Disinggung Ikut Barisan Celeng, Putra Sulung Jokowi Jawab Begini Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bertemu di Semarang, Kamis (14/10). (MP/Dok Gibran)

MerahPutih.com - Pilpres 2024 masih tiga tahun lagi, tetapi suhu politik di internal PDIP saat ini mulai memanas. Masalah internal itu makin rumit setelah banyak kader PDIP secara terbuka mendukung Ganjar Pranowo maju sebagai Capres 2024, disebut celeng oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sekaligus kader PDIP Solo menyatakan pihaknya mendukung pernyataan Ketua DPC PDIP FX Hadi Rudyatmo terkait barisan celeng.

Baca Juga

Kader PDIP Berhak Dukung Ganjar Meski Tidak Direstui Megawati

"Pilpres 2024 masih jauh sehingga belum layak dibicarakan sekarang. Statement yang telah dikeluarkan beliau (Rudy) sangat menyejukkan yang kemarin agak panas," kata Gibran di Balai Kota, Jumat (15/10).

Gibran menegaskan dirinya saat ini hanya fokus pada penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi Solo. Dirinya membenarkan sering bertemu serta dekat dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Terbaru, Gibran menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang bersama Wali Kota Bogor Bima Arya, Kamis (14/10). "Saya bertemu dengan Pak Gubernur itu urusan pekerjaan. Tidak ada kaitanya dengan politik," ujar putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Baca Juga:

Perseteruan Celeng vs Banteng Memanas, Ganjar Diminta Turun Tangan

Suami Selvi Ananda ini mengatakan Gubernur Jateng adalah sosok senior dan mentor. Disinggung terkait dekatnya dengan Ganjar akan disebut barisan celeng, dia tidak mempersoalkannya. "Lah memange aku celeng? (Apa aku seperti celeng?," jawab Gibran sambil tertawa.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

Gibran mengatakan banyak hal yang harus dibicarakan dengan Gubernur Jateng itu. Ia mencontohkan terkait Taman Balekambang status tanah milik Pemprov Jateng, sedangkan Pemkot mau membenahinya. "Ini bukan masalah dukung mendukung atau apalah, beliau (Ganjar) itu atasan saya sebagai Gubernur Jateng," katanya.

Baca Juga:

Isu Banteng Vs Celeng Berpotensi Digoreng Lawan Politik PDIP Sampai Kering

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo angkat bicara dengan menyebut ucapan Bambang Wuryanto soal istilah celeng tidak pernah memakai logika berpikir. "Itu (Bambang) seharusnya membuat istilah celeng tidak pernah memakai logika berpikir," ujar Rudy, Kamis (14/15).

Rudy mengemukakan konotasi istilah celeng tidak semua negatif. Ia mengingat pesan orang tua yang menyebut jika jalan jangan seperti celeng lurus.

"Pesene wong tua nek mlaku mbuk aja kayak celeng (kalau jalan jangan seperti celeng). Celeng itu kan jalannya lurus, sehingga kalau yang mendeklarasikan itu ya sesungguhnya tegak lurus," ucap Rudy.

Menurut Rudy, apapun yang dilakukan kader sekarang kalau Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri memutuskan A, pasti yang disebut celeng-celeng ini juga akan ikut A. "Saya berharap, sudahlah (Bambang Pacul) tidak perlu mengomentari deklarasi-deklarasi siapapun," tegas dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Ketua DPC Solo: Kader PDIP Yang Disebut Celeng Untuk Tidak Putus Asa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jadi Prioritas, 92 Ribu Nakes DKI Bakal Terima Vaksin Booster Kedua
Indonesia
Jadi Prioritas, 92 Ribu Nakes DKI Bakal Terima Vaksin Booster Kedua

Puluhan ribu tenaga kesehatan (nakes) di Jakarta akan menerima vaksin booster kedua.

Kapolri Minta Percepat Vaksinasi di Papua untuk Kelancaran PON XX
Indonesia
Kapolri Minta Percepat Vaksinasi di Papua untuk Kelancaran PON XX

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya di Papua untuk mempercepat capaian vaksinasi. Hal ini dilakukan guna mendukung pelaksanaan PON XX di Bumi Cendrawasih.

Politikus Demokrat: Pencabutan HET Minyak Goreng Sulit Untuk Dipahami
Indonesia
Politikus Demokrat: Pencabutan HET Minyak Goreng Sulit Untuk Dipahami

Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang Partai Demokrat, Yan Harahap mendesak, Presiden Joko Widodo untuk segera mengevaluasi Menteri Perdagangan.

15 ASN Kota Solo Absen di Hari Pertama Kerja
Indonesia
15 ASN Kota Solo Absen di Hari Pertama Kerja

Kepala BKPSDM Solo, Dwi Aryatno mengatakan dari hasil pendataan terdapat 15 ASN yang kedapatan tidak masuk kerja usai libur cuti bersama. Mereka tidak masuk kerja karena berbagai alasan

Gubernur Anies Ganti Dirut PAM Jaya yang Baru Menjabat 7 Bulan
Indonesia
Gubernur Anies Ganti Dirut PAM Jaya yang Baru Menjabat 7 Bulan

Baru menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya selama 7 bulan, Syamsul Bachri Yusuf sudah dilengserkan oleh Gubernur Anies Baswedan.

Erupsi Semeru, BPBD Lumajang Dirikan Tenda Pengungsian di 3 Lokasi
Indonesia
Erupsi Semeru, BPBD Lumajang Dirikan Tenda Pengungsian di 3 Lokasi

Tim BPBD Lumajang saat ini tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral.

Airlangga Hartarto: Nasihat Buya Syafii Akan Kami Dirindukan
Indonesia
Airlangga Hartarto: Nasihat Buya Syafii Akan Kami Dirindukan

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif meninggal dunia, Jumat (27/5), sekitar pukul 10.15 WIB.

KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Terkait Kasus Suap Pajak
Indonesia
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Terkait Kasus Suap Pajak

Dalam proses pemeriksaan tiga wajib pajak tersebut, diduga ada kesepakatan pemberian sejumlah uang

Perubahan Warna Seragam Coklat Satpam Satu Tahun Setelah Perpol Terbit
Indonesia
Perubahan Warna Seragam Coklat Satpam Satu Tahun Setelah Perpol Terbit

Mabes Polri serius dalam mengeluarkan aturan yang bakal mengubah warna seragam satpam yang saat ini berwarna cokelat.