DIY Laporkan Pertambahan 100 Kasus Positif COVID-19 Ilustrasi - Suasana vaksinasi bagi kelompok rentan di Gedung Wana Graha Bhakti Yasa, Yogyakarta, Senin (23/8/2021). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj)

MerahPutih.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah kasus konfirmasi COVID-19, pada Kamis (23/9) bertambah 100, sehingga total menjadi 154.314 kasus.

"Berdasarkan wilayah domisili, 100 kasus positif itu paling banyak berasal dari Kabupaten Bantul 37 kasus, disusul Kabupaten Sleman mencapai 24 kasus, Kabupaten Kulon Progo 18 kasus, Kota Yogyakarta 15 kasus, dan Kabupaten Gunungkidul enam kasus," kata Juru Bicara Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih di Yogyakarta.

Jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, 88 pasien hasil penelusuran kontak kasus positif, sembilan periksa mandiri, serta tiga orang belum ada keterangan.

Baca Juga:

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk ke Empat Mal di Kota Yogyakarta, Ini Daftarnya

Selain kasus positif, Berty juga mencatat 416 tambahan kasus sembuh, sehingga total jumlah kasus sembuh COVID-19 di DIY menjadi 146.907 kasus.

Jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 416 kasus sembuh itu terdiri atas 25 orang asal Kota Yogyakarta, 11 orang asal Kabupaten Bantul, 18 orang asal Gunung Kidul, 90 orang asal Kulon Progo, serta 272 orang asal Kabupaten Sleman.

 Vaksinasi COVID-19 siswa SMP di Kantor Pemkab Sleman. (Foto: MP/Teresa Ika)
Vaksinasi COVID-19 siswa SMP di Kantor Pemkab Sleman. (Foto: MP/Teresa Ika)

Selain itu, Berty juga mencatat tambahan jumlah kasus meninggal tujuh sehingga total kasus meninggal di DIY menjadi 5.158 kasus.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, total suspek kumulatif COVID-19 di DIY hingga Kamis tercatat 86.382 orang, sedangkan jumlah orang yang diperiksa bertambah 6.399 orang sehingga total menjadi 847.812 orang yang diperiksa. (*)

Baca Juga:

Terkendala Sinyal, Pengunjung Hutan Pinus Yogyakarta Kesulitan Akses PeduliLindungi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa Berkekuatan 7,0 Guncang Turki, Disusul Tsunami
Dunia
Gempa Berkekuatan 7,0 Guncang Turki, Disusul Tsunami

Gempa bumi bermagnitudo 7.0 melanda Laut Aegea, Turki, pada hari Jumat (30/10), sekitar 7.00 WIB.

TMII Bantah Tak Pernah Setor Penghasilannya ke Negara
Indonesia
Pemprov DKI Godok Sanksi Oknum Guru Penyebar Informasi Hoaks
Indonesia
Pemprov DKI Godok Sanksi Oknum Guru Penyebar Informasi Hoaks

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan tengah menggodok sanksi untuk oknum guru SDN di Jakarta Selatan yang menyebarkan berita bohong atau hoaks.

Pemerintah Rombak Posisi Komisaris dan Direktur Pertamina
Indonesia
Pemerintah Rombak Posisi Komisaris dan Direktur Pertamina

"Pengangkatan dan pemberhentian anggota Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan melalui RUPS sebagai salah satu kewenangan pemegang saham," ujar Agus.

Mohon Maaf Sudah Buat Gaduh, PKS Cabut Aturan Poligami
Indonesia
Mohon Maaf Sudah Buat Gaduh, PKS Cabut Aturan Poligami

"Kami memohon maaf jika anjuran ini membuat gaduh publik dan melukai hati sebagian hati masyarakat Indonesia." ujar Surahman

Pemecatan Pinangki Dinilai Terlambat
Indonesia
Pemecatan Pinangki Dinilai Terlambat

Pemecatan terhadap Pinangki terlambat karena kasus yang menimpa Pinangki saat dirinya menjabat sebagai jaksa telah divonis pada 14 Juni.

Besok, Polisi Periksa Artis GA soal Dugaan Video Porno
Indonesia
Besok, Polisi Periksa Artis GA soal Dugaan Video Porno

"Kami undang pukul 10.00 WIB datang kesini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Banyak  Agenda DPRD Jakarta Tertunda, PKS Heran PDIP dan PSI Ajukan Hak Interpelasi
Indonesia
Banyak Agenda DPRD Jakarta Tertunda, PKS Heran PDIP dan PSI Ajukan Hak Interpelasi

Di situasi pandemi COVID-19 harusnya Legislatif dan Eksekutif harusnya bergotong royong menanggulangi virus corona. Bukan malah mengkeruh suasana dengan mempermasalahkan event mobil balap bertenaga listrik tersebut.

Andi Mallarangeng Sebut Moeldoko Sebagai Begal Partai
Indonesia
Andi Mallarangeng Sebut Moeldoko Sebagai Begal Partai

Andi Alfian Mallarangeng menanggapi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang yang ujungnya mengangkat Moeldoko menjadi ketua umum.

Jangkauan Air Bersih untuk Warga Jakarta Baru Capai 64 Persen
Indonesia
Jangkauan Air Bersih untuk Warga Jakarta Baru Capai 64 Persen

Perusahaan Air Minum Jaya menyebut, jangkauan air bersih untuk warga Jakarta baru mencapai 64 persen.