Disuntik Vaksin COVID-19, Ariel Noah: Saya Ingin Pandemi Ini Selesai Ariel setelah divaksin COVID-19. (Foto: MP/Dok Pemkot Bandung)

MerahPutih.com - Masih hafal salah satu lagu Ariel Noah “Di Atas Normal”? Nah, kondisi pandemi sekarang ini bagi Ariel sudah di atas normal seperti cerita dalam lagu itu.

Kondisi tak normal tersebut menjadi alasan bagi Ariel Noah untuk ikut disuntik vaksin COVID-19. Ariel menjadi salah satu dari tokoh dan figur publik yang disuntik vaksin COVID-19 di Jawa Barat.

Ariel mengaku, sebagai musikus, dirinya merasakan dampak COVID-19 terutama dari segi sosial dan ekonomi. Banyak pemain musik yang tidak bisa main di atas panggung atau menggelar konser-konser akbar demi menghindari penularan virus corona.

Baca Juga:

Setelah Divaksin COVID-19, Ariel Noah Diminta Selfie dengan Petugas Medis

“Karena sebagai musisi yang terdampak pandemi ini ingin segera menuju ke normal lagi walau gak akan normal 100 persen seperti dulu lagi,” kata Ariel, usai mendapat penyuntikan vaksin COVID-19 di RSKIA Kota Bandung, Kamis (14/1).

Pemilik nama Nazriel Irham itu yakin vaksin COVID-19 akan mempercepat menuju normal, khususnya bagi musisi Indonesia. Ia juga tidak mau ambil pusing dengan kabar simpang siur maupun hoaks seputar vaksin COVID-19.

“Harapannya kenapa berani maju karena gak mau nunggu, menduga-duga. Mudah-mudahan sekarang lebih yakin lagi, seperti semua orang pengin, saya pengin pandemi ini selesai,” katanya.

Ariel Noah saat suntik vaksin COVID-19. (Foto: Instagram/ Pemkot Bandung)
Ariel Noah saat suntik vaksin COVID-19. (Foto: Instagram/ Pemkot Bandung)

Dengan mengikuti vaksinasi, diharapkan pula masyarakat melihat bahwa vaksin COVID-19 penting untuk memutus mata rantai penyebaran. Kepada masyarkat yang masih ragu, ia meminta agar mencari informasi yang benar soal vaksin kepada ahlinya.

Dengan begitu, masyarakat tidak terbawa hanyut oleh informasi yang tak didasari keterangan ahli, terutama soal COVID-19 dan vaksinnya.

Ariel mengaku tidak pernah ragu mengikuti program vaksinasi COVID-19. Hanya saja, ia merasa bingung karena saking banyaknya informasi yang membahas vaksin.

Baca Juga:

Setelah Raffi, Giliran Ariel Noah Disuntik Vaksin COVID-19

Maka sebelum divaksin, ia banyak mencari informasi yang benar seputar vaksin. Ia ingin tahu zat apa yang terkandung dalam vaksin dan bagaimana reaksi tubuhnya nantinya.

Saat hendak divaksin, ia juga mendapat keterangan dari petugas kesehatan yang memeriksa kesehatannya.

“Tadi dijelasin, penjelasannya sangat logis. Dalam pertimbangan sangat logis itu, ya sudah (divaksin),” katanya.

Setelah itu, ia tidak merasakan dampak apa-apa. “Tidak sakit. Ga ada efek sampingnya,” ujar pelantun lagu “Ada Apa Denganmu” ini. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Risa Saraswati Setelah Divaksin: Lebih Mengerikan COVID-19 daripada Hantu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Awal Maret, Pemprov DIY Vaksinasi COVID-19 ke Pedagang Pasar
Indonesia
Awal Maret, Pemprov DIY Vaksinasi COVID-19 ke Pedagang Pasar

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X menjelaskan, pemberian vaksin akan dimulai pada Senin (1/3). Untuk gelombang pertama, vaksinasi akan menyasar para pedagang.

Sepak Terjang Djoko Tjandra Buka Borok Penegak Hukum
Indonesia
Sepak Terjang Djoko Tjandra Buka Borok Penegak Hukum

Tidak ada negara yang maju tapi tidak tegas dan jelas penegakan hukumnya

40 Pegawai PN Jakpus Reaktif COVID-19, Sidang Jaksa Pinangki Ditunda
Indonesia
40 Pegawai PN Jakpus Reaktif COVID-19, Sidang Jaksa Pinangki Ditunda

Mengantisipasi terjadinya penyebaran COVID-19 di lingkungan PN Jakarta Pusat, Hakim dan ASN tengah menjalani rapid tes dan swab tes berkelanjutan.

Penanganan COVID-19 Bernuansa Politik
Indonesia
Penanganan COVID-19 Bernuansa Politik

Penanganan virus korona dianggap menjadi kontestasi politik, terutama pada level menteri.

Polisi Berani Buktikan Baku Tembak dengan Pengawal FPI Bukan Rekayasa
Indonesia
Polisi Berani Buktikan Baku Tembak dengan Pengawal FPI Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya mengklaim penyerangan oleh pengawal Rizieq Shihab ke polisi di Tol Jakarta-Cikampek tidak direkayasa.

India Catat Angka Tertinggi, 49.000 Kasus COVID-19 dalam Sehari
Dunia
India Catat Angka Tertinggi, 49.000 Kasus COVID-19 dalam Sehari

Dilaporkan juga situasi kekurangan obat-obatan di rumah sakit sejumlah negara bagian.

Kejagung Tetapkan Bos PT Himalaya Energi Perkasa Tersangka Baru Kasus Jiwasraya
Indonesia
Kejagung Tetapkan Bos PT Himalaya Energi Perkasa Tersangka Baru Kasus Jiwasraya

Kejaksaan Agung menetapkan Direktur PT Himalaya Energi Perkasa, Piter Rasiman sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Kontak Tembak dengan KKB di Titigi Papua, Satu Anggota Banteng Raiders Gugur
Indonesia
Kontak Tembak dengan KKB di Titigi Papua, Satu Anggota Banteng Raiders Gugur

"Kontak tembak di Titigi dan satu anggota Yonif 400/BR meninggal," kata Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kol CZI IGN Suriastawa

Menag: Mari Jadikan Agama Sebagai Inspirasi Pembangunan Bangsa dan Negara
Indonesia
Menag: Mari Jadikan Agama Sebagai Inspirasi Pembangunan Bangsa dan Negara

Upacara Peringatan HAB ke-75 Kemenag di Kantor Kemenag Pusat digelar secara luring

Jatim Masih Jadi Wilayah Tertinggi Kasus COVID-19
Indonesia
Jatim Masih Jadi Wilayah Tertinggi Kasus COVID-19

Kasus corona sendiri tersebar di 34 Provinsi Indonesia. Jumlah kasus COVID-19 terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur dengan 18.033 kasus.