Divonis 10 Tahun Penjara, Jaksa Pinangki Ajukan Banding Jaksa Pinangki Sirna Malasari di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (11/1). (Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Jaksa Pinangki Sirna Malasari, mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta setelah sebelumnya divonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindal Pidana Korupsi Jakarta.

Upaya hukum banding mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung (Kejagung) itu diajukan pada Senin (15/2) kemarin.

Baca Juga

MAKI Minta KPK Ungkap Sosok 'King Maker' dalam Kasus Pinangki

"Iya benar sudah mengajukan banding," kata Kuasa Hukum Pinangki Sirna Malasari, Kresna Hutauruk saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (16/2).

Pinangki tidak terima dengan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam amar putusannya, Hakim menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara serta denda Rp600 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang pembacaan vonis di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/2). Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang pembacaan vonis di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/2). Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia

Putusan Hakim tersebut lebih tinggi dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaksa sebelumnya hanya mengajukan tuntutan 4 tahun dan denda Rp500 juta subsidair 6 bulan kurungan terhadap Pinangki.

Hakim menyatakan Pinangki terbukti bersalah karena menerima suap sebesar 450 ribu dolar AS dari terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Uang itu diyakini untuk mengurus fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra.

Baca Juga

Sosok King Maker Tak Terungkap meski Pinangki Divonis 10 Tahun Penjara

Tak hanya itu, menurut Hakim, Pinangki Sirna Malasari juga terbukti melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan pemufakatan jahat. Oleh karenanya, Hakim menilai tuntutan yang diajukan Jaksa terlalu rendah. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Umat Islam di Majalengka Diizinkan Salat Idul Fitri di Masjid
Indonesia
Umat Islam di Majalengka Diizinkan Salat Idul Fitri di Masjid

relaksasi ibadah itu diperkenankan dengan catatan, tetap menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing secara ketat

JHL Group Tak Pernah Kendor Beri Bantuan untuk Tenaga Medis
Indonesia
JHL Group Tak Pernah Kendor Beri Bantuan untuk Tenaga Medis

Menurut Jerry, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian JHL Group untuk semua tenaga medis yang masih terus bekerja

Tolak Tes COVID-19 di DKI Jakarta Siap-Siap Kena Sanksi Rp5 Juta
Indonesia
Tolak Tes COVID-19 di DKI Jakarta Siap-Siap Kena Sanksi Rp5 Juta

Regulasi ini bakal segera disahkan dalam waktu dekat

Vonis Dua Tahun tanpa Terungkap Aktor Intelektual, Sidang Penyerangan Novel Berakhir Antiklimaks
Indonesia
Vonis Dua Tahun tanpa Terungkap Aktor Intelektual, Sidang Penyerangan Novel Berakhir Antiklimaks

Suparji meminta pihak kepolisian untuk tetap mencari dalang dari aksi penyiraman tersebut.

Polisi akan Sekat Kendaraan Menuju Tempat Wisata
Indonesia
Polisi akan Sekat Kendaraan Menuju Tempat Wisata

Aprat kepolisian sudah menyiapkan beberap skenario guna mencegah kemacetan dan penumpukan kendaraan di dalam tol.

Polisi Bersama TNI Tangkap Warga Sukabumi Hina Kru KRI Nanggala 402
Indonesia
Polisi Bersama TNI Tangkap Warga Sukabumi Hina Kru KRI Nanggala 402

Personel gabungan dari unsur Polri dan TNI menangkap seorang pemuda berinisial HH (24)m warga Kampung Mangkalaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Stasiun Sudirman Padat saat Pulang Kantor, Polisi Minta Penumpang Jaga Jarak
Indonesia
Stasiun Sudirman Padat saat Pulang Kantor, Polisi Minta Penumpang Jaga Jarak

Antrian bahkan memanjang hingga 200 meter di luar sampai terowong Kendal.

[HOAKS atau FAKTA]: Maruf Amin Minta Guru Maklumi Gaji Kecil dengan Imbalan Surga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Maruf Amin Minta Guru Maklumi Gaji Kecil dengan Imbalan Surga

Unggahan tangkapan layar artikel milik pikiranrakyat.com sudah mengalami suntingan atau editan di bagian judul.

Giring Turun Gunung Bantu PSI Tolak RKT DPRD DKI Rp888 Miliar
Indonesia
Giring Turun Gunung Bantu PSI Tolak RKT DPRD DKI Rp888 Miliar

"Bro Giring sebagai ketua umum kami langsung menjawab Bro Mike apakah pantas di tengah pandemi dan situasi ekonomi seperti ini ada kenaikan gaji," tegas dia.