Ditanya Perkembangan Kasus Novel, Mabes Polri Irit Bicara Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: humas.polri,go.id)

MerahPutih.Com - Mabes Polri membantah tuduhan tim gabungan pencari fakta kasus Novel Baswedan bahwa pihaknya sengaja menutup-nutupi perkembangan kasus tersebut.

Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, selama ini penyidik tetap bekerja.

"Kan itu pendapat dia. Penyidikan tetap berjalan," kata Dedi di Mabes Polri, Senin (8/7).

Dedi tengah menunggu laporan dari tim gabungan sebelum nantinya mengungkapkan hasil investigasi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan ke publik.

"Ya menunggu dulu ya, prinsipnya semua dalam proses," kata Dedi.

Dedi pun enggan menjelaskan secara rinci perihal tim gabungan tersebut. Ia meminta agar pertanyaan terkait tim gabungan tersebut ditanyakan kepada Polda Metro Jaya.

Penyidik KPK Novel Baswedan
Penyidik KPK Novel Baswedan berbicara dalam acara peringatan dua tahun kasus teror yang menimpanya di Gedung KPK, Jakarta (MP/Ponco Sulaksono)

"Tanya Polda Metro. Kok semua Mabes," kata Dedi seraya meninggalkan kerumunan wartawan.

Sementara itu, anggota tim lainnya, Hendardi menyampaikan rencananya tim gabungan bakal menyampaikan laporannya kepada Kapolri pada pekan ini.

BACA JUGA: Masa Kerja TGPF Habis, KPK Masih Berharap Pelaku Teror Novel Baswedan Ditemukan

Satgas Kasus Novel Berakhir, Ini Komentar Kapolri Tito Karnavian

Namun, Hendardi tak menyebut kapan waktu pasti laporan itu akan disampaikan.

"Laporan rencananya diserahkan kepada Kapolri pekan ini," ucap Hendardi.

Tim gabungan itu sendiri diketahui dibentuk langsung oleh Tito lewat Surat Keputusan nomor: Sgas/ 3/I/HUK.6.6/2019.

Tim Gabungan yang beranggotakan 65 orang itu memiliki masa tugas enam bulan dan sudah habis kemarin, 7 Juli 2019.(Knu)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH