Diteriaki Presiden, Begini Ceramah Anies di Masjid UGM Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diteriaki presiden oleh mahasiswa saat mengisi ceramah di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Dari video yang tersebar di group WhatsApp, mahasiswa menyerbu Anies yang tengah berdiri di atas mimbar Masjid UGM.

Baca Juga:

Berada di Lombok Tengah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Bersiap Nonton MotoGP

Para mahasiswa tersebut mendekati Anies untuk sekedar bersalaman. Dan banyak juga dari mereka merekam Anies dari video dan berfoto selfi. Dalam video itu, Anies menggunakan jas warna abu-abu dan sebuah kopiah hitam.

Bangunan masjid tersebut diperkirakan terdapat dua lantai. Di bawah untuk para jemaah laki-laki dan di atas bagi jemaah perempuan.

Untuk di lantai atas, kaum hawa terlihat histeris ketika Anies mengisi ceramah di kampusnya. Anies pun meladeni mahasiswa yang ingin bersalaman padanya dan ia juga kerap kali melambaikan tangan ke jemaah wanita.

"Presiden presiden, Presiden.. Pak Presiden, Pak Anies," teriak para mahasiswa usai mendengarkan ceramah Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengantar jenazah Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung di TPU Karet Bivak, Selasa (14/12). ANTARA/Mentari Dwi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengantar jenazah Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung di TPU Karet Bivak, Selasa (14/12). ANTARA/Mentari Dwi

Saat ceramah, orang nomor satu di Jakarta ini pun bersyukur bisa kembali lagi menginjakkan kakinya ke almamaternya.

"Saya bersyukur sekali bisa kembali ke kampus Universitas Gadjah Mada, dan saya harus sampaikan sebagian dosen-dosen ini adalah teman saya," kata Anies dalam Youtube Masjid Kampus UGM yang dikutip Jumat, (8/4)

Anies mengungkapkan, dalam ceramah dirinya diberikan sebuah tema yang membahas mengenai perkotaan, padahal menurutnya tak lama lagi Jakarta bukan berstatus ibu kota negara.

"Mungkin karena saya sedang mengurus kota, walaupun sebentar lagi tidak lagi jadi ibu kota," papar Anies. (Asp)

Baca Juga:

Survei NSN: Elektoral PDIP dan PSI Meroket Gegara 'Serang' Anies Baswedan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Muncul Dalam Video Call Presiden IOC, Peng Shuai Minta Privasinya Dihormati
Dunia
Muncul Dalam Video Call Presiden IOC, Peng Shuai Minta Privasinya Dihormati

Halaman WeChat resmi turnamen tenis di China itu menunjukkan foto-foto Peng dalam turnamen tersebut. Namun, foto dan video Peng dalam sebuah turnamen di Beijing sebelumnya hari yang sama tak begitu meredakan kekhawatiran dunia.

Surat Dakwaan Jadi Koridor, Hakim Diperkirakan Tak Jatuhkan Vonis Mati ke Heru Hidayat
Indonesia
Surat Dakwaan Jadi Koridor, Hakim Diperkirakan Tak Jatuhkan Vonis Mati ke Heru Hidayat

Menurut Petrus, hakim bakal menolak tuntutan JPU terhadap Heru Hidayat

JK Terima Penghargaan Tertinggi Order of the Rising Sun dari Kaisar Jepang
Indonesia
JK Terima Penghargaan Tertinggi Order of the Rising Sun dari Kaisar Jepang

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menerima penghargaan bintang jasa utama The Grand Cordon dari Kaisar Jepang Naruhito.

Pertemuan Kedua HWG, G20 Fokus Hadapi Ancaman Bencana Kesehatan di Masa Depan
Indonesia
Pertemuan Kedua HWG, G20 Fokus Hadapi Ancaman Bencana Kesehatan di Masa Depan

Pada pertemuan kedua ini, Kemenkes akan menginisiasi pembahasan terkait upaya pemimpin G20 dalam membangun sistem kesehatan global yang kuat dan tangguh dari ancaman bencana kesehatan di masa depan.

Menkes Ungkap Kunci Utama Indonesia Beralih dari Pandemi ke Endemi
Indonesia
Menkes Ungkap Kunci Utama Indonesia Beralih dari Pandemi ke Endemi

Kepastian soal peralihan dari pandemi ke endemi COVID-19 menemui titik terang.

Anggota DPRD Tanggapi Langkah Pemprov DKI Tutup Tebet Eco Park
Indonesia
Anggota DPRD Tanggapi Langkah Pemprov DKI Tutup Tebet Eco Park

Langkah Pemerintah Provinsi DKI menutup Taman Tebet Eco Park, Jakarta Selatan hingga akhir Juni 2022 merupakan keputusan yang dinilai tidak tepat.

Jokowi Ultimatum Basarnas, Perbanyak Inovasi dan Kolaborasi
Indonesia
Jokowi Ultimatum Basarnas, Perbanyak Inovasi dan Kolaborasi

Jokowi berharap Rakernas Basarnas melahirkan gagasan inovatif yang dapat diimplementasikan

Demokrat Kritik Eks Tim Sukses Jokowi Jadi Ketua Seleksi Anggota KPU-Bawaslu
Indonesia
Demokrat Kritik Eks Tim Sukses Jokowi Jadi Ketua Seleksi Anggota KPU-Bawaslu

Jika pansel yang terpilih tidak bisa menjaga netralitas tersebut dalam menentukan proses seleksi penyelenggara tentu ini tidak boleh dibiarkan

Pemprov DKI Bakal Sanksi Nakes Diduga Lakukan Pelecehan terhadap Ibu Hamil
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Sanksi Nakes Diduga Lakukan Pelecehan terhadap Ibu Hamil

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menyelidiki adanya dugaan pelecehan seksual secara verbal di salah satu puskesmas.

Indonesia Kedatangan 4,5 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Hibah Jerman dan Prancis
Indonesia
Indonesia Kedatangan 4,5 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Hibah Jerman dan Prancis

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, vaksinasi COVID-19 di Tanah Air telah melampaui target yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).