DKI Surati Kemendikbud Ristek Tanyakan Data 25 Klaster PTM di Jakarta Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) hari pertama di SDN 11 Grogol Jakarta Barat, Senin (30/8/2021). (ANTARA/Walda)

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mendapatkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ihwal terkait 25 klaster dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas saat PPKM.

"Makanya dinkes sudah bersurat minta data dari kemendikbud terkait adanya kemungkinan klaster di sekolah," papar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Jumat (24/9).

Baca Juga:

Bantah Laporan Kemendikbud Ristek, Disdik DKI Hanya Temukan 1 Klaster PTM

Orang nomor dua di DKI ini meyakini, proses pembelajaran di 610 sekolah tersebut melaksanakan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat disiplin dan bertanggung jawab.

"Jadi kami akan cek kebenaran daripada data info dari kemendikbud kita akan mintakan," urainya.

Penyemprotan disinfektan di salah satu kelas SMA Negeri 46 Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (31/8/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

Kendati demikian, Pemprov DKI kemungkinan akan tetap menambah jumlah sekolah yang ikut dalam PTM terbatas. Dalam keterangan Disdik DKI penambahan sekolah total jadi 1.500 sekolah dimulai pada 27 September 2021 pekan depan.

"Insyalah tetap jalan," ungkap mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra itu.

Baca Juga:

Ditemukan Klaster Sekolah di Jateng, Gibran Tetap Lanjutkan PTM

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek) melaporkan ada temuan 25 klaster COVID-19 di Jakarta dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Dari 25 klaster tersebut, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan klaster PTM terbanyak, yakni 8 klaster. Sedangkan Jakarta Timur 6 klaster, Jakarta Utara 5 Klaster, Jakarta Selatan 5 klaster dan 1 klaster di Jakarta Pusat. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Orient Patriot Riwu Kore Akhirnya Ungkap Status Kewarganegaraanya
Indonesia
Orient Patriot Riwu Kore Akhirnya Ungkap Status Kewarganegaraanya

Orient P Riwu Kore mengaku maju di Pilkada Kabupaten Sabu Raijua karena amanat orang tua

Jika Berbuat Onar di Ruang Sidang, Rizieq Shihab Bisa Diadili di Papua
Indonesia
Jika Berbuat Onar di Ruang Sidang, Rizieq Shihab Bisa Diadili di Papua

"Seperti di Papua atau di Nusa Tenggara Timur dimana jauh dari keramaian masyarakat," tutur Petrus.

Saksi Sebut Azis Syamsuddin Bapak Asuh Eks Penyidik KPK AKP Robin
Indonesia
Saksi Sebut Azis Syamsuddin Bapak Asuh Eks Penyidik KPK AKP Robin

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin disebut sebagai bapak asuh mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju.

Polisi Gagalkan Penyelundupan 107 Kg Narkoba di Batam
Indonesia
Polisi Gagalkan Penyelundupan 107 Kg Narkoba di Batam

Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengungkap kasus peredaran 107,258 kilogram narkotika jenis sabu yang diamankan di perairan sekitar Pulau Putri Kota Batam.

Baru Hirup Udara Bebas, Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Kembali Ditangkap KPK
Indonesia
Anies Komentari Meme Dirinya Makan di Warteg Sisa Waktu 9 Menit
Indonesia
Anies Komentari Meme Dirinya Makan di Warteg Sisa Waktu 9 Menit

Ramai di media sosial (medsos) Twitter, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengomentari meme dirinya yang tengah makan di warteg dengan sisa waktu yang minim.

Diminta Uang Saat Vaksin? Ini Hotline yang Disediakan Kemenkominfo
Indonesia
Diminta Uang Saat Vaksin? Ini Hotline yang Disediakan Kemenkominfo

Program vaksinasi di Indonesia sudah menjangkau lebih dari 27 persen sasaran vaksinasi

Ajak Warga Ikut Vaksinasi, Wagub DKI: Jangan Percaya Hoaks
Indonesia
Ajak Warga Ikut Vaksinasi, Wagub DKI: Jangan Percaya Hoaks

"Jangan percaya berita hoaks. Sesuai dengan arahan Presiden, tadi sudah saya sampaikan, alhamdulillah Jakarta sudah mencapai 5,3 juta, sehingga target Insya Allah bisa dicapai," ucap Riza

Kapolri Beberkan Keuntungan Pasien COVID-19 Jika Dirawat di Isolasi Terpusat
Indonesia
KPK Periksa Ketua Komisi VIII DPR Terkait Kasus Bansos
Indonesia
KPK Periksa Ketua Komisi VIII DPR Terkait Kasus Bansos

Belum diketahui secara pasti materi yang bakal didalami penyidik saat memeriksa Yandri