DKI Jakarta Bersihkan Data Ganda Penerima Bansos Bantuan Sosial. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera membersihkan data ganda penerima bantuan sosial (bansos) PPKM Level 4, terutama untuk penerima bantuan beras antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Kementerian Sosial (Kemensos) sekitar lima persen.

"Memang terjadi data ganda, data yang beras, yang kami terima, dengan data kami dobel, ganda dan itu sedang dipadankan. Dalam beberapa waktu selesai," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Sabtu (7/8).

Baca Juga:

Pemprov DKI Baru Salurkan 40 Persen Beras Bansos ke Warga

Riza menyampaikan, data ganda masing-masing ada perbedaan sekitar lima persen. Pemadanan tersebut akan cepat diselesaikan karena penting dalam distribusi bantuan untuk mencegah adanya penerima ganda.

Selama proses pemadanan, Pemprov DKI selalu berkoordinasi dengan Kemensos dan dia juga memastikan tidak menghambat proses pendistribusian bantuan.

"Diselesaikan dulu yang ganda, dicek kembali, selama ini tidak ada masalah. Tahun lalu tidak ada masalah, kami tahun lalu sudah berkoordinasi juga dengan Kemensos, tidak ada masalah terkait pendataan," kata Riza.

Dinas Sosial DKI Jakarta telah mendistribusikan bantuan sosial berupa beras kepada 907.636 kepala keluarga (KK) sejak 29 Juli 2021 dan pendistribusian akan berakhir 17 Agustus. Dalam bantuan ini juga masing-masing kepala keluarga mendapat 10 kilogram beras premium.

"Masing-masing KK akan menerima 10 kilogram beras jenis premium," kata Kepala Dinas Sosial, Premi Lasari, Rabu (28/7).

Premi mengatakan, sedianya jumlah penerima manfaat bantuan sosial non tunai di Jakarta berjumlah 1.007.379 kepala keluarga (KK). Namun sebanyak 99.743 kepala keluarga belum dapat diberikan bantuan karena adanya potensi duplikasi dengan penerima bansos non tunai dari Kementerian Sosial.

Dinas Sosial telah memiliki data "By Name By Address" (BNBA) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos Beras ini, yang disampaikan kepada penyedia, yaitu Pasar Jaya dan Food Station untuk disalurkan pada lokasi RW.

Setelah itu, kata Premi, RW akan kembali melakukan pengecekan jumlah dan kondisi paket. Lalu menandatangani Berita Acara Pemeriksaan dan Serah Terima (BAPST) dan disalurkan kepada KPM sesuai BNBA.

Penyaluran beras dilakukan oleh Perumda Pasar Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya sampai tingkat RT dan RW. Selanjutnya disalurkan sampai kepada KPM oleh perangkat RT dan RW.

Beras Bansos. (Foto: Antara)
Beras Bansos. (Foto: Antara)

Sebelum hari penyaluran, perangkat RT dan RW juga telah diinfokan daftar nama penerima bantuan beras. Untuk itu perangkat RT dan RW diharapkan dapat menghubungi KPM yang pindah alamat untuk datang mengambil beras sesuai jadwal dan menandatangani tanda terima telah menerima beras.

"Apabila KPM susah dihubungi, maka perangkat RT dan RW dapat mengembalikan beras kepada Perumda Pasar Jaya/ PT Food Station Tjipinang Jaya," katanya.

BSNT disalurkan kepada masyarakat yang berada di 5 wilayah kota administrasi dan Kepulauan Seribu sebanyak 907.616 kepala keluarga. Jakarta Pusat sebanyak 50.526 KK, Jakarta Utara (181.367) dan Jakarta Barat (73.948). Jakarta Selatan sebanyak 142.029 KK, Jakarta Timur (457.250) dan Kepulauan Seribu sebanyak 2.496 KK. (Asp)

Baca Juga:

Terkendala Data, Hampir 100 Ribu Warga Jakarta Belum Terima Bansos

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Delapan Cek Poin Larangan Mudik di Kota Bandung
Indonesia
Ini Delapan Cek Poin Larangan Mudik di Kota Bandung

Kalau mereka tidak memenuhi dokumen, ya masuk dalam larangan

Kejari Majalengka Resmi Tahan Tersangka Korupsi PDSMU
Indonesia
Kejari Majalengka Resmi Tahan Tersangka Korupsi PDSMU

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Majalengka akhirnya resmi menahan tersangka J pada kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU).

Legislator Minta Pemerintah Pusat Dampingi Pemda Gelar PTM Terbatas
Indonesia
Legislator Minta Pemerintah Pusat Dampingi Pemda Gelar PTM Terbatas

Lebih baik Pemerintah Pusat apresiasi saja Pemda yang sudah bisa PTM

Beras Vietnam Menumpuk di Gudang, Bulog Tak Bisa Tampung Beras Impor Lagi
Indonesia
Beras Vietnam Menumpuk di Gudang, Bulog Tak Bisa Tampung Beras Impor Lagi

Maksimal penyimpanan beras di gudang itu idealnya sekitar enam bulan sampai satu tahun, sedangkan beras impor sudah tiga tahun lebih.

Raffi Ahmad Nekat Pesta Usai Divaksin, Satgas COVID-19 Sentil Peran Influencer
Indonesia
Raffi Ahmad Nekat Pesta Usai Divaksin, Satgas COVID-19 Sentil Peran Influencer

Aksi artis Raffi Ahmad yang mengikuti acara pesta diduga tak patuh protokol kesehatan menuai kritikan.

MPR Beberkan Tugas Utama Panglima TNI Baru Pengganti Hadi Tjahjanto
Indonesia
MPR Beberkan Tugas Utama Panglima TNI Baru Pengganti Hadi Tjahjanto

Tugas utama Panglima TNI yang baru pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto harus mampu meningkatkan kualitas dan menjaga persatuan serta kesatuan korps militer.

Kementerian Agama Gelar Sidang Isbat Awal Bulan Syawal pada 11 Mei
Indonesia
Kementerian Agama Gelar Sidang Isbat Awal Bulan Syawal pada 11 Mei

Sidang isbat untuk menentukan kapan 1 Syawal 1442 yang masuk akhir Ramadan atau Hari Raya Lebaran.

Gerindra Buka Suara Soal Sandiaga Uno Masuk Bursa Ketum PPP
Indonesia
Gerindra Buka Suara Soal Sandiaga Uno Masuk Bursa Ketum PPP

Nama eks Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2019, itu muncul setelah disebut oleh beberapa DPC PPP

Stok Pangan Mencukupi, Pemerintah Tak Pantas Impor Beras
Indonesia
Stok Pangan Mencukupi, Pemerintah Tak Pantas Impor Beras

Bila diakumulasikan, jumlah stok beras yang ada saat ini masih 6 juta ton

KSAD Andika Tegaskan Tes Keperawanan Izin Menikah Prajurit juga Dihapus
Indonesia
KSAD Andika Tegaskan Tes Keperawanan Izin Menikah Prajurit juga Dihapus

Rekrutan baru prajurit TNI-AD sudah tidak ada lagi tes atau pemeriksaan keperawanan bagi calon prajurit perempuan.