DKI Masih Ngos-ngosan Mengejar Target Pajak 2021 Jakarta. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta bersama DPRD sedang membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2022 di Hotel Grand Cempaka, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Di dalam pembahasan tersebut target pajak naik Rp 2 triliun, dari awalnya Rp 43,5 triliun menjadi Rp 45,5 triliun. Fraksi PSI DPRD DKI pun menilai bisa terjadi defisit Rp 5,2 triliun.

Baca Juga:

Ekonomi Diyakini Pulih, Anies Ajukan APBD 2022 Rp 80 Triliun

"Pemprov DKI masih ngos-ngosan mengejar target pajak tahun 2021 sebesar Rp 37,2 triliun, dengan realisasi per 2 November baru Rp 28 triliun. Sementara, pemerintah juga sedang waspada gelombang ketiga pandemi covid-19, sehingga kondisi perekonomian tahun 2022 diperkirakan belum akan pulih," kata anggota DPRD Fraksi PSI, Eneng Malianasari, Rabu (3/11).

Oleh karena itu, kata Eneng seharusnya target pajak 2022 jangan terlalu tinggi agar anggaran tidak defisit.

Eneng mengingatkan, realisasi pendapatan pajak pada tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19 hanya Rp 40,3 triliun. Sedangkan realisasi pajak pada 2020 terjun bebas menjadi hanya Rp 31,9 triliun.

"Tahun 2019, di situasi perekonomian berjalan normal dengan kecepatan tinggi, sedangkan tahun 2022 masih dibayang-bayangi pandemi covid-19. Secara logika pendapatan pajak tahun 2022 tidak akan lebih tinggi dibandingkan tahun 2019," ucapnya.

Menurutnya, jika diasumsikan bahwa realisasi pajak tahun 2022 sama dengan 2019, maka akan ada defisit Rp 5,2 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)

"Jika anggaran defisit, siapa yang akan nombok?” ucap Eneng.

Di sisi lain, Eneng juga menyoroti penambahan anggaran belanja di berbagai kegiatan pada saat pembahasan di DPRD. Namun pihaknya masih melakukan inventarisasi nilai pertambahan anggaran kegiatan tersebut.

"Perkiraan defisit Rp 5,2 triliun itu belum menghitung anggaran belanja yang semakin membengkak. Kami berharap Pak Gubernur Anies Baswedan turun tangan mengurusi perencanaan anggaran agar APBD 2022 tidak carut-marut," ujar Eneng. (Asp)

Baca Juga:

Alasan DPRD-Pemprov DKI Bahas APBD di Puncak

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Hentikan Sementara Ganjil Genap di TMII
Indonesia
Polda Metro Hentikan Sementara Ganjil Genap di TMII

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya meniadakan sementara kebijakan ganjil genap di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Temui PM Jepang, Jokowi Minta Kishida Hadir di KTT G20
Indonesia
Temui PM Jepang, Jokowi Minta Kishida Hadir di KTT G20

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Jepang, Fumio Kishida. Pertemuan keduanya berlangsung di Kantor PM Jepang di Tokyo, Rabu (27/7) pagi.

[Hoaks atau Fakta]: Kampanye Vaksinasi, Bill Gates Tidak Berikan Vaksin Pada Anaknya
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kampanye Vaksinasi, Bill Gates Tidak Berikan Vaksin Pada Anaknya

"Bill Gates menolak memberikan vaksin kepada anak-anaknya" berasal dari sebuah artikel berjudul "Bill Gates former doctor say billionaire refused to vaccinate his children" yang dimuat di situs situs Your News Wire (Yournewswire.com)

[Hoaks atau Fakta]: COVID-19 Turun, Bupati Lamongan Minta Perantau Pulang
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: COVID-19 Turun, Bupati Lamongan Minta Perantau Pulang

Pak Yes juga berpesan kepada warga Lamongan, teman, relasi dan semua pihak agar tidak terpengaruh kepada unggahan abal-abal dan meminta agar diabaikan saja.

Gudang Korek Api Terbakar di Tangerang, Sudah 4 Jam Belum Padam dan Api Kian Besar
Indonesia
Gudang Korek Api Terbakar di Tangerang, Sudah 4 Jam Belum Padam dan Api Kian Besar

Adapun unit yang kerahkan itu diantaranya 1 unit dari pos Pakuhaji, 1 unit pos Sepatan, 1 unit pos Kosambi, 1 unit pos Mauk, 2 unit Mako 00 Curug

Korban Tewas Kebakaran Gedung Cyber Diduga karena Hirup Asap
Indonesia
Korban Tewas Kebakaran Gedung Cyber Diduga karena Hirup Asap

"Meninggal mungkin karena asap banyak, sehingga mungkin mengakibatkan meninggal," kata Herbert kepada wartawan di lokasi, Kamis.

DPR Minta Pemerintah Investigasi Vaksin Kosong Siswa SD di Sumut
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Investigasi Vaksin Kosong Siswa SD di Sumut

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher meminta kejadian tersebut segera diinvestigasi agar diketahui apa sebenarnya yang terjadi.

PKS Nilai Pemerintah Gagal Kendalikan Harga Pangan
Indonesia
PKS Nilai Pemerintah Gagal Kendalikan Harga Pangan

Gejolak harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri merupakan persoalan yang selalu berulang setiap tahun, seharusnya bisa diantisipasi sejak dini. Pemerintah dinilai gagal mengendalikan gejolak harga sejumlah komoditas pangan padahal sinyal kenaikan telah muncul sejak November 2021 lalu.

Fadli Zon Usul JIS Ganti Nama jadi Stadion Bung Hatta
Indonesia
Fadli Zon Usul JIS Ganti Nama jadi Stadion Bung Hatta

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengusulkan nama JIS diganti menjadi Stadion Bung Hatta.

Arus Balik di Depan Mata, Polisi Matangkan Sejumlah Rekayasa Lalu Lintas
Indonesia
Arus Balik di Depan Mata, Polisi Matangkan Sejumlah Rekayasa Lalu Lintas

Persiapan menghadapi arus balik Lebaran terus dimatangkan. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo sedang menyiapkan rekayasa lalu lintas di Gerbang Tol Halim Perdanakusuma.