Ditutup Paksa, Perusahaan Nakal Pelanggar PSBB Jakarta Tambah Jadi 23 Sejumlah warga melintas di kawasan Pasar Baru Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2020). (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

MerahPutih.com - Sebanyak 23 perusahaan ditutup sementara oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta karena tidak mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menanggulangi pandemi COVID-19.

Berdasarkan data yang diterima di Jakarta, Jumat (17/4), penutupan dilakukan setelah inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan PSBB di tempat kerja hingga Kamis 16 April 2020 kemarin. Sehari sebelumnya sudah ada 5 perusahaan pelanggar PSBB yang dipaksa tutup.

Baca Juga:

Anies Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Nekat Beroperasi Saat PSBB

Hasil sidak, 23 perusahaan atau tempat kerja dilakukan penutupan sementara. Perusahaan itu tersebar di empat wilayah, yakni Jakarta Pusat (7), Jakarta Barat (11), Jakarta Utara (4) dan Jakarta Selatan (1).

Perusahaan yang ditutup itu di luar sektor yang dikecualikan selama PSBB sehingga dinilai melanggar aturan. Sebanyak 23 perusahaan atau tempat kerja itu tidak termasuk di dalamnya.

Baca Juga:

Warga tak Disiplin PSBB, Anies: Makin Lama Ini Selesai

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah mengatakan penutupan sementara itu dilakukan karena berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 Pasal 10, hanya ada 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB.

"23 perusahaan itu ditutup hingga PSBB selesai," kata Andri, dikutip dari Antara, Jumat (17/4).

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahjono memimpin patroli pencegahan penyebaran COVID-19 di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahjono memimpin patroli pencegahan penyebaran COVID-19 di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

Pemprov DKI juga memberikan peringatan kepada 126 perusahaan. Namun demikian, dia menyebut belum bisa menjabarkan pada publik jenis perusahaan yang diberi peringatan hingga ditutup tersebut. "Untuk jenis usahanya belum bisa diumumkan," ungkap Andri.

Baca Juga:

Pengendara Bandel Langgar PSBB Jakarta Nyaris Tembus 7 Ribu

Andri mengimbau kepada seluruh perusahaan yang tidak diizinkan buka saat masa PSBB untuk mematuhi aturan dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020, sebab kini tingkat penyebaran virus corona (COVID-19) sudah amat mengkhawatirkan. "Lebih baik di rumah saja. Posisinya sudah gawat," kata dia.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta mencatat masih ada 200 perusahaan yang tetap beroperasi. Perusahaan-perusahaan itu tetap beroperasi setelah memperoleh izin dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Yang jelas, perusahaan yang termasuk tidak dikecualikan. Tapi (200 perusahaan) mendapat izin dari Kemenperin ya," tutup pejabat tinggi Pemprov DKI itu. (ASP/*)

Baca Juga:

Anies Beberkan Sederet Sanksi Bagi Pelanggar PSBB, Apa Saja?

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Ini Alasan Sjafrie Sjamsoeddin dan JS Prabowo Ditunjuk Jadi Penasihat Prabowo
Indonesia
Ini Alasan Sjafrie Sjamsoeddin dan JS Prabowo Ditunjuk Jadi Penasihat Prabowo

"Kapasitas beliau sangat dibutuhkan oleh Pak Menhan memberikan berbagai masukan dan asistensi kerja-kerja Pak Prabowo sebagai Menhan," kata Dahnil

Pemprov DKI Beli Robot Pemadam Kebakaran Rp37,4 M, Ini Manfaatnya
Indonesia
Pemprov DKI Beli Robot Pemadam Kebakaran Rp37,4 M, Ini Manfaatnya

"Iya, satu unit. Itu kan antisipasi untuk LRT, MRT. Kalau itu (robot) bisa masuk terowongan, bisa dioperasikan dari jarak jauh untuk keamanam anggota," kata Satriadi

  Dibongkar Polisi, Klinik Sel Punca Ilegal Raup Keuntungan Miliaran Rupiah
Indonesia
Dibongkar Polisi, Klinik Sel Punca Ilegal Raup Keuntungan Miliaran Rupiah

Selama praktek 1 tahun dari Januari 2019 sampai Januari 2020, mereka telah meraup keuntungan sekitar Rp10 miliar.

Tiba di Bandara Hang Nadim, Ratusan WNI dari Wuhan Disemprot Petugas
Indonesia
Tiba di Bandara Hang Nadim, Ratusan WNI dari Wuhan Disemprot Petugas

Seluruh WNI juga terlihat mengenakan masker saat turun dari pesawat

Polisi Tembak Mati Terduga Teroris di Tengah Ancaman Corona
Indonesia
Polisi Tembak Mati Terduga Teroris di Tengah Ancaman Corona

Densus 88 juga menangkap dua orang yang diduga masih ada hubungan kekerabatan dengan Mt

Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Muhadjir: Tak Puas Silahkan Ajukan Judicial Review
Indonesia
Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Muhadjir: Tak Puas Silahkan Ajukan Judicial Review

"Kalau duduk bersama tidak ada titik temu, bisa mengajukan gugatan atau Judicial Review ke MK (Mahkamah Konstitusi)," kata dia.

 Wali Kota Solo Minta Kemendikbud Mulai Tahun Ajaran 2020/2021 Pada Januari
Indonesia
Wali Kota Solo Minta Kemendikbud Mulai Tahun Ajaran 2020/2021 Pada Januari

"Sekolah saya usulkan (Kemendikbud) agar dibuka pada Januari 2021. Kembalikan konsep tahun sebelumnya," ujar Rudy

KPK Garap Direktur Operasional PT Jakarta Propertindo
Indonesia
KPK Garap Direktur Operasional PT Jakarta Propertindo

Gusmin telah menerima gratifikasi sekitar Rp 22,23 miliar

Jokowi Minta Pengusaha Prioritaskan Pasar Domestik
Indonesia
Jokowi Minta Pengusaha Prioritaskan Pasar Domestik

Presiden Joko Widodo mengakui bahwa potensi pasar domestik termasuk besar.

Harapan Tokoh Muda NU untuk Sultan Sepuh Ke-XV Keraton Kasepuhan Cirebon
Indonesia
Harapan Tokoh Muda NU untuk Sultan Sepuh Ke-XV Keraton Kasepuhan Cirebon

Maman berharap membawa Keraton Kasepuhan lebih proaktif menanamkan spirit Sunan Gunung Jati.