Diterjang Hujan Deras, Depok Tambah Anggaran Bencana Rp 77 Miliar Kerusakan akibat cuaca buruk di Depok. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, menyiapkan anggaran tambahan untuk membantu warga yang terdampak bencana alam yang terjadi pada Selasa (21/06) dan mengakibatkan rumah-rumah dan fasilitas publik rusak.

"Rencananya ada penambahan anggaran biaya tambahan (ABT) Tahun 2021 sebesar Rp 77 miliar. Hal ini dilakukan karena sisa anggaran belanja tak terduga (BTT) Kota Depok tahun ini sekitar Rp 5 Miliar," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangannya, Jumat (24/9).

Baca Juga:

196 Keluarga Terdampak Angin Puting Beliung di Depok

Saat ini, kata Idris, masih melengkapi data-data rumah dan fasilitas publik yang rusak. Nantinya semua data tersebut akan dirapatkan, mudah-mudahan cepat selesai, sehingga segera ada realisasi bantuan untuk perbaikan.

Idris menyebut untuk perbaikan kerusakan akibat bencana alam tersebut, harus menunggu ABT 2021. Namun, pihaknya akan menginventarisasi fasilitas yang harus diperbaiki terlebih dahulu.

"Ada yang sifatnya ditunda dan darurat. Misalnya, fasilitas publik yang rusak, seperti pohon dan pagar, itu bisa ditunda. Tapi, kalau rumah warga harus cepat dibantu karena tempat berteduh mereka," katanya.

Kerusakan akibat cuaca buruk di Depok. (Foto: Antara)
Kerusakan akibat cuaca buruk di Depok. (Foto: Antara)

Mohammad Idris mengungkapkan, kondisi Kota Depok pasca diterjang hujan deras dan angin kencang masih terkendali. Ia mengimbau seluruh pihak yang terdampak agar tabah dan sabar dalam menghadapi musibah yang terjadi.

"Ini merupakan cobaan, di dalam kehidupan akan selalu ada. Apalagi, kita belum selesai menghadapi pandemi, namun sudah ada bencana. Maka dari itu, kita harus sabar dan bersiap," katanya.

Baca Juga:

Hujai Badai Porak Porandakan Toko Buku di Depok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Anies Juara Lomba Mewarnai
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Anies Juara Lomba Mewarnai

Dari penelusuran Mafindo diketahui foto tersebut merupakan hasil suntingan dari dua sumber foto yang berbeda.

Pandemi COVID-19, Jumlah Pengangguran Bertambah 2,67 Juta Orang
Indonesia
Pandemi COVID-19, Jumlah Pengangguran Bertambah 2,67 Juta Orang

Jumlah pengangguran di Indonesia bertambah dari 7,1 juta menjadi 9,77 juta orang atau dari 5,23 persen ke 7,07 persen.

Pimpinan DPR Sebut Vaksinasi Keputusan Logis, Sekalipun Tergesa-gesa
Indonesia
Pimpinan DPR Sebut Vaksinasi Keputusan Logis, Sekalipun Tergesa-gesa

Dia berharap ketersediaan vaksin dalam waktu dekat secara bertahap dapat tersedia bagi seluruh elemen masyarakat

Mabes Polri Janji Segera Serahkan Munarman ke Jaksa
Indonesia
Mabes Polri Janji Segera Serahkan Munarman ke Jaksa

Berkas perkara dugaan terorisme dengan tersangka mantan sekretaris FPI Munarman telah diserahkan ke kejaksaan.

KPK Tangkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna
Indonesia
KPK Tangkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna

"Benar," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

100 Ribu Calon Penumpang Jalani Vaksinasi di 18 Bandara
Indonesia
100 Ribu Calon Penumpang Jalani Vaksinasi di 18 Bandara

Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin menjelaskan, selama periode 1 Juli 2021-28 Agustus 2021, jumlah calon penumpang pesawat yang melakukan vaksinasi COVID-19 di sentra vaksinasi bandara AP II mencapai 102.357 orang.

 Kejagung Tangkap Buronan Kasus Ilegal Logging
Indonesia
Kejagung Tangkap Buronan Kasus Ilegal Logging

PG telah dinyatakan terbukti bersalah Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2370 K/PID/2005

Vaksin COVID-19 Sinopharm Resmi Disetujui, Berefek Samping Nyeri hingga Batuk
Indonesia
Vaksin COVID-19 Sinopharm Resmi Disetujui, Berefek Samping Nyeri hingga Batuk

Vaksin corona buatan Sinopharm telah resmi mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM).

Mayoritas Anak Muda Ingin UU ITE Direvisi
Indonesia
Mayoritas Anak Muda Ingin UU ITE Direvisi

Sebanyak 41,6 persen anak muda mengapresiasi negatif tindakan saling lapor. Sedangkan 32,2 persen menilai tindakan saling melapor itu baik-baik saja.

Jelang Puasa, Pemkot Jakpus Tertibkan PKL Buat Semrawut
Indonesia
Jelang Puasa, Pemkot Jakpus Tertibkan PKL Buat Semrawut

Pemkot Jakarta Pusat mulai berbenah menata Pasar Tanah Abang menjelang bulan puasa, dengan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar aturan.