Djoko Tjandra Diserahkan Ke Kejagung Malam Ini Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Polri bakal menyerahkan Djoko Tjandra ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Bareskrim menyerahkan Kejagung untuk memproses hukum perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali.

"Ya pukul 21.00 WIB eksekusi penyerahan Djoko Tjandra dari Bareskrim Polri ke Kejaksaan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono kepada wartawan, Jumat (31/7).

Djoko Tjandra ditangkap oleh tim khusus bentukan Kapolri yang dipimpin Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dan bekerja sama dengan Polis Diraja Malaysia.

Polri menangkap Djoko Tjandra yang kabur ke luar negeri sejak 2009. Penangkapan Djoko Tjandra dipimpin langsung oleh KabareskrimKomjen Listyo Sigit Prabowo, yang menjemput Djoko di Malaysia pada Kamis (30/7).

Kasus Djoko Tjandra bermula ketika Direktur PT Era Giat Prima itu dijerat dakwaan berlapis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ridwan Moekiat, sebagaimana diberitakan Harian Kompas, 24 Februari 2000.

Dalam dakwaan primer, Djoko didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi berkaitan dengan pencairan tagihan Bank Bali melalui cessie yang merugikan negara Rp 940 miliar.

Namun, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang diketuai oleh R Soenarto memutuskan untuk tidak menerima dakwaan jaksa tersebut. Kemudian, Oktober 2008 Kejaksaan mengajukan PK ke Mahkamah Agung. MA menerima dan menyatakan Djoko Tjandra bersalah.

Djoko dijatuhi hukuman dua tahun penjara dan harus membayar denda Rp 15 juta serta uangnya di Bank Bali sebesar Rp 546 miliar dirampas untuk negara.

Sehari sebelum putusan MA pada Juni 2009, ia kabur meninggalkan Indonesia dengan pesawat carteran dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Port Moresby, Papua Nugini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Dalami Fasilitator Perusuh Bayaran yang Nodai Demo Tolak Omnibus Law
Indonesia
Polisi Dalami Fasilitator Perusuh Bayaran yang Nodai Demo Tolak Omnibus Law

Polisi juga mulai memeriksa sejumlah kamera CCTV

Pesan Natal Jokowi: Pandemi Memberi Banyak Pelajaran
Indonesia
Pesan Natal Jokowi: Pandemi Memberi Banyak Pelajaran

"Pandemi telah mengubah banyak hal dan memberi banyak pelajaran," tegasnya.

Anies Teken Pergub Gage untuk Motor, Polisi: Belum Diterapkan
Indonesia
Anies Teken Pergub Gage untuk Motor, Polisi: Belum Diterapkan

"Belum diterapkan. Acuan kita pergub 88 tahun 2019," jelas Sambodo

Anak Buah Yasonna: Abu Bakar Ba'asyir Bebas 8 Januari
Indonesia
Anak Buah Yasonna: Abu Bakar Ba'asyir Bebas 8 Januari

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir bakal menghirup udara bebas pada 8 Januari 2021.

Berhenti Sejak Maret, KA Bandara Internasional Adi Soemarmo Kembali Beroperasi
Indonesia
Berhenti Sejak Maret, KA Bandara Internasional Adi Soemarmo Kembali Beroperasi

Sebelumnya, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menghentikan operasional KA Bandara tersebut sejak Maret 2020 lalu lantaran adanya pandemi COVID-19.

Suksesor Idham Azis Harus Mampu Deteksi Dini Ancaman Gangguan Keamanan
Indonesia
Suksesor Idham Azis Harus Mampu Deteksi Dini Ancaman Gangguan Keamanan

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah menyerahkan lima nama jenderal bintang tiga Polri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 Menko Mahfud Buka-bukaan Isi Laporan Komnas HAM, Laskar FPI Bawa Senpi
Indonesia
Menko Mahfud Buka-bukaan Isi Laporan Komnas HAM, Laskar FPI Bawa Senpi

Laporan Komnas HAM menyatakan tidak pelanggaran HAM dalam kasus penembakan laskar FPI

Update COVID-19 Senin (24/8): 155.412 Positif, DKI Sumbang 633 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Senin (24/8): 155.412 Positif, DKI Sumbang 633 Kasus

1.877 kasus baru COVID-19 ini diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 19.395 spesimen

Infeksi COVID-19 India Kini 5,82 Juta
Dunia
Infeksi COVID-19 India Kini 5,82 Juta

Penghitungan kasus virus corona di India melonjak menjadi 5,82 juta setelah mencatat 86.052 infeksi baru dalam 24 jam terakhir.

Dinas Parekraf Tak Bertanggung Jawab Beri Izin Resepsi Pernikahan di Kampung
Indonesia
Dinas Parekraf Tak Bertanggung Jawab Beri Izin Resepsi Pernikahan di Kampung

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta tak bertanggung jawab terkait pelaksanaan kegiatan resepsi pernikahan di perkampungan ibu kota.