Dituding Tak Proses Pelanggaran Prokes Kerumunan Pilkada, Begini Jawaban Polri Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Awi Setiyono - Antara/Reno Esnir

MerahPutih.com - Karopenmas Polri, Brigjen Awi Setiyono menanggapi ancaman Front Pembela Islam ( FPI), Gerakan Nasional Pembela Fatwa Ulama (GNPFU), dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang bakal tetap menggelar Reuni 212 apabila pemerintah membiarkan kerumunan pilkada.

"Kami sudah pakai aturan tadi, peraturan perundang-undangan sudah mengatur semua (tentang pilkada)," ucap Awi kepada di Jakarta, Kamis (19/11).

Menurut Awi, Polri tidak mengeluarkan izin keramaian untuk kegiatan Reuni 212 pada Desember 2020. Sebab, situasinya masih dalam pandemi COVID-19. Namun, banyak yang membandingkannya dengan kegiatan tahapan pelaksanaan pilkada serentak 2020.

Baca Juga

Kalau Butuh Ini, Polisi Bakal Periksa Ulang Anies

Ia mengatakan masyarakat harus bisa membedakan bahwa pelaksanaan pilkada itu merupakan kegiatan yang diatur oleh undang-undang atau konstitusional. Bahkan, turunan undang-undang sampai Peraturan KPU.

Di sana sudah jelas aturan protokol kesehatan dan tata cara kampanye. Bahkan, ada sanksi terhadap calon kepala daerah yang tak melaksanakan aturan tersebut.

“Bapak Kapolri, terakhir, maklumatnya tentang itu (kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020),” kata Awi.

"Penyelenggara (pilkada) pun sudah diatur sedemikian rupa. Ini amanat UU. Jangan disamakan dengan tadi, alasan-alasan yang enggak jelas," sambungnya.

Awi menuturkan, pelaksanaan protokol kesehatan selama pilkada telah diatur dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Kerumunan massa saat pendaftaran Paslon Gibran-Teguh di KPU Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/9). (MP/Ismail)

Selain itu, Kapolri Jenderal Idham Azis telah mengeluarkan maklumat nomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 tertanggal 21 September 2020.Polri pun berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada 2020.

"Kita berharap pilkada bisa berjalan sesuai dengan konstitusi yang ada, kemudian masyarakat berperan dengan catatan mentaati semua protokol kesehatan," tutur Awi.

Untuk itu, Awi mengatakan Polri berharap pilkada bisa berjalan sesuai dengan konstitusi, dan peran masyarakat diperlukan juga untuk menaati semua protokol kesehatan. Karena pilkada adalah amanat undang-undang, sehingga jangan disamakan dengan alasan-alasan yang tidak jelas.

“Tentunya, kita akan sesuai dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 bahwa Polri-TNI bersama stakeholders lain untuk melalukan patroli bersama pengawasan menertibkan dan dibubarkan,” ujarnya.

Baca Juga

Polisi Periksa Saksi Ahli Cari Tersangka Dugaan Pelanggaran Prokes Hajatan Rizieq Shihab

Sehingga, polisi juga ikut melakukan operasi yustisi dengan mengingatkan para Kasatwil, para Kapolda jajaran untuk menindak tegas pelanggar protokol kesehatan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selama PPKM Lion Air Larang Penumpang di Bawah 18 Tahun
Indonesia
Selama PPKM Lion Air Larang Penumpang di Bawah 18 Tahun

Maskapai Lion Air Group memperbarui kebijakannya terkait adanya pemberlakuan PPKM.

 Penegak Hukum Diminta Segera Tahan Dirut PT JKM
Indonesia
Penegak Hukum Diminta Segera Tahan Dirut PT JKM

Kenny Kusuma yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dinilai kurang kooperatif terhadap penyidikan, dan dikhawatirkan menghilangkan barang bukti.

Datangi Pasukan Khusus, Panglima TNI Pastikan Kesiapan Jika Berperang
Indonesia
Datangi Pasukan Khusus, Panglima TNI Pastikan Kesiapan Jika Berperang

Di hadapan prajurit Marinir, Panglima TNI mengatakan bahwa kesiapsiagaan adalah hal yang utama

Novel Baswedan Beri Sinyal Ngikut Febri Mundur Dari KPK
Indonesia
Novel Baswedan Beri Sinyal Ngikut Febri Mundur Dari KPK

Novel masih menunggu putusan judicial review UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK yang saat ini belum juga diputus oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

PPDB 2021, Pemprov DKI Diminta Fokus Sosialisasikan Empat Poin Ini
Indonesia
PPDB 2021, Pemprov DKI Diminta Fokus Sosialisasikan Empat Poin Ini

Tidak ada sosialisasi langsung ke orang tua murid

[Hoaks atau Fakta]: Anggota Brimob Jadi Korban Vaksin AstraZeneca
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Anggota Brimob Jadi Korban Vaksin AstraZeneca

Banyaknya anggota brimob yang hilang kesadaran dan histeris di UGD tidak benar, faktanya puluhan anggota brimob hanya mengalami meriang setelah penyuntikan vaksinasi

Pendeteksi COVID-19 GeNose C19 Diberlakukan di Stasiun Gambir
Indonesia
Pendeteksi COVID-19 GeNose C19 Diberlakukan di Stasiun Gambir

Penambahan lokasi layanan GeNose di Stasiun Gambir merupakan bentuk dukungan KAI

Alex Noerdin Batal Ditahan di Rutan KPK, Ada Apa?
Indonesia
Alex Noerdin Batal Ditahan di Rutan KPK, Ada Apa?

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel periode 2010-2019, Alex Nurdin batal ditahan di Rutan Kelas I Cipinang Cabang Rutan KPK.

Penanaman 5.000 Bibit Mangrove di PIK Tingkatkan Kualitas Lingkungan Hidup
Indonesia
Penanaman 5.000 Bibit Mangrove di PIK Tingkatkan Kualitas Lingkungan Hidup

"Program ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas lingkungan hidup di DKI Jakarta," ujarnya.

Jika DKI Terapkan Lockdown Akhir Pekan, TMII Kehilangan 15 Ribu Pengunjung
Indonesia
Jika DKI Terapkan Lockdown Akhir Pekan, TMII Kehilangan 15 Ribu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di TMII juga dipengaruhi oleh faktor cuaca