Dishub DKI Terbitkan Juknis Aturan Pembatasan Angkutan Umum Saat PPKM Penumpang turun dari angkutan umum Mikrolet, di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Selasa (11/12/2018). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama.

MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 39 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pembatasan Kapasitas Angkut dan Waktu Operasional Sarana Transportasi dalam Rangka PSBB. Aturan tersebut berlaku mulai 26 Januari sampai 8 Februari 2021 mendatang.

Pembatasan kapasitas angkut bagi pengguna moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang dilakukan dengan pembatasan jumlah orang maksimal 50 persen dari kapasitas angkut.

Baca Juga

Pengamat Nilai Ada Bawahan Jokowi yang 'Single Fighter' Ambil Kebijakan Tangani COVID-19

Dishub DKI juga menyesuaikan waktu operasional sarana transportasi umum masing-masing di ibu kota. Jam angkut moda transportasi ditambah 1 jam dari jadwal PPKM sebelumnya. Pada aturan kemarin diijinkan layanan sampai pukul 20.00 WIB.

Kini Transjakarta mulai beroperasi 05.00 hingga 21.00 WIB, Angkutan Umum Reguler 05.00 sampai 21.00 WIB, Moda Raya Terpadu (MRT) dari pukul 05.00 hingga 21.00 WIB, Lintas Raya Terpadu (LRT) mulai 05.30 hingga 21.00 WIB.

angkit
Ilustrasi angkutan umum. Foto: ANTARA

Kemudian angkutan Perairan melayani warga mulai dari pukul 05.00 sampai 18.00 WIB, dan Angkutan Tenaga Kesehatan TransJakarta beroperasi 20.30 - 23.00 WIB.

Kebijakan ini ditandatangani oleh Kepala Dishub DKI, Syafrin Liputo dan ditetapkan tanggal 26 Januari 2021.

Untuk Ojek Online (Ojol) dan Pangkalan diperbolehkan mengangkut penumpang dan wajib menerapkan protokol kesehatan. "Pengemudi Ojol dan Pangkalan dilarang berkerumun lebih dari lima orang," tulus SK Dishub DKI tersebut.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA] Anies Antek Tiongkok Minta Sumbangan Saat APBD DKI Sekarat

Selanjutnya driver Ojol dan Pangkalan saat menunggu penumpang wajib menjaga jarak antar pengemudi dan parkir antar sepeda motor minimal satu meter

Perusahaan aplikasi Ojek Online wajib menerapkan Teknologi Informasi Geofencing agar pengemudi tidak berkerumun, dan menerapkan sanksi terhadap yang melanggar. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Hand Sanitizer Bisa Bakar Motor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Hand Sanitizer Bisa Bakar Motor

Beredar video yang memperlihatkan sebuah sepeda motor terbakar di pinggir jalan

Setelah Divaksin COVID-19, Ariel Noah Diminta Selfie dengan Petugas Medis
Indonesia
Setelah Divaksin COVID-19, Ariel Noah Diminta Selfie dengan Petugas Medis

RSKIA Kota Bandung menjadi pusat perhatian ketika Ariel Noah menjadi orang yang masuk kloter pertama vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat.

Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus
Indonesia
Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus

Komite III DPD menggelar aksi donor darah dan donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat, Jalan Pecenongan, Rabu (24/2).

KPK Tahan Eks Bupati Bogor Rahmat Yasin
Indonesia
KPK Tahan Eks Bupati Bogor Rahmat Yasin

Rahmat Yasin ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pemotongan uang dan penerimaan gratifikasi.

14 Pedagang Pasar Serdang Positif Corona
Indonesia
14 Pedagang Pasar Serdang Positif Corona

Sebelumnya, 9 orang pedagang dinyatakan positif COVID-19 setelah mengikuti tes swab Rabu (11/6).

Didesak Ulama dan Sejumlah Ormas Islam, Jokowi Cabut Lampiran Perpres Miras
Indonesia
Didesak Ulama dan Sejumlah Ormas Islam, Jokowi Cabut Lampiran Perpres Miras

Presiden Joko Widodo akhirnya mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang terkait dengan industri minuman keras.

 Pemprov DKI Bakal Derek Kendaraan yang Berani Mudik Lokal
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Derek Kendaraan yang Berani Mudik Lokal

"Kami akan lakukan penghentian kendaraannya (bila mudik lokal), bisa mobilnya kami derek dan kami pindahkan," kata Syafrin

Pemprov DKI Bangun Laboratorium Satelit COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Bangun Laboratorium Satelit COVID-19

Pemprov juga bakal membangun jejaring dengan 27 laboratorium pemeriksa COVID-19

Jaksa Sita Hotel dan Mall Milik Tersangka Benny Tjokro Terkait Kasus Asabri
Indonesia
Jaksa Sita Hotel dan Mall Milik Tersangka Benny Tjokro Terkait Kasus Asabri

Kali ini penyitaan aset milik Benny Tjokrosaputro. Yakni berupa enam bidang tanah dan bangunan di atasnya. Kasus ini diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp23 triliun.

Kasus COVID-19 Lebanon Naik Dua Kali Lipat Pasca-Ledakan Beirut
Dunia
Kasus COVID-19 Lebanon Naik Dua Kali Lipat Pasca-Ledakan Beirut

Kasus COVID-19 bertambah dua kali lipat selama dua pekan setelah ledakan itu.