DKI Jakarta Masih Jadi Provinsi dengan Kasus Penambahan Tertinggi COVID-19 Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

MerahPutih.com - Pemerintah melaporkan 2.098 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada Kamis (13/8). Total, sudah 132.816 kasus terkonfirmasi semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 608 kasus, disusul Jawa Timur sebanyak 341 kasus baru per hari ini

Baca Juga

Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet Tembus 8 Ribu Orang

Berikut detail sebaran 2.098 kasus baru Corona di Indonesia pada Kamis (13/8):

Bali: 35 kasus

Banten: 37 kasus

Bengkulu: 4 kasus

DI Yogyakarta: 11 kasus

DKI Jakarta: 608 kasus

Jawa Barat: 111 kasus

Jawa Tengah: 204 kasus

Jawa Timur: 341 kasus

Kalimantan Barat: 10 kasus

Kalimantan Timur: 23 kasus

Kalimantan Tengah: 44 kasus

Kalimantan Selatan: 45 kasus

Kalimantan Utara: 9 kasus

Kepulauan Riau: 14 kasus

Nusa Tenggara Barat: 13 kasus

Sumatera Selatan: 27 kasus

Sumatera Barat: 42 kasus

Sulawesi Utara: 125 kasus

Sumatera Utara: 94 kasus

Sulawesi Tenggara: 30 kasus

Sulawesi Selatan: 90 kasus

Lampung: 7 kasus

Riau: 68 kasus

Maluku Utara: 8 kasus

Maluku: 39 kasus

Papua Barat: 24 kasus

Papua: 31 kasus

Gorontalo: 8 kasus

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat perubahan zonasi risiko penularan virus corona di 514 kabupaten atau kota di Indonesia, per 9 Agustus 2020.

Berdasarkan data pada laman https://covid19.go.id/peta-risiko tercatat sebanyak 33 zona merah, 222 zona oranye, 177 zona kuning, dan 82 zona hijau yang terdiri dari daerah tidak terdampak dan daerah tidak ada kasus.

Beberapa daerah yang mengalami perubahan zonasi antara lain Surabaya dan Depok. Dua kota itu yang pada sebelumnya masuk kategori zona merah atau berisiko tinggi, kini telah berubah oranye atau risiko sedang.

Sementara Jakarta masih didominasi zona merah. Sebanyak empat daerah yakni Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara berstatus zona merah. Dua daerah lain yakni, Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu berstatus zona oranye.

Pada pekan sebelumnya tercatat sebanyak 39 zona merah, 194 zona oranye, 163 zona kuning, dan 86 zona hijau. Perubahan zonasi akan diupdate setiap pekan melalui webite Satgas Covid-19. Setidaknya ada empat kategori zona wilayah terkait COVID-19.

Zona hijau berarti daerah tanpa penularan virus corona, zona kuning artinya penyebaran COVID-19 rendah, zona oranye menandakan daerah dengan risiko sedang, dan zona merah berarti wilayah dengan risiko penyebaran corona tinggi.

Baca Juga

Update COVID-19 Kamis (13/8): 132.816 Positif, 87.558 Sembuh

Zonasi risiko wilayah bersifat dinamis. Ada tiga indikator besar yang digunakan untuk menilai zona risiko penyebaran virus corona sebuah daerah, di antaranya indikator pelayanan kesehatan, indikator surveilans masyarakat, dan indikator epidemiologi.

Dalam indikator epidemiologi, diperlukan syarat penurunan jumlah kasus positif dalam satu minggu sebesar 50 persen atau lebih dari puncak kasus, kemudian ada penurunan jumlah meninggal dari kasus positif sebesar 50 persen dari puncak kasus. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH