DKI Bakal Terbitkan Pergub Baru Terkait Pemangkasan Skuat TGUPP Anies Plt Kepala Bappeda DKI Suharti (MP/Asrop

MerahPutih.com - Plt Kepala Bappeda DKI Suharti mengatakan jumlah anggaran gaji Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang sebelumnya diusulkan Rp 18,9 miliar untuk 67 orang, maka nantinya akan dipotong karena pembantu Gubernur Anies hanya 50 orang.

Namun pihaknya belum bisa menjelaskan besaran jumlah dana yang berkurang itu, karena harus melalui kajian yang untuk menentukan skemanya.

Baca Juga:

Anies Enggan Komentari Anggaran TGUPP Naik Rp21 Miliar Dalam Usulan KUA-PPAS

"Intinya pak gubernur tetap mendengarkan masukan dari dewan. Makanya bagaimana pembiayaan yang lainnya. Lagi pula kan ada yang mengundurkan diri juga, pasti ada yang berkurang," kata Suharti saat dikonfirmasi, Kamis (12/12).

Dalam menyesuaikan jumlah anggota TGUPP yang dipotong menjadi 50 orang dari yang semula 67 orang, maka nantinya akan diterbitkan sebuah peraturan gubernur untuk mengatur keberadaan TGUPP.

Gubernur DKI Jakarta bersama para anggota TGUPP yang dikritik DPRD tidak jelas kinerjanya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama tim formatur TGUPP pencegahan korupsi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (3/1). (MP/Asropih)

Seperti diketahui, DPRD DKI memangkas jumlah anggota TGUPP dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) menjadi 50 orang. Sementara dalam Pergub 20 tahun 2019 tidak ada pembatasan jumlah anggota TGUPP.

"Mungkin (diterbitkan Pergub baru untuk sesuaikan jumlah TGUPP)," paparnya.

Baca Juga:

TGUPP Era Anies Dikritik Lantaran Kinerjanya Tidak Jelas

Ia pun memprediksi awal tahun 2020 nanti pergub itu sudah diterbitkan. Sebab, ia menilai pergub baru itu cukup mendesak sebagai acuan besaran gaji yang akan diterima 50 orang anggota TGUPP tersebut.

"Mempekerjakan orang nggak digaji ya nggak mungkin dong. Memang kamu mau nggak digaji? Nanti awal tahun kan pasti ada pergub pembaruan lagi," tutupnya. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BMKG: Hujan Petir dan Angin Kencang di Jakarta Ahad Siang
Indonesia
BMKG: Hujan Petir dan Angin Kencang di Jakarta Ahad Siang

BMKG memperkirakan hujan intensitas ringan hingga sedang berdurasi singkat yang disertai petir dan angin kencang di sebagian besar Jakarta, Ahad siang.

Praktisi Hukum Nilai Penegak Hukum Bertindak Pasif Tangani Kasus Rizieq
Indonesia
Praktisi Hukum Nilai Penegak Hukum Bertindak Pasif Tangani Kasus Rizieq

Pandangan ini muncul saat respon kepolisian dalam penanganan kasus cenderung tak cepat

KA Reguler Beroperasi Lagi 12 Juni dengan Protokol Kesehatan Ketat
Indonesia
KA Reguler Beroperasi Lagi 12 Juni dengan Protokol Kesehatan Ketat

KAI akan mengoperasikan 14 KA Jarak Jauh dan 23 KA Lokal yang akan dioperasikan

[HOAKS atau FAKTA]: Naik jadi Rp10 Ribu, Nilai Tukar Rupiah Tak Mungkin Turun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Naik jadi Rp10 Ribu, Nilai Tukar Rupiah Tak Mungkin Turun

Nilai kurs rupiah pernah tembus di level Rp10.000 per dolar AS beberapa tahun silam. Akan tetapi, penguatan nilai kurs rupiah tidak ada hubungannya dengan bea meterai.

Protes Indonesia dan Dunia Islam Pada Prancis
Dunia
Protes Indonesia dan Dunia Islam Pada Prancis

Pemerintah Indonesia keberatan terhadap pernyataan Presiden Macron yang mengindikasikan ada kaitan antara agama dan tindakan terorisme

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin: Ini Kejahatan Berencana Terhadap Agama
Indonesia
Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin: Ini Kejahatan Berencana Terhadap Agama

Polri diminta tidak mudah menerima pengakuan dan kesimpulan bahwa pelakunya adalah orang gila

Dinkes DKI Sesuaikan Harga Swab Test Rp900 Ribu
Indonesia
Dinkes DKI Sesuaikan Harga Swab Test Rp900 Ribu

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI, Widyastuti mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan harga tes usap yang ditetapkan pemerintah pusat dengan tarif Rp900 ribu.

Tak Miliki SIKM, Ribuan Kendaraan Ditolak Masuk ke Jakarta
Indonesia
Tak Miliki SIKM, Ribuan Kendaraan Ditolak Masuk ke Jakarta

"Kendaraan elf nihil (di hari kedua)," tutur Arif.

Vatikan Putuskan Misa Pekan Suci dan Paskah Tanpa Kehadiran Umat
Indonesia
Vatikan Putuskan Misa Pekan Suci dan Paskah Tanpa Kehadiran Umat

Kebijakan diambil Vatikan untuk mencegah penyebaran COVID-19

Din Syamsuddin Akan Temui Kapolri Minta Syahganda Cs Dibebaskan
Indonesia
Din Syamsuddin Akan Temui Kapolri Minta Syahganda Cs Dibebaskan

"Presidium KAMI akan menemui Kapolri di Mabes Polri menuntut pembebasan para tokoh KAMI," kata Din Syamsuddin