Diskotek Diamond Belum Ditutup Cuma Disegel Diskotek dan Karaoke Diamond yang menjadi tempat tertangkapnya politisi Partai Golkar Indra Jaya Piliang di Taman Sari, Jakarta. (Foto Ist)

MerahPutih.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menyegel Diskotek dan Karaoke Diamond pada Jumat (15/9) malam. Namun, meski telah disegel ternyata Diskotek Diamond belum resmi ditutup.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tania Budiati membenarkan penyegelan Diskotek Diamond yang dilakukan kemarin malam. Namun untuk menutup tempat tertangkapnya politisi Golkar Indra J Piliang bersama kedua temannya saat sedang pesta sabu tersebut, harus ada surat resmi dari Polda Metro Jaya.

"Jadi prosedur penutupan baru bisa dilakukan setelah ada surat resmi dari Polda kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan," ujar Tania saat dikinfirmasi MerahPutih.com, Sabtu (16/9).

Saat ini, Tania mengaku, pihaknya tengah menunggu surat resmi penutupan dari Polisi. Bilamana dari penyidikan itu, polisi menemukan pelanggaran.

"Yang menyatakan terbukti pengelola diskotek Diamond melakukan pembiaran terhadap perdagangan, peredaran dan pemakaian narkoba di lokasi tempat hiburan. Saat ini baru dilakukan penyegelan sambil menunggu hasil resmi dari Polda," pungkasnya.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya telah berhasil meringkus politisi Partai Golkar Indra Jaya Piliang dan dua rekanya berinisial RF (32), MIJ (35) karena diduga terbukti mengkonsumi narkoba jenis sabu.

Penangkapan itu dilakukan pada Rabu (13/9) malam sekitar pukul 19.30 WIB di Room Opal Diamond karaoke, Taman Sari, Jakarta Barat. (Asp)

Baca juga berita lain terkait tertangkapnya politisi Partai Golkar Indra Jaya Piliang sedang pesta sabu di: Polisi Tangkap Penyuplai Sabu Indra J Piliang


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH