Ditilang karena Knalpot Bising, Pengendara Motor Sport Datangi Kantor Polisi Penilangan terhadap pengendara motor sport di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat. (Foto: MP/Twitter/tmcpoldametro)

MerahPutih.com - Video viral di media sosial yang memperlihatkan rombongan sepeda motor sport yang ditilang pihak kepolisian karena menggunakan knalpot bising.

Dalam video yang beredar, diketahui ada 14 sepeda motor yang ditilang di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat.

Namun, penilangan itu menuai protes. Sebab, ada beberapa pemilik kendaraan yang mengaku bahwa knalpotnya sesuai dengan spesifikasi kendaraannya dan tidak melanggar aturan.

Baca Juga:

13 Polda Akan Terapkan Tilang Elektronik Tahap Dua

"Dari 14 itu ada dua yang mereka protes karena merasa knalpotnya standar, sedangkan yang lainnya tidak ada yang protes, hanya dua saja,” kata Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono kepada wartawan, Selasa (8/6).

Dia menyebut, ada ketidaktahuan dari anggota yang berada di lapangan soal spesifikasi pabrikan sepeda motor sport.

Maka dari itu, anggotanya hanya menjalankan peraturan soal knalpot bising.

Satu dari dua pengendara yang protes itu kemudian datang ke Polda Metro Jaya.

Setelahnya dilakukan pengecekan untuk memastikan apakah benar knalpot yang digunakan tersebut sesuai dengan spesifikasi atau tidak.

“Memang beberapa yang missed dengan anggota, jadi kami kembalikan lagi surat-surat yang bersangkutan setelah pengecekan fisik di kantor,” imbuh Argo.

Sedangkan untuk 12 motor lainnya tetap dilakukan penilangan karena dipastikan menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar.

Penilangan ini merujuk pada pasal 285 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Mereka dikenakan sanksi berupa denda Rp 250 ribu atau kurungan satu bulan penjara.

Argo menyampaikan bahwa penilangan ini menunjukan bahwa pihaknya bersikap adil kepada para pengguna jalan.

Artinya, tidak hanya motor-motor kecil saja yang ditilang, tapi juga motor dengan kapasitas mesin besar.

“Jangan sampai nanti ada yang merasa mentang-mentang motor kalangan menengah ke bawah bisa ditilang, tapi yang motor kalangan atas kok enggak pernah dilakukan penindakan,” kata Argo.

Baca Juga:

Polisi Segera Rampungkan Prosedur Tilang Pesepeda

Argo meminta kepada seluruh masyarakat tidak langsung membuat persepsi negatif. Terutama ketika menemukan kesalahan dari anggota kepolisian di lapangan.

Argo menyarankan, pengendara bisa langsung memberikan klarifikasi dan mediasi atas insiden yang ia terima.

“Kalaupun ada missed dengan anggota di lapangan kami harap masyarakat dapat menyelesaikan dengan baik dan tidak membuat pernyataan yang berpersepsi negatif,” tutupnya. (Knu)

Baca Juga:

Tilang terhadap Bikers Bandel, Polisi Bakal Sita KTP hingga Sepeda

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Indeks Demokrtasi Turun, Mahfud Bantah Pemerintah Represif
Indonesia
Indeks Demokrtasi Turun, Mahfud Bantah Pemerintah Represif

The Economist Intelligence Unit pada tahun ini menerbitkan laporan indeks demokrasi Indonesia pada tahun 2020 berada pada peringkat 64. Indonesia, menurut laporan itu, masuk kategori demokrasi belum sempurna (flawed democracy).

Pimpinan DPR Setujui Penundaan DOB Sampai Ada Putusan MK
Indonesia
Pimpinan DPR Setujui Penundaan DOB Sampai Ada Putusan MK

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima delegasi pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, Timotius Murib di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (26/4). Hadir pada pertemuan tersebut Ketua MRP Timotius Murib, Wakil Ketua MRP Yoel Luiz Mulait dan jajaran lainnya.

APBD DKI 2020 Alami Defisit, DPRD: Wajar Kondisi COVID-19
Indonesia
APBD DKI 2020 Alami Defisit, DPRD: Wajar Kondisi COVID-19

Pemprov DKI Jakarta mengalami defisit anggaran APBD 2020 akibat COVID-19.

Penyidik Cecar Puluhan Pertanyaan ke Menantu Nia Daniaty
Indonesia
Penyidik Cecar Puluhan Pertanyaan ke Menantu Nia Daniaty

Rafly N Tilaar telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor atas kasus dugaan penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Papua Barat Laporkan Tambahan Kasus COVID-19 Terbanyak Sepanjang Pandemi
Indonesia
Papua Barat Laporkan Tambahan Kasus COVID-19 Terbanyak Sepanjang Pandemi

Satgas COVID-19 Papua Barat melaporkan terdapat penambahan 602 kasus positif pada Rabu (14/7).

Heru Budi Hartono Disebut Jadi Pj Gubernur DKI, Djarot: Cocok Lah!
Indonesia
Heru Budi Hartono Disebut Jadi Pj Gubernur DKI, Djarot: Cocok Lah!

"Saya pikir kalau Pak Heru, cocok lah. Dia orangnya pekerja keras, tidak kenal lelah," kata Djarot di Gedung KPK, Jakarta, Rabu(18/5).

Kasus Intoleran Perusakan Makam, Kapolresta Surakarta: Jangan Sampai Terprovokasi
Indonesia
Kasus Intoleran Perusakan Makam, Kapolresta Surakarta: Jangan Sampai Terprovokasi

Sebanyak 12 nisan makam di TPU Cemoro Kembar dirusak oleh 10 anak di bawah umur.

APDESI Dukung Jokowi Tiga Periode, Komisi II Tegaskan Kades Dilarang Berpolitik
Indonesia
APDESI Dukung Jokowi Tiga Periode, Komisi II Tegaskan Kades Dilarang Berpolitik

Publik tengah menyoroti deklarasi dukungan DPP Asosiasi Pengurus Desa Seluruh Indonesia (APDESI) terhadap usulan masa jabatan Presiden Jokowi tiga periode.

Reaksi Santai Munarman eks FPI Dituntut 8 Tahun Bui
Indonesia
Reaksi Santai Munarman eks FPI Dituntut 8 Tahun Bui

Munarwan awalnya berpikir jaksa akan mengajukan tuntutan hukuman mati.

Polda Metro Beberkan Alasan Tersangka Pelanggaran Prokes Holywings Tak Ditahan
Indonesia
Polda Metro Beberkan Alasan Tersangka Pelanggaran Prokes Holywings Tak Ditahan

Polda Metro Jaya telah menetapkan Manajer Outlet Kafe dan Bar Holywings, Kemang, Jakarta Selatan berinisial JAS sebagai tersangka karena melanggar aturan PPKM Level 3.