Diterpa Sentimen Global, Rupiah Terkulai Rp15.726 per Dolar AS Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/am.

MerahPutih.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi terkulai diterpa sentimen negatif global.

Pada pukul 09.52 WIB rupiah melemah 151 poin atau 0,97 persen menjadi Rp15.726 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.575 per dolar AS.

"Sentimen negatif kembali menghampiri pasar keuangan pagi ini setelah pelaku pasar melihat data ekonomi AS yaitu data penjualan ritel bulan Maret turun dalam 8,7 persen, penurunan terdalam sejak 1992, dan indeks aktivitas manufaktur di wilayah New York juga terjun bebas 78,2," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (16/4).

Baca Juga:

Jika Dibiarkan, Ketua MPR Prediksi Rupiah Bakal Anjlok Hingga Rp20 Ribu

Laporan Bank Sentral AS The Federal Reserve (Fed) juga menunjukkan perekonomian terbesar dunia tersebut akan semakin memburuk kondisi ekonominya ke depan, termasuk tingkat pengangguran akan terus naik, akibat terhentinya aktivitas ekonomi karena wabah.

Kurs rupiah terhadap dolar AS
Kurs rupiah. Foto: Net

Sebelumnya Dana Moneter Internasional (IMF) sudah mengeluarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang negatif di 2020 karena wabah yang menghentikan atau menurunkan aktivitas perekonomian.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp15.550 per dolar AS hingga Rp15.750 per dolar AS. "Rupiah berpotensi berbalik melemah hari ini mengikuti sentimen negatif global," ujar dia, dikutip Antara.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp15.787 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp15.707 per dolar AS. (*)

Baca Juga:

LIPI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Turun 0,29 Persen Akibat Corona

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sejumlah WNA di Bali Disanksi karena Nekat Private Party saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Sejumlah WNA di Bali Disanksi karena Nekat Private Party saat Pandemi COVID-19

Mereka diminta membuat surat pernyataan tak akan mengulangi perbuatannya.

Polisi Berikan Bimbingan Psikologis untuk Keluarga Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Polisi Berikan Bimbingan Psikologis untuk Keluarga Korban Sriwijaya Air

Pemberian bimbingan psikologi ini dirasa perlu untuk membuat para keluarga yang kehilangan anggota keluarganya bisa tabah dan menerima musibah ini

Tim SAR Temukan Ban Pesawat Sriwijaya Air dan Pakaian Anak-anak di Laut
Indonesia
Tim SAR Temukan Ban Pesawat Sriwijaya Air dan Pakaian Anak-anak di Laut

Serpihan pesawat dan properti korban pesawat Sriwijaya SJ 182 rute Jakarta - Pontianak berhasil ditemukan.

Tangani COVID 19, Publik Puas Dengan Kinerja Pemda
Indonesia
Tangani COVID 19, Publik Puas Dengan Kinerja Pemda

Kepuasan terhadap pemerintah daerah mencapai 41,9 persen, sedangkan pemerintah pusat hanya 32,5 persen.

DPR Tetap Bahas RUU Cipta Kerja
Indonesia
DPR Tetap Bahas RUU Cipta Kerja

Dalam masa pandemi ini, DPR tetap menjalankan fungsi legislasi secara maksimal, dan telah mengesahkan metode rapat virtual.

Saat Reses, DPR Kebut Bahas RUU Ciptaker
Indonesia
Saat Reses, DPR Kebut Bahas RUU Ciptaker

RUU dan Naskah Akademik (NA) Cipta Kerja ini, dipaksakan untuk segera masuk dan dibahas.

Anies: 61 Tenaga Medis di Jakarta Terpapar COVID-19
Indonesia
Anies: 61 Tenaga Medis di Jakarta Terpapar COVID-19

Sementara itu, hingga Sabtu (28/3) pagi, jumlah positif corona di Jakarta kini mencapai 603 kasus

Inggris Nyatakan Enam Orang Meninggal akibat Virus Corona
Dunia
Inggris Nyatakan Enam Orang Meninggal akibat Virus Corona

Wabah virus corona (COVID-19) di Inggris sudah menewaskan enam orang.

Lawan Pandemi, PBB Tetapkan 27 Desember Jadi Hari Kesiapsiagaan Epidemi
Indonesia
Lawan Pandemi, PBB Tetapkan 27 Desember Jadi Hari Kesiapsiagaan Epidemi

Peringatan ini, sebagai upaya untuk memastikan pelajaran yang diambil untuk setiap krisis kesehatan di masa depan.

Satpol PP Lipat Kursi dan Meja Restoran yang Nekat Layani Makan di Tempat
Indonesia
Satpol PP Lipat Kursi dan Meja Restoran yang Nekat Layani Makan di Tempat

885 personel Satpol PP untuk memastikan tidak ada kerumunan di wilayah ibu kota dalam penerapan PSBB