Djoko Tjandra Konsultan Bareskrim, Mabes: Bohong dan Ngarang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

MerahPutih.com - Mabes Polri memastikan pencantuman nama Djoko Tjandra sebagai konsultan Bareskrim merupakan kabar bohong.

Karopenmas Polri Brigjen Awi Setiyono menegaskan, hal itu sesuatu yang mengarang-ngarang. Surat tersebut dipastikan palsu.

Baca Juga:

Jaksa Agung dan Menkumham Diminta Tiru Kapolri Sikat Anak Buah yang 'Bermain' di Kasus Djoko Tjandra

“Itu bohong, itu palsu, saya tegaskan tidak ada Djoko Tjandra menjadi konsultan Bareskrim,” kata kata mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini di Mabes Polri, Senin (20/7).

Awi juga memastikan pemeriksaan terhadap Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo, Kepala Divisi Hubungan Internasional Irjen Napoleon Bonaparte dan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Nugroho Slamet Wibowo terus didalami terkait pelanggaran etik yang dilakukan.

Terdakwa dalam kasus Bank Bali, Djoko S. Tjandra di sidang Pengadilan negeri Jakarta Selatan, Senin (28/2/2000). (ANTARA FOTO/Str/Irham/aa.)
Terdakwa dalam kasus Bank Bali, Djoko S. Tjandra di sidang Pengadilan negeri Jakarta Selatan, Senin (28/2/2000). (ANTARA FOTO/Str/Irham/aa.)

“Insyaallah kita mulai dari pemeriksaan ini, apabila ditemukan unsur pidananya, tentu juga kita akan jerat terkait pasal pidananya, jangan khawatir, nanti tim akan bekerja, ini masih proses,” katanya.

Awi menuturkan, Brigjen Prasetijo diduga kuat telah mengatur semua skema pelarian Djoko Tjandra. Hal itu membuktikan, Brigjen Prasetijo tidak memiliki profesional dan integritas.

Baca Juga:

Polri Pastikan Brigjen Prasetijo Antar Djoko Tjandra ke Pontianak

“Terkait kode etik profesionalisme Polri yang bersangkutan melanggar etika kelembagaan, tidak punya integritas, profesional dan proporsional,” ujar Awi.

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo memastikan proses penyelidikan Brigjen Prasetijo Utomo terkait kasus "surat sakti" untuk buronan Djoko Tjandra masih berlanjut. Yang terbaru, kasus tersebut akan dilimpahkan ke ranah pidana. (Knu)

Baca Juga:

Polri Selidiki Foto Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo dan Pengacaranya di Depan Private Jet


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH