Diterjang Banjir, BNPB Sebut Drainase dan Serapan Air di Jakarta Buruk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo di Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/5) (ANTARA/Dewanto Samodro)

MerahPutih.Com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan kondisi di Jabodetabek tidak lagi ada resapan bagi air hujan. Alhasil, air langsung mengalir ke sungai tanpa lewat resapan terlebih dulu.

"Jadi nyaris tidak ada resapan air lagi yang nyerap ke tanah, jadi begitu limpasan hujan turun ke atap kemudian mengalir ke darat, limpasannya itu nyaris 100 persen turun ke sungai, dan ini akan mempercepat proses air untuk masuk ke tempat lebih rendah," ucap Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo di Kantor BNPB, Kamis (2/1).

Baca Juga:

Banjir Jakarta Dianggap Sebagai Tamparan Keras Buat Penyelenggara Negara

Dirinya berharap kepala daerah atau Wali Kota bisa jadi komando penanganan banjir.

Kepala BNPB Doni Monardo sebut sistem drainase dan serapan air di Jakarta buruk
Kepala BNPB Letjen Doni Monardo (Foto: ANTARA)

Doni menyebut pada penanganan saat banjir di Konawe Utara lalu, kepala daerah berhasil mengevakuasi seluruh warga sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Dia minta hal ini bisa ditiru yang lain.

Doni menginginkan pemimpin daerah tegas mengingatkan masyarakat kalau harta nyawa mereka jauh lebih penting ketimbang menyelamatkan harta benda mereka terlebih dulu.

"Pengalaman di Konawe utara kenapa masyarakat bisa selamat, karena mulai dari bupati kemudian aparat, kepala dinas sampai camat dan kades itu memaksa penduduknya untuk evakuasi untuk mengungsi sementara, sehingga ketika air hujan, airbah datang, rumahnya hanyut terbawa oleh arus, korbanya tidak ada," katanya.

Baca Juga:

Solusi Atasi Banjir, Anies: Tunggu Permukaan Air Laut Surut

Terakhir dia minta masyarakat bisa menjauhi tempat yang dianggap berbahaya saat musim hujan. Semisal aliran sungai. Karena, bencana tidak bisa diprediksi dan bisa datang kapan saja.

“Kemudian masyarakat yang berada di daerah aliran sungai ini juga harus kalau bisa jangan ada di rumah dulu,” pungkas Doni Monardo.(Knu)

Baca Juga:

Dua Ribu Lebih Gardu Listrik Milik PLN Masih Dimatikan Akibat Banjir



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH