Diumumkan Sebagai Tersangka, Hakim Itong Balik Badan, Teriak, Lalu Mengelak Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat berbalik badan saat dirilis oleh KPK (MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat, memberontak saat Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengumumkan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara.

Itong tiba-tiba membalikkan badannya saat Nawawi menjelaskan statusnya sebagai tersangka. Seusai membalikkan badan, Itong tak hanya diam saja. Dengan berteriak, dia langsung buka suara membantah terlibat dalam kasus ini.

"Saya tidak pernah menjanjikan apapun, ini omong kosong!," tegas Itong dihadapan Nawawi, dan perwakilan Mahkamah Agung serta Komisi Yudisial dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/1) malam.

Baca Juga:

KPK Amankan Uang Ratusan Juta dalam OTT Hakim di Surabaya

Petugas pengamanan KPK langsung menghampiri Itong. Itong diminta tenang dan membalikkan badannya kembali sampai jumpa pers rampung.

Selain Itong, dalam kasus ini KPK juga menetapkan Panitera Pengganti pada PN Surabaya, Hamdan dan Pengacara PT Soyu Giri Primedika (SGP), Hendro Kasiono, sebagai tersangka.

Nawawi menjelaskan, Itong selaku hakim tunggal yang menyidangkan perkara terkait permohonan pembubaran PT Soyu Giri Primedika diduga menerima suap dari Hendro Kasino.

"Diduga uang yang disiapkan untuk mengurus perkara ini sejumlah sekitar Rp 1,3 miliar dimulai dari tingkat putusan Pengadilan Negeri sampai tingkat putusan Mahkamah Agung," ujarnya.

Putusan yang diinginkan oleh Hendro Kasiono, lanjut Nawawi, di antaranya agar PT Soyu Giri Primedika dinyatakan dibubarkan dengan nilai aset yang bisa dibagi sejumlah Rp 50 miliar.

"KPK menduga Tsk IIH (Itong) juga menerima pemberian lain dari pihak-pihak yang berperkara di Pengadilan Negeri Surabaya dan hal ini akan didalami lebih lanjut oleh tim penyidik," ujar Nawawi.

Baca Juga:

Itong Isnaeni Hidayat Hakim yang Terjaring OTT KPK

Nawawi Pomolango menyebut parkiran PN Surabaya menjadi lokasi transaksi suap yang diberikan Pengacara PT Soyu Giri Primedika, Hendro Kasiono kepada Panitera Pengganti PN Surabaya, Hamdan.

"KPK mendapatkan informasi ada penyerahan sejumlah uang dalam bentuk tunai dari HK (Hendro Kasiono) kepada HD (Hamdan) sebagai representasi IIH (Itong Isnaeni Hidayat) di salah satu area parkir di Kantor Pengadilan Negeri Surabaya," kata Nawawi.

Nawawi menjelaskan penyerahan uang dari Hendro kepada Hamdan selaku perwakilan Itong terjadi sekitar pukul 13.30 WIB pada Rabu (19/1). Keduanya langsung ditangkap usai uang berpindah tangan. "Dan kemudian dibawa ke Polsek Genteng untuk dilakukan pemeriksaan," kata Nawawi. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPRD Tak Punya Target Revisi Usulan Anies Soal Perda COVID-19
Indonesia
DPRD Tak Punya Target Revisi Usulan Anies Soal Perda COVID-19

Bapemperda DPRD DKI Jakarta belum merombak Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanganan COVID-19 yang diusulkan Gubernur Anies Baswedan.

PDIP DKI Semprot Anies Soal Bicara Pilpres 2024
Indonesia
PDIP DKI Semprot Anies Soal Bicara Pilpres 2024

Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mengomentari pernyataan Gubernur Anies Baswedan mengenai kontestasi Pemilu 2024 saat menghadiri forum workshop nasional PAN 2021.

Sultan HB X Berencana Terapkan Penyekatan Kendaraan di Perbatasan
Indonesia
Sultan HB X Berencana Terapkan Penyekatan Kendaraan di Perbatasan

Kasus COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.

Urai Kelangkaan Minyak Goreng, Menteri Lutfi Gandeng Aparat Buru Penimbun
Indonesia
Urai Kelangkaan Minyak Goreng, Menteri Lutfi Gandeng Aparat Buru Penimbun

Pasokan migor di Sumut jumlahnya melimpah sekitar 33 juta liter dalam sepuluh hari terakhir

Soal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, PKS Sebut Pemerintah Inkonsisten
Indonesia
Soal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, PKS Sebut Pemerintah Inkonsisten

Patut diduga menjadi penyebab pembengkakan biaya

IDAI Minta Orang Tua Waspadai Penyakit Musim Hujan pada Anak
Indonesia
IDAI Minta Orang Tua Waspadai Penyakit Musim Hujan pada Anak

Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Nina Dwi Putri meminta orang tua untuk mewaspadai penyakit anak di musim hujan.

Kisah Pilu Guru Honorer Lansia Ikuti Tes PPPK
Indonesia
Kisah Pilu Guru Honorer Lansia Ikuti Tes PPPK

Salah satu peserta seleksi PPPK @inessuchiha mengaku, teriris hatinya melihat sejumlah orang yang sudah rentan harus mengikuti tes PPPK.

Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Anak-anak yang Jadi Yatim Piatu Akibat COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Anak-anak yang Jadi Yatim Piatu Akibat COVID-19

Wajar bila Mensos diperbolehkan untuk menggunakan dua skema

Agenda Kerja Presiden Jokowi di Yogyakarta
Indonesia
Agenda Kerja Presiden Jokowi di Yogyakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta pada Rabu (30/3).

Tiket Kereta Api untuk Mudik Tanggal 27 April-1 Mei Sudah 97 Persen Terjual
Indonesia
Tiket Kereta Api untuk Mudik Tanggal 27 April-1 Mei Sudah 97 Persen Terjual

“Pada kurun waktu tersebut keterisian tempat duduk sudah mencapai sekitar 90 sampai dengan 97 persen,” tuturnya.