Dituding Politik Uang dan Anak PKI, Gibran: Saya Fokus Blusukan Cawali Gibran Rakabuming Raka bagikan masker pada warga saat kampanye Pilwakot Solo, Selasa (17/11). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pilwakot Solo, Jawa Tengah tinggal beberapa hari ke depan. Dukungan dan penolakan kedua calon terlihat ramai terutama di media sosial.

Paslon nomor urut 01 Gibran Rakabuming dan Teguh Prakoso mendapatkan hujatan dari netizen yang menuding putra sulung Presiden Jokowi telah melakukan politik uang (money politics) saat kampanye di Solo.

Tudingan tersebut dilontarkan salah satu netizen pada akun instagram @gibran_rakabuming pada Sabtu (14/11).

Baca Juga:

Dinilai Emosional saat Debat, Begini Reaksi Gibran Rakabuming

Tidak hanya dituding melakukan money politic, Gibran juga mendapatkan perkataan kasar dari netizen. Bahkan dituding sebagai anak PKI.

"Wah money politik nih tlng tindak pak @bawaslusolo berani gak?," tulis akun @preman.taubat555

"Nyemprot tapi bagi amplop juga ya mas.. Baik sekali mas gibran," kata akun @irma_1185.

"Woy anji** berhenti dulu Pilkada," tulis akun @jacksmegh.

Tangkapan layar akun instagram @gibran_rakabuming, Selasa (17/11). (MP/Ismail)
Tangkapan layar akun instagram @gibran_rakabuming, Selasa (17/11). (MP/Ismail)

"Ja**ok kau gibran," kata akun @vivimelinda97.

"Dasar anak PKI," tulis akun @lettudoelarif.

Mendapatkan hujatan dari netizen, Gibran menegaskan pihaknya tidak akan melaporkan sejumlah netizen yang telah menudingnya melakukan money politic dan berkata kotor di akun Instagram pribadinya itu.

"Saya tidak akan laporkan ke polisi. Itu kemarin mereka posting apa, saya jelaskan, masalah amplop, kok bagi masker tidak beras. Saya jelaskan semua," kata Gibran, Selasa (17/11).

Baca Juga:

Bajo Dapat Dukungan dari Ormas Solo Madani, Gibran Janjikan Kebijakan Berpihak pada Buruh

Ayah Jan Ethes menjelaskan, komentar tidak senonoh dan tudingan melakukan pelanggaran Pilwakot Solo itu ditemukan tim medsos yang dikelolanya.

Ia pun telah mengucapkan terima kasih, bahkan dirinya me-mention akun yang berkomentar pedas tersebut.

"Jika ada temuan kata-kata kasar di medsos biarin saja, saya fokus blusukan," pungkas Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Mendekati Pencoblosan, Gibran Jalani Prosesi Ruwatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Saksi Sebut Menantu Nurhadi Minta Duit Rp500 Juta untuk Urus Perkara
Indonesia
Saksi Sebut Menantu Nurhadi Minta Duit Rp500 Juta untuk Urus Perkara

Menurut Agung, pertemuan di Hotel Shangri-La Surabaya itu, hanya berlangsung sekitar 15 menit

 Ahli Epidemiologi: Rapid Test Menunjukkan Positif Belum Tentu Positif COVID-19
Indonesia
Ahli Epidemiologi: Rapid Test Menunjukkan Positif Belum Tentu Positif COVID-19

Djafri menjelaskan yang bisa menentukan seseorang positif atau tidak terjangkit COVID-19 harus melalui uji Polymerase Chain Reaction atau PCR.

Anies Diminta Buka Tempat Panti Pijat Paling Terakhir, Ini Alasannya
Indonesia
Anies Diminta Buka Tempat Panti Pijat Paling Terakhir, Ini Alasannya

Panti pijat merupakan usaha yang bersentuhan langsung antara pekerja dengan pelanggan.

BLK Targetkan Pembuatan 5000 Masker Untuk Pencegahan COVID-19
Foto
BLK Targetkan Pembuatan 5000 Masker Untuk Pencegahan COVID-19

Siswa pelatihan menyelesaikan pembuatan masker di Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten

Skema Pemberian Bansos Diubah untuk Cegah Penyelewengan
Indonesia
Skema Pemberian Bansos Diubah untuk Cegah Penyelewengan

Pemerintah mengubah bantuan sosial untuk warga Jabodetabek dari sembako menjadi uang tunai sebesar Rp300 ribu per bulan.

Kemarin Teridentifikasi, Akta Kematian Okky Pramugara Sriwijaya Air Jadi Hari Ini
Indonesia
Kemarin Teridentifikasi, Akta Kematian Okky Pramugara Sriwijaya Air Jadi Hari Ini

Akta kematian dan dana santunan siap diserahkan ke ahli waris Selasa (12/1)

Ketua DPD: Pelaksanaan Pilkada 2020 Berjalan Lancar
Indonesia
Ketua DPD: Pelaksanaan Pilkada 2020 Berjalan Lancar

DPD mengapresiasi pelaksanaan Pilkada serentak 2020 pada 9 Desember lalu. Pelaksanaan Pilkada berjalan dengan lancar.

 Aktivis: Rapid Test COVID-19 Anggota DPR Lukai Hati Rakyat
Indonesia
Aktivis: Rapid Test COVID-19 Anggota DPR Lukai Hati Rakyat

Di tengah situasi serba minim yang kita hadapi, termasuk kelangkaan alat medis bahkan untuk petugas medis sendiri, Anggota DPR beserta keluarga justru ingin diistimewakan. Pengistimewaan ini bisa melukai hati rakyat

Harun Masiku Diduga Dibekingi Sosok 'Mastermind' Agar Tak Ditangkap
Indonesia
Harun Masiku Diduga Dibekingi Sosok 'Mastermind' Agar Tak Ditangkap

Petrus menyebut, mastermind itu ikut skenario menggagalkan OTT KPK terhadap Hasto dan Harun Masiku.

Sekolah Dimulai, KPAI Minta Gugus Tugas COVID-19 Pantau Ketat Sekolah
Indonesia
Sekolah Dimulai, KPAI Minta Gugus Tugas COVID-19 Pantau Ketat Sekolah

KPAI telah menerima laporan adanya rencana pembukaan sekolah dengan pembelajaran tatap muka di 3 daerah yang masih memiliki kasus positif COVID-19.