Djoko Tjandra Diperiksa Usut Suap untuk Irjen Napoleon Arsip. Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

MerahPutih.com - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri memeriksa Djoko Tjandra, pada Senin (24/8) hari ini.

Djoko Tjandra diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait penghapusan red notice di Interpol atas namanya.

Baca Juga:

Polisi Periksa Antasari Azhar Terkait Kasus Djoko Tjandra

"JST sampai Bareskrim sekitar jam 08.00 (untuk diperiksa)," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/8).

Ia diperiksa perdana sebagai tersangka.

Argo menuturkan, penyidik bakal mencecar keduanya terkait pemberian hadiah atau janji kepada Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetyo Utomo.

Argo menyebut Djoko telah tiba di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, pukul 08.00 WIB. Djoko dipinjam dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta Pusat.

Djoko Tjandra. Foto: ANTARA
Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

Sementara itu, Argo belum dapat memastikan kehadiran Tommy. Dia diharapkan kooperatif.

"Semoga datang. Kita tunggu saja," ujar Argo.

Diketahui, Djoko Tjandra sedang menjalani hukumannya dalam kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali di Lapas Salemba, Jakarta Pusat.

Selain itu, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka Tommy Sumardi (TS) pada hari ini.

Namun, belum ada informasi lebih lanjut pada pukul berapa jadwal pemeriksaan terhadap Tommy.

Djoko Tjandra dan Tommy diduga berperan sebagai pemberi suap.

Baca Juga:

Djoko Tjandra Dicecar 59 Pertanyaan selama Hampir 5 Jam Digarap Bareskrim

Tersangka yang diduga memberi suap dikenakan Pasal 5 Ayat 1, Pasal 13 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHP.

Sementara itu, penyidik juga telah menetapkan dua tersangka lain dalam kasus ini, yaitu Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo.

Terduga penerima suap disangkakan Pasal 5 Ayat 2, Pasal 11, dan Pasal 12 huruf a dan b UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHP.

Sebagai informasi, Prasetijo dan Djoko Tjandra juga berstatus sebagai sebagai tersangka terkait kasus surat jalan palsu yang ditangani Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. (Knu)

Baca Juga:

Nasib Berkas Perkara Djoko Tjandra Hingga Jaksa Pinangki Usai Gedung Kejagung Terbakar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Saksi Sebut Pinangki Beli Mobil BMW X5 Setelah Menang Perkara
Indonesia
Saksi Sebut Pinangki Beli Mobil BMW X5 Setelah Menang Perkara

Singkat cerita Pinangki pun sepakat membeli mobil tersebut

 Sejak Solo KLB COVID-19, Arus Lalin Solo Turun Hingga 12 Persen
Indonesia
Sejak Solo KLB COVID-19, Arus Lalin Solo Turun Hingga 12 Persen

"Jumlah kendaraan yang melintas di Solo mengalami penurunan dalam sepekan terakhir atau awal Maret. Kami mencatat jumlahmya jauh lebih sedikit dari pekan sebelumnya," kata Ari

Kasus Corona Melonjak, PAN DKI: Bioskop Jangan Buka Dulu
Indonesia
Kasus Corona Melonjak, PAN DKI: Bioskop Jangan Buka Dulu

Hakim pun meminta Pemprov DKI untuk menimbang ulang lagi keputusan memberi lampu hijau dibukanya hiburan bioskop.

JHL Group Usulkan Tenaga Medis Tangani COVID-19 Dianugerahi Piagam “Pahlawan Kemanusiaan”
Indonesia
JHL Group Usulkan Tenaga Medis Tangani COVID-19 Dianugerahi Piagam “Pahlawan Kemanusiaan”

Jasa para dokter dan tenaga media sangat besar untuk kemanusiaan

Wagub Akui DKI Kekurangan Darah Plasma Konvalesen
Indonesia
Wagub Akui DKI Kekurangan Darah Plasma Konvalesen

Riza kembali mengingatkan syarat-syarat yang harus dipenuhi bagi calon pendonor

Polisi Klaim Belum Ada Pembicaraan Motor Bakal Kena Ganjil Genap
Indonesia
Polisi Klaim Belum Ada Pembicaraan Motor Bakal Kena Ganjil Genap

Apakah dikatkan dengan penambahan COVID, butuh kajian mendalam

Kesalahan Fatal Demokrat Pecat Para Senior
Indonesia
Kesalahan Fatal Demokrat Pecat Para Senior

Karena belakangan isu ini membawa sentimen kubu mantan Sekjen Partai Marzuki Alie serta petinggi PD Hencky Luntungan

Sehari Positif COVID Naik Nyaris 100%, Khofifah Bingung Warga Masih Nekat 'Trek-trekan'
Indonesia
Sehari Positif COVID Naik Nyaris 100%, Khofifah Bingung Warga Masih Nekat 'Trek-trekan'

Pakai motor bareng-bareng dengan suara mesin knalpot yang kencang sampai pukul 23.30 WIB.

Belum Dapat Restu Jokowi, Masjid Istiqlal Masih Tutup
Indonesia
Belum Dapat Restu Jokowi, Masjid Istiqlal Masih Tutup

Renovasi Masjid Istiqlal yang dimulai sejak Mei di tengah pandemi corona akhirnya rampung.

Bawaslu bakal Pidanakan Cakada yang Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
Bawaslu bakal Pidanakan Cakada yang Langgar Protokol Kesehatan

Menurutnya, para pelanggar protokol kesehatan nantinya akan diserahkan kepada pihak yang berwenang untuk proses penegakan hukum.