ulama Kharismatik Banten Yakin Komjen Listyo Mampu Amankan Negara

Pencalonan Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri mendapatkan dukungan dari ulama kharismatik Banten, KH. Abuya Muhtadi Dimyathi.

Warga AS Jadi Bupati di NTT, KPU Diminta Tunda Pelantikan
Indonesia
Warga AS Jadi Bupati di NTT, KPU Diminta Tunda Pelantikan

Bawaslu menyurati KPU untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Satu Helikopter Dibakar di Ilaga Papua
Indonesia
Satu Helikopter Dibakar di Ilaga Papua

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat Papua.

6 Pengawal Rizieq Tewas Ditembak, PKS: Keadilan Harus Ditegakkan
Indonesia
6 Pengawal Rizieq Tewas Ditembak, PKS: Keadilan Harus Ditegakkan

Politikus PKS Abdurrahman Suhaimi ikut angkat bicara terkait peristiwa meninggalnya 6 pengawal Imam Besar FPI Rizieq Shihab di kilometer 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Dalang di Balik Mundur Massal Pegawai KPK
Indonesia
Dalang di Balik Mundur Massal Pegawai KPK

Sosok-sosok idealis yang tersisa di KPK, seperti penyidik senior Novel Baswedan dan Ketua Wadah Pegawai Yudi Purnomo dalam waktu dekat juga akan mengikuti jejak Febri.

Kejanggalan di Balik Kaburnya Terpidana Mati asal Tiongkok dari Lapas Tangerang
Indonesia
Kejanggalan di Balik Kaburnya Terpidana Mati asal Tiongkok dari Lapas Tangerang

kejanggalan yang ditemukan penyidik kepolisian antara lain tidak terdeteksinya kegiatan penggalian Cai yang berlangsung selama delapan bulan oleh petugas Lapas