Diskon Vonis Koruptor Jiwasraya, DPR Nilai Kepedulian Hakim Rendah Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Komisi III DPR RI mempersoalkan putusan hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang mengurangi masa tahanan dari terdakwa koruptor di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Pemotongan vonis dinilai, menjadi bukti rendahnya kepedulian para hakim dalam pemberantasan korupsi.

Anggota Komisi III DPR, Benny Kabur Harman menyampaikan, bahwa pemotongan vonis koruptor Jiwasraya mencerminkan adanya kesenjangan rasa keadilan antara hakim yang memutus perkara dengan rasa keadilan hukum yang hidup dan berkembang dalam masyarakat.

Baca Juga

PT DKI Tetap Vonis Heru Hidayat Seumur Hidup dalam Kasus Korupsi Jiwasraya

Supaya tidak terjadi kesenjangan itu, kata Benny, hendaknya hakim di pengadilan benar-benar menggali dan menyelam rasa keadilan hukum yang hidup dintengah-tengah masyarakat.

"Pengurangan hukuman tersebut menunjukkan rendahnya kepedulian para hakim di pengadilan terhadap visi dan misi pemerintahan Jokowi dalam memberantas korupsi," terangnya, Sabtu (13/3).

Pada Kamis (11/3) lalu, Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengubah hukuman penjara koruptor Jiwasraya yakni mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, dengan mengubah keputusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 32/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst tanggal 12 Oktober 2020, dari yang sebelumnya seumur hidup menjadi 20 tahun saja dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan.

Tak hanya Hendrisman Rahim, Majelis hakim PT DKI Jakarta juga mengurangi hukuman terdakwa koruptor Jiwasraya, yakni Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto dari yang sebelumnya seumur hidup menjadi hanya 18 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan.

Anggota Komisi III DPR, Benny K Harman

Selain itu, sebelumnya PT DKI Jakarta juga memotong vonis mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo dari yang sebelumnya seumur hidup menjadi hanya 20 tahun saja.

Benny menambahkan, dengan adany keputusan itu, hakim seolah berdiri di menara gading dan asyik dengan dirinya sendiri, padahal hakim tidak boleh esoterik dari rasa keadilan yang mengusik masyarakat.

"Saya minta hakim di pengadilan tidak menjadi corong Undang-Undang dalam mengadili perkara korupsi. Harus menjawab kebutuhan masyarakat akan keadilan yang substantif," ungkapnya.

Sebagai gambaran, akibat tindakan para terdakwa koruptor di kasus Jiwasraya ini, negara mengalami kerugian hingga Rp 16,81 triliun. Benny Berharap, para koruptor Jiwasraya memperoleh hukuman yang berat dan dimiskinkan.

"Kejaksaan Agung (Kejagung) harus kembali melakukan upaya hukum kasasi untuk memberatkan pemotongan vonis para koruptor Jiwasraya itu," tutupnya. (Pon)

Baca Juga

Hukuman Koruptor Jiwasraya Dipotong, Kejagung Siap Ajukan Kasasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Bantah Kunjungan Anies ke Daerah karena Stok Beras Menipis
Indonesia
Pemprov DKI Bantah Kunjungan Anies ke Daerah karena Stok Beras Menipis

"Dan suplainya tidak terganggu,” papar Pamrihadi.

Wamenag Minta Masyarakat Hentikan Perdebatan soal Kehalalan Vaksin COVID-19
Indonesia
Wamenag Minta Masyarakat Hentikan Perdebatan soal Kehalalan Vaksin COVID-19

"Saya harap masyarakat menghentikan polemik tentang halal dan haram vaksin ini," kata dia.

Ini Kata Aburizal Bakrie Soal Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi
Indonesia
Ini Kata Aburizal Bakrie Soal Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi

Pihak keluarga tersangka kasus narkotika Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie akhirnya buka suara.

Tawuran Berujung Kematian Gegara Instagram, Gerombolan Remaja Diciduk Polisi
Indonesia
Tawuran Berujung Kematian Gegara Instagram, Gerombolan Remaja Diciduk Polisi

Selain dua pelaku, polisi juga menangkap empat orang lainnya

Gerindra Bantah Fadli Zon Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Umum
Indonesia
Gerindra Bantah Fadli Zon Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Umum

Partai Gerindra meluruskan informasi yang menyebutkan Fadli Zon dicopot dari jabatannya sebagai wakil ketua umum.

48 Persen Lansia di DKI Belum Divaksin COVID-19
Indonesia
48 Persen Lansia di DKI Belum Divaksin COVID-19

Saat awal vaksinasi, banyak lansia yang mulai mendaftarkan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Karena hal itu, pihaknya mulai bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk membuka layanan vaksinasi di setiap kelurahan.

Banyak Desainer Andal, Fesyen Muslim Indonesia Semakin Mendunia
Indonesia
Banyak Desainer Andal, Fesyen Muslim Indonesia Semakin Mendunia

Konsumsi fesyen muslim dunia menurun akibat pandemi COVID-19 sebesar 2,9 persen menjadi USD268 miliar.

[HOAKS atau FAKTA]: Tak Ada Kasus COVID-19 di Bhutan karena Penduduknya Vegetarian
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tak Ada Kasus COVID-19 di Bhutan karena Penduduknya Vegetarian

Pengguna Facebook Van Tran menyatakan bahwa tidak ada kasus COVID-19 di Bhutan, sebab penduduknya adalah vegetarian.

Broker Proyek Bansos Cerita Kenal Ihsan Yunus dari Main Biliar
Indonesia
Broker Proyek Bansos Cerita Kenal Ihsan Yunus dari Main Biliar

Pengakuan itu bermula saat jaksa penuntut umum (JPU) mencecar Yogas soal hubungannya dengan Muhamad Rakyan Ikram

Ketua DPD: Jangan Ada Drama Bisnis Vaksin, Semua Harus Transparan
Indonesia
Ketua DPD: Jangan Ada Drama Bisnis Vaksin, Semua Harus Transparan

LaNyalla menilai, seringkali situasi seperti itu dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis