Divonis Bersalah, Ferdinand Hutahaean Disebut Tak Berikan Contoh Baik sebagai Publik Figur Ferdinand Hutahaean. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Mantan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean divonis bersalah oleh majelis hakim.

Ferdinand dinyatakan bersalah menyiarkan kebohongan dan menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat.

"Mengadili, menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menyiarkan kebohongan yang menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat," kata hakim ketua Suparman Nyompa saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (19/4).

Baca Juga:

Didakwa Bikin Keonaran, Ferdinand Hutahaean Tak Ajukan Eksepsi

Ia pun langsung dijatuhi hukuman penjara.

"Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa berupa pidana 5 bulan penjara," imbuhnya.

Saat mendengar vonis itu, Ferdinand hanya bisa terdiam tanpa kata.

Vonis tersebut sedikit lebih ringan dibanding tuntutan jaksa.

Hakim mengatakan, keadaan yang memberatkan Ferdinand adalah perbuatannya mengakibatkan keresahan secara meluas dalam masyarkat.

“Bahwa terdakwa sebagai publik figur tidak mencontoh yang baik kepada masyarakat,” terang hakim.

Baca Juga:

Ferdinand Hutahaean Segera Diadili

Sedangkan keadaan yang meringankan Ferdinand dalam vonis hukuman dan menjadi pertimbangan hakim adalah terdakwa bersikap sopan selama persidangan.

“Keadaan yang meringankan terdakwa bersikap sopan selama persidangan, terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa menyesali perbuatannya,” ucap hakim.

Sebelumnya, Ferdinand dituntut tujuh bulan penjara oleh jaksa.

Eks politikus Partai Demokrat itu dipandang terbukti bersalah menyebarkan berita bohong atau hoaks, sehingga menimbulkan keonaran di masyarakat.

Jaksa hanya menuntut Ferdinand dengan dakwaan pertama yaitu menyebarkan berita bohong yang memicu keonaran di masyarakat.

Atas ulahnya, Ferdinand diyakini melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Belum Bisa Tentukan Penangguhan Penahanan Terhadap Ferdinand Hutahaean

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penurunan Level PPKM Picu Lonjakan Jumlah Penumpang Pesawat
Indonesia
Penurunan Level PPKM Picu Lonjakan Jumlah Penumpang Pesawat

Seiring penurunan status PPKM, pergerakan penumpang di 15 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) meningkat hingga 88 persen.

[HOAKS atau FAKTA]: Pintu Kaca Minimarket Pecah akibat Emak-Emak Berebut Minyak Goreng
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pintu Kaca Minimarket Pecah akibat Emak-Emak Berebut Minyak Goreng

Kaca minimarket pecah tersebut karena panic buying emak-emak membeli minyak goreng.

Ruang Gerak Pembalap MotoGP di Lombok Dibatasi
Indonesia
Ruang Gerak Pembalap MotoGP di Lombok Dibatasi

Penyelenggara dari awal telah berkoordinasi dengan satgas COVID-19, Kementerian Kesehatan dan juga BNPB untuk akhirnya menetapkan sistem "bubble."

Tak Masalahkan Harta Jenderal Andika, Legislator PPP: Menantunya Orang Kaya
Indonesia
Tak Masalahkan Harta Jenderal Andika, Legislator PPP: Menantunya Orang Kaya

Karena, ketika menjabat tidak akan mengutak atik terkait pengadaan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista)

Madrasah Lenyap dari RUU Sisdiknas, Cak Imin: Jangan Abaikan Jasa Ulama
Indonesia
Madrasah Lenyap dari RUU Sisdiknas, Cak Imin: Jangan Abaikan Jasa Ulama

Penyusunan draf Revisi Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Anies Minta Perusahaan di DKI Beri Libur Umat Hindu saat Hari Raya Deepavali
Indonesia
Anies Minta Perusahaan di DKI Beri Libur Umat Hindu saat Hari Raya Deepavali

Perusahaan dan lembaga di ibu kota diminta untuk memberikan libur Hari Raya Deepavali 5123 Kaliyuga kepada umat Hindu.

Jabar Siagakan 30 Ribu Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran
Indonesia
Jabar Siagakan 30 Ribu Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran

Menurut Emil, 30.000 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI dan dinas terkait dari Pemprov Jabar disiagakan untuk mengawal arus mudik Lebaran 2022 di Jabar.

211 Ribu Pemudik Bakal Melintasi Tol Cikampek, Waktu One Way Diperpanjang
Indonesia
211 Ribu Pemudik Bakal Melintasi Tol Cikampek, Waktu One Way Diperpanjang

Ada perpanjangan waktu penerapan rekayasa lalu lintas (lalin) arus mudik one way dan ganjil genap (gage) dari Tol Cikampek KM 47 hingga Kalikangkung KM 414 pada H-3 Lebaran.

Penataan Kawasan Sriwedari Solo Butuh Dana Rp 200 Miliar
Indonesia
Penataan Kawasan Sriwedari Solo Butuh Dana Rp 200 Miliar

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah akan melakukan penataan di kawasan cagar budaya Sriwedari.

Menag Yaqut Terbang ke Arab Saudi Pastikan Kesiapan Layanan Haji
Indonesia
Menag Yaqut Terbang ke Arab Saudi Pastikan Kesiapan Layanan Haji

Proses pengadaan layanan di Arab Saudi sudah berlangsung dalam dua bulan terakhir.