Djoko Tjandra Jadi Tersangka Pemberi Suap untuk Pinangki Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono (tengah). (ANTARA/RENO ESNIR)

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Djoko Tjandra sebagai tersangka pemberi suap. Djoko Tjandra diduga sebagai pemberi suap ke jaksa Pinangki Sirna Malasari.

"Baru saja selesai gelar perkara maka pada hari ini. Penyidik menetapkan lagi 1 orang tersangka dengan inisial JST (Joko Soegiarto Tjandra)," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Hari Setiyono kepada wartawan di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (27/8).

Baca Juga:

Tak Perlu Ekstrem Hilangkan Barbuk Djoko Tjandra Maupun Jaksa Pinangki

Pemberian suap diduga berkaitan dengan permohonan Peninjauan Kembali (PK) dan pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA).

"Perkembangan di dalam penyidikan yang selama ini berangkat dari informasi kejadian terkait dengan permohonan PK tapi ternyata dalam perkembangan penyidikan, khusus terhadap oknum jaksa PSM ada juga perbuatan yang diduga dalam kaitan mengurus fatwa, oleh karena itulah hasil perkembangan," kata Hari.

Djoko Tjandra. Foto: ANTARA
Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

Ia mengemukakan bahwa tim penyidik tidak membutuhkan waktulama untuk menetapkan Djoko Tjandra sebagai tersangka.

Djoko Tjandra hanya diperiksa dua kali sebelum ditetapkan sebagai tersangka yaitu pada Selasa 25 Agustus 2020 dan Rabu 26 Agustus 2020 di Gedung Bundar Kejaksaan Agung.

Baca Juga:

Dua Anak Buah Idham Azis Akui Terima Duit dari Djoko Tjandra, Nominalnya Rahasia

Hari mengemukakan tersangka DJoko Soegiharto Tjandra dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tindak Pidana Korupsi Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Nomor 20 Tahun 2001.

Ditambah Pasal 5 ayat 1 huruf b UU Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 13 UU Tindak Pidana Korupsi.

"Jadi dengan demikian terkait perkara tersebut, tim penyidik sudah menetapkan dua orang tersangka yaitu pertama yaitu PSM dan JST," kata Hari. (Knu)

Baca Juga:

Meski Jadi Tersangka 'Red Notice' Djoko Tjandra, Jenderal Bintang Dua Ini Tak Ditahan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mahfud MD: Bintang Mahaputera Hak Gatot Nurmantyo
Indonesia
Mahfud MD: Bintang Mahaputera Hak Gatot Nurmantyo

Mahfud kembali tegaskan bahwa gelar Bintang Mahaputera merupakan hak Gatot Nurmantyo.

Lika-Liku Vaksin Nusantara Karya Mantan Menkes Terawan
Indonesia
Lika-Liku Vaksin Nusantara Karya Mantan Menkes Terawan

Alasan Terawan ciptakan vaksin itu karena dirinya pernah mengembangkan sel dendritik sejak di RSPAD Gatot Subroto pada 2015. Vaksin Nusantara ini di teliti menggunakan sel dendritik

Upaya Pengajuan Rehabilitasi Reza Artamevia Temui Jalan Berliku
Indonesia
Upaya Pengajuan Rehabilitasi Reza Artamevia Temui Jalan Berliku

Menurut Yusri, hingga kini belum ada penyampaian secara formil oleh pihak Reza.

Kriteria 'Pembantu Baru' Jokowi dalam Melewati Badai COVID-19
Indonesia
Kriteria 'Pembantu Baru' Jokowi dalam Melewati Badai COVID-19

Memang, per Senin (6/7) jumlah kasus positif COVID-19 terus meroket

Ada Pohon Tumbang, Perjalanan KRL Tanah Abang-Sudimara PP Tergangu
Indonesia
Ada Pohon Tumbang, Perjalanan KRL Tanah Abang-Sudimara PP Tergangu

Saat ini petugas tengah berada di lokasi untuk menangani kendala tersebut

Gerindra Minta Anies Kaji Ulang Pergub Kantong Plastik
Indonesia
Gerindra Minta Anies Kaji Ulang Pergub Kantong Plastik

Kebijakan pelarangan kantong plastik sebaiknya diterapkan secara bertahap dan melalui road map yang jelas.

Demo Tolak Omnibus Law Ciptaker Rusuh, Prabowo: Pasti Dibiayai Asing
Indonesia
Demo Tolak Omnibus Law Ciptaker Rusuh, Prabowo: Pasti Dibiayai Asing

Hoaks yang mengiringi UU Cipta Kerja bertujuan menimbulkan kekacauan di dalam negeri

1,3 Juta Warga di Indonesia Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
1,3 Juta Warga di Indonesia Sudah Divaksin COVID-19

Sebanyak 1.363.138 orang di Indonesia telah disuntik vaksin COVID-19.

Tim Merauke Bertugas Turunkan Sang Merah Putih
Indonesia
Tim Merauke Bertugas Turunkan Sang Merah Putih

Sylvia Kartika Putri dari Provinsi Sumatera Utara dipercaya sebagai pembawa bendera Merah Putih saat nantinya diturunkan.

Ini Hasil Penyelidikan FBI Soal Penyebab Ledakan Beirut
Dunia
Ini Hasil Penyelidikan FBI Soal Penyebab Ledakan Beirut

Ledakan itu membunuh hampir 200 orang dan menyebabkan kerusakan dengan kerugian senilai miliaran dolar.