Dituduh Debt Collector, Seorang Pria Diserang Warga hingga Lompat ke Kali Ciliwung Ilustrasi. (Antara/Ist/foto google.com/)

MerahPutih.com - Seorang pria nekat menceburkan dirinya ke Kali Ciliwung, Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Pria berinisial AK diduga panik dikejar-kejar warga karena dituduh sebagai debt collector.

Peristiwa ini terjadi Senin (19/4) malam. Identitasnya pun belum diketahui.

Baca Juga:

KKB Berulah, Keamanan PON Papua Terancam?

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom menjelaskan, pria tersebut diduga panik sehingga menceburkan diri.

"Penyebabnya adalah yang bersangkutan sedang berdiri di sekitaran lokasi tersebut tersebut, terus tiba-tiba ada yang datang mendekati dengan jumlah yang cukup banyak," kata Alan kepada Merahputih.com di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (20/4).

Alan menjelaskan, pelaku merasa tersudut karena massa yang mengejarnya banyak.

"Karena dilihat jumlah cukup banyak, jadi yang bersangkutan panik terus menceburkan diri," ungkap Alan.

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom. (Foto: MP/Kanugrahan)
Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom. (Foto: MP/Kanugrahan)

Polisi yang mendapatkan informasi bahwa ada kejadian tersebut langsung bergerak cepat ke TKP.

"Kami langsung mengamankan orang tersebut dan sekarang orang tersebut berada di komando Polsek Sawah Besar," terang Alan.

Alan menyebut, pria itu hanya berdiri saja sehingga memicu respons warga sekitar.

"Keterangan bersangkutan, dia hanya berdiri di sepanjang kali tersebut," kata Alan.

Alan menambahkan, pria tersebut juga tak sedang melakukan penarikan.

"Dia gak lakukan penarikan atau apa. Tiba-tiba didatengin sekelompok orang, panik dan melompat," jelas Alan.

Baca Juga:

Perkelahian di Pasar Remu Sorong Tewaskan Seorang Warga, Satu Mobil Dibakar

Statusnya pun kini sebagai korban.

"Dia juga dilempari batu oleh sekelompok orang itu. Sehingga lemparan itu kena kepalanya," ujar Alan.

Pria tersebut kini sudah dipulangkan. Polisi pun tengah menyelidiki insiden penyerangan itu.

"Perkembangan yang bersangkutan siap hadir. Karena ada luka di kepala dia ingin istirahat," tutur Alan. (Knu)

Baca Juga:

Kominfo Minta YouTube Blokir Akun Jozeph Paul Zhang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sekjen KY Tubagus Rismunandar Meninggal akibat COVID-19
Indonesia
Sekjen KY Tubagus Rismunandar Meninggal akibat COVID-19

Direncanakan almarhum dimakamkan di Sukawana, Curug, Serang, Banten.

Djoko Tjandra Berikan 20 Ribu Dollar AS Demi Muluskan Surat Jalan dan Hapus Red Notice
Indonesia
Djoko Tjandra Berikan 20 Ribu Dollar AS Demi Muluskan Surat Jalan dan Hapus Red Notice

Uang itu diduga berhubungan dengan mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte yang kini jadi tersangka. Hal itu diketahui dari gelar perkara hari ini.

Pemerintah Bisa Gunakan Peta Mobilitas Warga dan Persebaran COVID-19 Bikinan Akademisi UI
Indonesia
Server Bermasalah, Disdik DKI Hentikan Sementara Pendaftaran PPDB 2021
Indonesia
Server Bermasalah, Disdik DKI Hentikan Sementara Pendaftaran PPDB 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menghentikan sementara proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI tahun pengajaran 2021/2022.

Kata Ketua Komisi III soal Peluang Calon Kapolri
Indonesia
Kata Ketua Komisi III soal Peluang Calon Kapolri

Politikus PDI Perjuangan ini mempersilakan jika ada pihak-pihak yang mengusulkan nama calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sikapi SK Penonaktifan, 75 Pegawai KPK Konsolidasi
Indonesia
Sikapi SK Penonaktifan, 75 Pegawai KPK Konsolidasi

"Pegawai KPK tentu akan melakukan konsolidasi untuk langkah yang akan kami ambil berikutnya," kata Yudi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/5).

Ada Dua Jenis Vaksin COVID-19 yang Digunakan di Indonesia
Indonesia
Ada Dua Jenis Vaksin COVID-19 yang Digunakan di Indonesia

Keputusannya pada Desember mendatang, berhasil atau tidak

Pemerintah Sepakat Tarik RUU Pemilu dari Prolegnas
Indonesia
Pemerintah Sepakat Tarik RUU Pemilu dari Prolegnas

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly menyatakan pemerintah sepakat Revisi Undang-Undang Pemilu (RUU Pemilu) ditarik dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2021.

Pasien COVID-19 yang Diisolasi Mandiri di RS Wisma Atlet Terus Bertambah
Indonesia
Pasien COVID-19 yang Diisolasi Mandiri di RS Wisma Atlet Terus Bertambah

Jumlah pasien COVID-19 yang menjalani perawatan dan karantina di Rumah Sakit Darurat (RSD) Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, bertambah 81 orang pada Jumat (16/10).

Kejagung Periksa Taipan Properti Tan Kian Terkait Kasus Korupsi Asabri
Indonesia
Kejagung Periksa Taipan Properti Tan Kian Terkait Kasus Korupsi Asabri

Kejagung pernah menetapkan Tan Kian sebagai tersangka