Ditolak Pemprov Riau, Puluhan Anak Buah Anies 'Dilempar' ke Kalimantan Tengah Sekda Kalteng (kanan) usai mengikuti shalat istisqa di Masjid Darussalam, Palangka Raya, Kamis, (19/9) (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sudah mendapat informasi bahwa bakal mendapat bantuan satuan petugas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berasal dari Jakarta yang dialihkan dari Riau.

"Memang kami ada menerima informasi itu, namun hingga saat ini belum ada komunikasi yang dilakukan. Semuanya akan kami sampaikan kepada pimpinan," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri di Masjid Darussalam Palangka Raya, Kamis (19/9).

Baca Juga:

Bantuan Ditolak, Anies: Kami Ngirim ke Pemerintah Pusat Bukan Provinsi Riau

Selain informasi tersebut, pemprov Kalteng juga sudah mendapatkan informasi bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga akan mengirimkan petugas untuk melakukan survei ke lapangan terkait pelaksanaan bantuan sekolah sehat.

Bantuan sekolah sehat itu, dialokasikan untuk 10 ruangan, berupa bantuan kipas angin, penutup kaca maupun ventilasi dan peralatan yang diperlukan lainnya. Namun terkait rencana dan kedatangan tersebut, pemprov juga masih belum ada melakukan komunikasi secara langsung.

Anies Baswedan saat melepas 65 anggotanya ke Riau di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (17/9)

Lebih lanjut Fahrizal mengungkapkan, saat ini pemprov telah menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat, untuk dilakukannya penambahan bantuan peralatan pemadam kebakaran.

"Bantuan peralatan yang kami usulkan seperti tangki dengan kapasitas 16 ton, 10 ton hingga 5 ton, termasuk berbagai perlengkapan pendukung lainnya untuk pemadaman," ungkap dia.

Dia mengatakan apabila telah dipenuhi dan sudah diterima, maka akan didistribusikan kepada seluruh wilayah di Kalteng, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah. Selain itu, pihaknya juga telah meminta bantuan personel tambahan kepada pemerintah pusat.

Baca Juga:

Fahira Idris Pertanyakan Anak Buah Anies yang Ditolak Bantu Padamkan Karhutla

Sementara itu terkait kebijakan libur sekolah, sebagaimana dikutip Antara, pemprov masih akan melihat dan mengevaluasi kondisi kabut asap dalam satu hingga dua hari kedepan. Apakah nantinya masa libur sekolah kembali diperpanjang ataukah tidak.

"Kami akan sesuaikan kondisi nantinya, apakah kabut asap masih tebal maupun pekat ataukah sudah berkurang. Yang jelas, dalam hal itu kami tentu mengutamakan kesehatan para peserta didik," tuturnya. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH