Djarot Sebut Rencana Sandiaga Uno Picu Jual-Beli Rusun Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (tengah) di Kantor Kepresidenan Jakarta di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/7). (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menentang rencana Sandiaga Uno yang berniat membuat rusun jadi hak milik penghuninya.

Menurutnya, rencana tersebut dapat memicu munculnya praktik jual beli rusun seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Pengalaman di lapangan praktek tersebut benar-benar dimanfaatkan oknum pengusaha dan birokrasi untuk meraup keuntungan.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan wakil gubernur terpilih itu untuk mengurungkan niatnya.

"Kalau jadi hak milik akan memicu tumbuhnya jual-beli rusun. Pengusaha yang punya duit masuk untuk beli dengan harga murah, dijual lagi untuk investasi. Ini yang kami keberatan," tegas Djarot di Balai Kota, Kamis (13/7).

Mantan wali kota Blitar itu menjelaskan, rusun yang dibangun era Ahok bukan untuk diperjualbelikan apalagi diperuntukkan bagi pengusaha dan investor.

Rusun sejatinya dibangun untuk menampung korban gusuran agar mereka mendapat tempat tinggal layak.

Dengan catatan, rusun yang didiami tidak disewakan atau kontrakan oleh penghuninya.

"Makanya kita sangat ketat dan selektif menjaga praktek seperti itu, kalau mau beli ya silakan beli apartemen," tandasnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno berencana mengatur sejumlah rusun di Jakarta dibuat pilihan menjadi hak milik. Selain ingin merealisasikan program DP 0 persen, Sandi juga berkeinginan untuk itu. (Fdi)

Baca juga berita lainnya: Presiden Jokowi Pastikan Tidak Ada Reshuffle Minggu Ini



Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE