Ditanya Soal Pelaku Bom Molotov Anggota FPI, Ini Respons Hasto Pengawai kantor DPC PDIP Cianjur Erlan Suherman menunjukkan titik lemparan bom molotov, Jumat (7/8). ANTARA/Ahmad Fikri

MetahPutih.com - PDIP menyerahkan proses hukum terhadap pelaku pelemparan bom molotov di sejumlah kantor partai di Jawa Barat. Dari 7 pelaku, 2 di antaranya merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI).

"Berkaitan dengan bom molotov yang menyerang kantor PDI Perjuangan, sejak semula partai telah menunjukan suatu tradisi untuk taat hukum. Ketika kantor DPP ini diserang (Peristiwa Kudatuli, red) dengan cara seperti itu, yang membunuh demokrasi, kami menempuh jalan hukum," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjawab wartawan seusai Pembukaan Sekolah Cakada PDIP Angkatan II secara virtual, Rabu (26/8).

Baca Juga:

Berikut Kronologi Penyerangan Bom Molotov di Kantor DPC PDIP Cianjur

"Karena itulah ketika ada pihak-pihak yang kemudian berada di luar jalur hukum kemudian menggunakan bom molotov, siapa pun dia apa pun latar belakangnya, orang itu anti-demokrasi dan orang itu anti-kemanusiaan," tambah Hasto.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (ANTARA/HO-DPP PDIP)
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (ANTARA/HO-DPP PDIP)

PDIP, kata Hasto, mengapresiasi Kepolisian yang telah merespons dan menindaklanjuti laporan terkait insiden pelemparan bom molotov itu. Tak hanya polisi, Hasto juga mengapresiasi jajaran internal PDIP yang tak ikut emosional menyikapi insiden itu.

Baca Juga:

Berikut Kronologi Penyerangan Bom Molotov di Kantor DPC PDIP Cianjur

"Kami apresiasi kepada Polri yang telah menindaklanjuti laporan kami dan kami juga mengapresiasi jajaran internal partai tidak ada yang emosional menanggapi itu dengan melakukan hal serupa. Seluruh kader tunduk dalam satu perintah bahwa dengan alasan apa pun kekerasan tidak dapat dibernarkan apalagi menggunakan bom molotov," kata Hasto. (Pon)

Baca Juga:

72 Terduga Teroris Ditangkap Densus, Pelaku Sebar Konten Radikal dan Belajar Buat Bom

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tolak Sidang Online 'IDI Kacung WHO', Jerinx SID Pilih Walk Out
Indonesia
Tolak Sidang Online 'IDI Kacung WHO', Jerinx SID Pilih Walk Out

Jrx SID menyatakan keberatan dan mengaku menolak sidang online karena hak-haknya sebagai warga negara dirampas dan merasa kurang adil.

Ketua DPD: Tenaga Kesehatan Pahlawan saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Ketua DPD: Tenaga Kesehatan Pahlawan saat Pandemi COVID-19

Masyarakat harus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang berbulan-bulan di tengah pandemi COVID-19.

Selama Pandemi, Guru tidak Perlu Selesaikan Kurikulum
Indonesia
Selama Pandemi, Guru tidak Perlu Selesaikan Kurikulum

"Ini akan jadi sebuah catatan, kurikulum tidak perlu dituntaskan dan jangan dipaksakan," jelas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril

Dicecar Batas Gaji Rumah DP 0 Rupiah, Anies: Nanti Dulu Ya
Indonesia
Dicecar Batas Gaji Rumah DP 0 Rupiah, Anies: Nanti Dulu Ya

Regulasi tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 588 Tahun 2020

DPR Kirim Surat Pemecatan Dewas TVRI ke Presiden
Indonesia
DPR Kirim Surat Pemecatan Dewas TVRI ke Presiden

Komisi I DPR pada Senin (11/5) telah mengeluarkan rekomendasi pemberhentian terhadap Ketua Dewan Pengawas (Dewas) TVRI.

Perayaan Imlek Secara Daring Bentuk Kepedulian Antar Sesama di Masa Pandemi
Indonesia
Perayaan Imlek Secara Daring Bentuk Kepedulian Antar Sesama di Masa Pandemi

Memperingati lewat cara yang baru di tengah pandemi COVID-19, sembari menggugah kesadaran bersama akan pentingnya mawas diri, peduli, serta rela berbagi dengan sesama melatarbelakangi peringatan Imlek Nasional 2021.

Pemerintah Pusat Tanggung Isolasi di Hotel Bintang 2 dan 3
Indonesia
Pemerintah Pusat Tanggung Isolasi di Hotel Bintang 2 dan 3

"Kami akan terus menambah kapasitas tempat tidur, tenaga kesehatan, dan fasilitas pendukung atau obat-obatan," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Beri Dukungan di Medsos Jadi Tren Tertinggi Pelanggaran Netralitas ASN
Indonesia
Beri Dukungan di Medsos Jadi Tren Tertinggi Pelanggaran Netralitas ASN

Bawaslu merupakan pintu masuk penanganan dugaan pelanggaran netralitas ASN

Terlibat Penyerangan Polsek Ciracas, Oknum TNI Bakal Dipotong Gaji untuk Ganti Rugi
Indonesia
Terlibat Penyerangan Polsek Ciracas, Oknum TNI Bakal Dipotong Gaji untuk Ganti Rugi

Oknum prajurit terlibat penyerangan Polsek Ciracas bakal menanggung kerugian yang ditimbulkan.

Guru Besar UIN Harap Dakwah Santun Tanpa Benturkan Aparat dan Ulama
Indonesia
Guru Besar UIN Harap Dakwah Santun Tanpa Benturkan Aparat dan Ulama

Harus dijelaskan siapa yang pegang kendali saat ini