Djaduk Ferianto Berpulang Sebelum NGAYOGJAZZ Djaduk Ferianto yang fokus pada kegiatan bermusik. (Foto: instagram@ricadhutapea)

DALAM IG milik Butet Kertaradjasa terunggah gambar berlatarbelakang hitam dengan tulisan ‘Sumangga Gusti’ atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai ‘Silahkan Tuhan’. Pada bagian bawahnya tertulis RIP. Djaduk Ferianto.

Satu lagi seniman hebat Indonesia kembali lagi ke pangkuan Illahi untuk selama-lamanya. Bukannya tidak ikhlas dan rela, tapi Djaduk masih dalam persiapan untuk gelaran musik Ngayogjazz yang rencananya akan digelar di desa Kwagon, Godean, Sleman, Yogyakarta pada 16 November 2019.

Djaduk Ferianto Meninggal
Posting akhir Djaduk. (Foto: instagram@djaduk)

Seniman bernama lengkap Gregorius Djaduk Ferianto meninggal dunia pukul 02.30 pada hari Rabu dini hari. Dari berbagai sumber rencananya jenazah akan disemayamkan di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Yogyakarta. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada hari Rabu pukul 15.00 dikebumikan di Pemakaman Sembungan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Kabarnya Djaduk meninggal karena sakit jantung dan hipertensi.

Adik dari seniman Butet Kertaradjasa ini memiliki kiprah dalam dunia musik, baik tradisional maupun kontemporer dan modern. Dia tergabung dalam berbagai wadah seni yang kebanyakan masih berhubungan dengan musik dan teater seperti kelompok musik Kua Etnika, musik humor Orkes Sinten Remen, dan Teater Gandrik.

Putra bungsu seniman besar Bagong Kussudiardja ini beberapa hari yang lalu masih mengunggah postingan tentang persiapan Ngayogjazz yang semakin dekat. Namun Tuhan berkata lain, Djaduk harus membuat gelaran musik di surga. Selamat jalan Pakde Djaduk! (psr)

Kredit : paksi


Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH