Diwarnai Tangis, Anggiat Pasaribu Mencium Tangan Arteria Dahlan dan Ibunya Pertemuan Anggiat Pasaribu dengan keluarga Arteria Dahlan di ruang Fraksi PDIP DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11). (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Kasus percekcokan Anggiat Pasaribu dengan anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dan ibundanya di Bandara Soekaro-Hatta (Soetta) berakhir.

Kasus tersebut sebelumnya masuk ke ranah hukum. Kedua pihak saling melaporkan atas dugaan pencemaran nama baik. Kasus ditangani Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta.

"Saya minta maaf, kurang ajar," kata Anggiat ke Arteria dan ibundanya Wasmiar Wahab, di ruang Fraksi PDIP DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11).

Baca Juga:

Hari Ini, Anggiat dan Keluarga Arteria Dahlan Bakal Bertemu Buat Berdamai

Anggiat Pasaribu juga mencium tangan Arteria Dahlan dan Wasmiar Wahab diwarnai tangis. Di hadapan Arteria Dahlan dan ibunya, Anggiat juga bersimpuh.

"Semua jadi gaduh, untuk semua saya minta maaf, khususnya ke Abang (Arteria) dan Ibu, saya minta maaf sudah sekurang ajar itu. Sudah itu saja, terima kasih," katanya seraya menangis.

Anggiat juga buka suara terkait mobil dinas TNI AD berpelat nomor 75194-03 yang ditumpanginya di Bandara Soekarno-Hatta setelah cekcok dengan Arteria Dahlan dan ibundanya. Ia menyatakan hanya menumpang.

Anggiat mengatakan, mobil dinas perwira tinggi (pati) Mitshubishi Pajero Sport berkelir hijau itu merupakan mobil dinas abangnya Brigjen TNI Zamroni. Brigjen Zamroni sendiri ada saat peristiwa cekcok itu terjadi.

"Fasilitas (mobil) itu yang pakai abang sendiri (Brigjen Zamroni) karena kan abang di situ, rindu kan cuma numpang," kata dia.

Dengan suara tersedu, ia menekankan dirinya hanya menumpang di mobil dinas pati TNI AD tersebut lantaran yang menyopiri mobil itu adalah suaminya.

"Kan video abang lihat sendiri ada abang juga di situ, bukan saya pakai sendiri, rindu cuma numpang ikut, Bang," ucapnya.

"Yang bawa mobil kan suami, saya perginya bertiga, Bang," lanjut dia.

Baca Juga:

Apa Sih yang Disorot MKD dari Cekcok Arteria dan Ibunya dengan 'Anak Jenderal'?

Istri perwira TNI ini lantas meminta agar persoalan mobil dinas dan sosok Brigjen Zamroni tidak dibahas lebih lanjut.

Dia juga mengaku sudah meminta maaf atas perseteruan yang terjadi dengan Arteria Dahlan dan ibunya.

Arteria Dahlan memaafkan Anggiat Pasaribu atas keributan di Bandara Soekarno-Hatta. Dia mengaku telah mengambil hikmah atas kejadian tersebut.

Sebagai anggota dewan, dia menganggap sikap Anggiat seperti kritik dan pengingat untuk terus mengayomi rakyat.

"Saya ini anggota DPR harus mengayomi semua rakyat dari semua kelakuan dan perilakunya," jelas Arteria yang mengenakan t-shirt abu-abu ini.

Untuk itu, Arteria menjadikan masalah ini sebagai bagian untuk mengoreksi diri.

"Ini kan saling mengoreksi dengan niatan tulus untuk perbaikan dan dilakukan dengan penuh kesabaran. Enggak akan terjadi kalau kita seperti ini," ujar Arteria santai.

Sejak awal kasus mencuat, politisi PDIP ini mengaku tidak membawa statusnya sebagai anggota Komisi III DPR atau PDIP. Begitu pula ketika melaporkan masalah ini ke DPR, Arteria juga meminta stafnya datang ke polisi.

"Jadi memang dari awal tidak melibatkan institusi DPR di kepolisian pun laporan polisinya tidak ada melibatkan nama saya. Pelapornya itu adalah staf saya. Jadi enggak ada kaitannya dengan DPR," tegas dia.

Arteria menyatakan, mengikuti ajaran Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menghormati semua lembaga negara. Oleh karena itu, lanjut dia, masalah pribadi ini diselesaikan sendiri.

