Divisi Chip ARM Diambil NVIDIA Dunia teknologi digital semakin menunjukan keuntungannya. (Foto; Pexels/Kaboompics.com)

DUNIA teknologi digital secara diam-diam semakin berkembang dengan pesat. Untuk lebih menancapkan kukunya di dunia ini, Nvidia mengakuisisi divisi chip ARM. Perusahaan asal Amerika itu bersama dengan Softbank dari Jepang, menggelontorkan uang USD40 juta dollar atau sekitar Rp597 triliun dalam bentuk tunai dan saham.

ARM adalah perusahaan perancang chip yang desainnya dijadikan sebagai dasar dari sebagian besar prosesor perangkat mobile di seluruh dunia. ARM tidak memproduksi prosesor seperti Qualcomm, Invtel maupun AMD, melainkan melisensikan teknologi semikonduktornya kepada pihak lain.

Baca Juga:

AMD Rilis Radeon RX 6000, Siap Ditanamkan di PS5 dan 2 Seri Xbox Terbaru

teknologi
Dunia gaming memicu keuntungan perusahaan teknologi digital. (Foto: Pixabay/11333328)

Nvidia adalah perusahaan yang membuat desain untuk graphics processing units (GPU) untuk pasar gaming dan mobile. Sementara Softbank merupakan konglomerat yang bergerak dalam bidang energi, teknologi dan keuangan. Sebagai bagian dari kesepakatan yang dibuat minggu ini, Softbank akan mengambil kepemilikan saham di Nvidia kurang dari 10%.

Melansir dari laman cnet.com, Nvidia dan Softbank sejak minggu lalu dalam pembicaraan dengan Nvidia sebagai pembeli potensial tunggal ARM. Dari laman The Wall Street Journal bahwa Softbank memang sedang pertimbangan menjual ARM.

Mengutip laman Forbes, Nvidia CEO Jansen Huang mengatakan bahwa prioritas utama perusahaan setelah akuisisi ARM adalah "menghadirkan teknologi Nvidia melalui jaringan ARM yang luas." Namun, itu tidak berarti ARM mengubah model lisensinya yang sudah ada. Huang juga mengatakan Nvidia menghabiskan banyak uang untuk akuisisi ARM dan tidak memiliki insentif untuk melakukan apapun yang akan menyebabkan klien pergi.

Baca Juga:

ByteDance Jual TikTok ke AS tanpa Algoritma?

teknologi
Nilai akuisisi pada perusahaan-perusahaan teknologi sudah semakin membesar. (Foto: Pexel/negative space)

Maksudnya Huang mungkin adalah menjaga ARM sebagai penyedia teknologi yang netral dalam jangka pendek dan tetap bermarkas di Cambridge, Inggris. Nvidia juga mengatakan akan berinvestasi dalam membangun pusat penelitan AI baru di sana.

Nvidia memang pernah berambisi besar membuat prosesor untuk ponsel, namun tidak berhasil. Sehingga langkahnya adalah Nvidia mengakusisi ARM agar hal tersebut terjadi.

Pembagian dana akuisisi adalah USD12 milliar atau sekitar Rp179,6 triliun secara tunai dan USD21,5 milliar (Rp321,8 triliun) untuk saham Nvidia. Softbank juga akan mendapatkan dana sebesar Rp5 milliar (Rp74,8 triliun) yang akan transfer secara bertahap. Sementara sisanya diberikan kepada pekerja di ARM dalam bentuk ekuitas. (ray)

Baca Juga:


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH