DKI Masuki Fase Genting COVID-19, Anak Buah Anies Minta Pusat Tambah Tracer Gubernur DKI Anies Baswedan mengecek kesiapan pasukan dalam apel penanganan COVID-19 di Lapangan Blok S, Jakarta. Antara/Ricky Prayoga/HO Humas Pemprov DKI

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta terus melakukan upaya penanganan COVID-19 yang mengalami kenaikan kasus signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Saat ini, DKI tengah meminta kepada pemerintah pusat untuk menambah petugas pelacak atau tracer guna dapat mendeteksi dini kasus corona, sehingga dapat secara cepat memotong mata rantai penyebaran.

"Tracer inilah yang nantinya memegang peran penting untuk melakukan deteksi dini. Sehingga, pengendalian dapat dilakukan dengan baik," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Widyastuti di Jakarta, Selasa (15/6).

Baca Juga:

Kasus DKI Melonjak, Kapasitas Tempat Tidur COVID-19 Tersisa 22 Persen

Tak cuma itu, lanjut Widyastuti, pihaknya juga menyiapkan antisipasi jangka pendek dengan meningkatkan kapasitas keterisian tempat tidur isolasi atau bed occupancy rate (BOR) COVID-19.

Sebab, ada peningkatan keterisian pasien corona per tanggal 31 Mei 2021 kapasitas tempat tidur isolasi di Jakarta sebesar 6.621 dan terpakai 2.176 atau 33 persen. Kemudian ruang ICU sebesar 1.014 dan terpakai 362 atau 36 persen.

Kemudian per 14 Juni, kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 7.341 terisi 5.752 atau sudah menyentuh 78 persen hanya dalam 2 minggu dan ICU sebesar 1.086 terisi 773 atau 71 persen.

"Dari 78 persen keterisian tempat tidur tersebut 25 persennya merupakan warga luar DKI Jakarta dan komitmen kami tetap untuk tak membeda-bedakan pelayanan, tetapi ini menjadi peringatan bahwa virusnya tak mengenal batas wilayah,” terang Widyastuti.

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)
Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)

Lebih lanjut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerangkan, kondisi yang ada saat ini harus membuat semua pihak semakin waspada dan menyadari akan bahaya COVID-19 dan mutasi kasus varian baru.

"Kita harus semakin disiplin dan mengikuti seluruh peraturan PPKM Mikro yang telah ditentukan, mulai dari rumah, tempat bekerja, fasilitas umum, tempat makan, fasilitas hiburan dan lain sebagainya," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Anies, Pemprov DKI tengah menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat guna mengintervensi dan mengantisipasi virus corona agar Jakarta tak masuk ke fase genting.

Nantinya, penguatan ini akan diimplikasikan dalam berbagai kegiatan, seperti operasi gabungan guna membentuk pendisiplinan kolektif.

Berdasarkan pengalaman pada tahun lalu, kata Anies, jika Jakarta masuk fase genting, maka pihaknya harus menarik rem darurat yang akan berdampak pada perekonomian. Dengan begitu, semua pihak harus turun tangan mewaspadai penyakit mematikan ini.

"Ibu kota kini dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Bila kondisi sekarang tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika fase itu terjadi, maka kita harus ambil langkah drastis seperti yang pernah dialami bulan September dan Februari tahun lalu," ungkapnya.

Baca Juga:

Anies Perpanjang PPKM Mikro Selama Dua Pekan

Tapi, Anies berharap, kebijakan rem darurat atau kembali ke PSBB secara ketat terulang lagi. Pasalnya bakal berdampak pada ekonomi masyarakat.

"Untuk itu, maka dua unsur harus kerja bersama. Unsur rakyat warga dengan pemerintah dan penegak hukum, harus kolaborasi, masyarakat menjalankan 3M dan kita (di pemerintahan) semua laksanakan 3T,” pungkas Anies. (Asp)

Baca Juga:

PPKM Mikro Diperpanjang, Berikut Pesan Mendagri Tito kepada Masyarakat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Siswa Sekolah Khusus di Tangerang Antusias Belajar Tatap Muka
Foto
Siswa Sekolah Khusus di Tangerang Antusias Belajar Tatap Muka

Sejumlah siswa Sekolah Khusus melakukan pembelajaran tatap muka di SKH YKDW 01, Kota Tangerang, Banten

Disparitas Kemiskinan di Perkotaan dan Desa Masih Tinggi
Indonesia
Disparitas Kemiskinan di Perkotaan dan Desa Masih Tinggi

Terdapat 14,64 juta penduduk miskin di pedesaan, lebih tinggi daripada jumlah penduduk miskin di kota yang sebanyak 11,86 juta.

KPK Pastikan Usut Orang Dalam Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Pastikan Usut Orang Dalam Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mengusut delapan orang dalam mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin

CdM Indonesia Minta Timnas Futsal Cetak Prestasi di SEA Games 2021
Indonesia
CdM Indonesia Minta Timnas Futsal Cetak Prestasi di SEA Games 2021

Tim Nasional Futsal Indonesia telah berangkat ke Vietnam untuk bertanding di SEA Games 2021. Kepergian mereka dilepas secara resmi oleh Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Ferry J Kono.

Tilang Elekronik di Jateng Dongkrak PAD Hingga 115 Persen
Indonesia
Tilang Elekronik di Jateng Dongkrak PAD Hingga 115 Persen

"Jadi Ini tercapai 115 persen. Alhamdulilah naik 15 persen dari target awal tahun,” kata Peni

Kurangi Beban RS, PERSI DIY Sarankan Tiap Kelurahan Punya Shelter
Indonesia
Kurangi Beban RS, PERSI DIY Sarankan Tiap Kelurahan Punya Shelter

Perangkat kelurahan bisa menggunakan balai desa, gedung olahraga atau sekolah yang tidak terpakai sebagai shelter sementara.

Serikat Buruh Sukoharjo Sebut Permenaker 2/2022 Tidak Masuk Akal
Indonesia
Serikat Buruh Sukoharjo Sebut Permenaker 2/2022 Tidak Masuk Akal

Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo, Sukarno, Permenaker aturan pencairan JHT usia 56 tahun tidak masuk akal dan menyusahkan buruh. Kebijakan itu harus dihapuskan segera.

Bandara Soetta Siapkan Holding Bay Buat Kedatangan Penumpang Internasional
Indonesia
Bandara Soetta Siapkan Holding Bay Buat Kedatangan Penumpang Internasional

Bandara Soetta dioperasikan sebagai salah satu bandara yang dibuka untuk melayani kedatangan penumpang internasional selain Bandara Sam Ratulangi di Manado.

Satu Orang Lolos Karantina Omicron, Pemerintah Lakukan Evaluasi
Indonesia
Satu Orang Lolos Karantina Omicron, Pemerintah Lakukan Evaluasi

Pemerintah melakukan evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan pelayanan karantina agar tidak ada lagi warga yang lolos dari fasilitas karantina.

 PSI Sebut Giring Ungkapkan Kebenaran Bukan Kebencian
Indonesia
PSI Sebut Giring Ungkapkan Kebenaran Bukan Kebencian

Nanang menegaskan, pernyataan Giring ditopang data yang kuat. Misalnya terkait dana Rp 1 triliun sebagai commitment fee yang diambil dari APBD selama 5 tahun untuk ajang Formula E.