"Saya diajarkan sama Ibu Ketum bagaimana menghormati lembaga yang ada "I" dan RI-nya. TNI ada I-nya, Polri ada I-nya, NKRI ada I-nya, pastinya semua itu ada penghormatan," tutup Arteria.

Sementara itu, Wasmiar Wahab yang berkerudung merah ini mengaku sudah memaafkan Anggiat Pasaribu atas peristiwa cekcok beberapa waktu lalu.

Meski begitu, dengan suara berat, ia mengatakan peristiwa yang dialaminya itu sangatlah berat.

"Saya menghadapi banyak anak dengan berbagai perangai dan tingkah laku. Tidak apa-apa, sudah jadi bagian dari kehidupan ibu menjadi guru dan hidup dalam dunia pendidikan," imbuh wanita lansia yang juga mantan guru ini.

Perkara cekcok mulut antara Ibu kandung anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dengan Anggiat inipun berakhir dengan cara rekonsiliasi. (*)

Baca Juga:

Sekali Cekcok dengan Arteria, Anggiat Dua Kali 'Ambruk'

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aturan Lengkap PPKM Level 3 Saat Varian Omicron Merebak
Indonesia
Aturan Lengkap PPKM Level 3 Saat Varian Omicron Merebak

Adanya varian Omicron sekali lagi membuktikan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir.

26,6 Juta Dosis Vaksin AztraZeneca Sudah Dikirim ke Tanah Air
Indonesia
26,6 Juta Dosis Vaksin AztraZeneca Sudah Dikirim ke Tanah Air

Pihak AstraZeneca mengirimkan tambahan 8,4 juta dosis vaksin COVID-19 pada bulan September.

Dua Wilayah DKI Ini Diperkirakan Hujan Disertai Petir Pada Sore Hari
Indonesia
Dua Wilayah DKI Ini Diperkirakan Hujan Disertai Petir Pada Sore Hari

Pada saat bersamaan, di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, diprakiarakan mengalami cuaca berawan

BEM dan Organisasi Pemuda Diminta Ikut Bantu Pemerintah Gencarkan Vaksinasi
Indonesia
BEM dan Organisasi Pemuda Diminta Ikut Bantu Pemerintah Gencarkan Vaksinasi

Polri bersinergi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) menggelar kegiatan vaksinasi merdeka di seluruh Indonesia secara serentak.

Puan Minta Perketat Pegawasan Terkait Joki Karantina
Indonesia
Puan Minta Perketat Pegawasan Terkait Joki Karantina

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena joki karantina yang marak terjadi belakangan ini. Ia pun meminta pengawasan diperketat agar aksi-aksi joki karantina tidak kembali terjadi.

13 Desa di Nunukan Terendam Banjir
Indonesia
13 Desa di Nunukan Terendam Banjir

Kementerian Sosial sudah mengirimkan bantuan bagi korban banjir di dua wilayah kecamatan di Kabupaten Nunukan.

[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Maruf Amin Sebut Menolak Divaksin Bisa Masuk Neraka
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Maruf Amin Sebut Menolak Divaksin Bisa Masuk Neraka

Beredar informasi dari akun Facebook Dwi N berupa foto dengan narasi dari Wakil Presiden Ma’aruf Amin bahwa vaksin merupakan perintah agama dan hukumnya wajib sehingga jika menolak dapat masuk neraka.

Jabar Siapkan Rp 500 Miliar Hadapi Musim Hujan Tahun Ini
Indonesia
Jabar Siapkan Rp 500 Miliar Hadapi Musim Hujan Tahun Ini

Akhir-akhir ini hujan deras kerap mengguyur sebagian wilayah Jawa Barat.

Dishub DKI Revisi Pernyataan Wagub Soal Biaya Pembangunan Jalur Sepeda
Indonesia
Dishub DKI Revisi Pernyataan Wagub Soal Biaya Pembangunan Jalur Sepeda

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memperbaiki omongan Wakil Gubernur (Wagub) Ahmad Riza Patria ihwal anggaran pembangunan jalur baru sepeda di Jakarta tahun 2022. Dishub DKI menyebutkan, jika biaya pembuatan lintasan sepeda mencapai lebih dari Rp 100 miliar.

Lewat Sepekan, Densus 88 Belum Beri Akses Farid Okbah Cs Bertemu Keluarga
Indonesia
Lewat Sepekan, Densus 88 Belum Beri Akses Farid Okbah Cs Bertemu Keluarga

Farid Okbah dan dua tersangka lainnya masih dalam proses pemeriksaan dalam jangka waktu 14 hari usai ditangkap.