Dishub DKI Minta Grab Buat Sensor Otomatis Larangan Skuter Melintas di JPO Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Beberapa hari terakhir ini, skuter listrik berbasis aplikasi Grabwhells ramai jadi perbincangan masyarakat Jakarta.

Diketahui, sejumlah pengguna skuter listrik bermain di atas jembatan penyebrangan orang (JPO), akibatnya terdapat tiga JPO di Sudirman-Thamrin rusak. Bahkan, dua orang pemuda pengguna otopet listrik tewas kecelakaan ditabrak mobil Camry.

Baca Juga:

Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pengguna Skuter Tak Berani Naik JPO Siang Hari

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun bakal membuat regulasi mengenai keberadaan e-scooter itu di Ibu Kota. Ditargetkan aturan itu akan rampung Desember 2019.

JPO instagramable Jakarta. (Foto: MP/Asropih)
JPO instagramable di GBK. (Foto: MP/Asropih)

Sambil menunggu penetapan regulasi, Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo meminta pihak Grabwheels membuat aturan semacam sensor otomatis di JPO agar bisa mendeteksi transportasi tanpa gas emisi itu yang bermain di JPO. Kerja dari sensor itu ialah mematikan lansung mesin e-scooter bila masuk ke JPO.

"Kepada operator kota mintakan auto off di mana begitu e-scooter di JPO, dia otomatis off dan tidak diaktivasi sehingga mereka menuntun saja untuk skuter," kata Syafrin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (14/11).

Baca Juga:

Anak Buah Anies Larang Skuter Listrik Lewat JPO dan Trotoar

Syafrin mengatakan, pengguna skuter bisa melintas di JPO asalkan skuter itu dimatikan saat dipakai. "Para pengguna skuter begitu ada di JPO wajib mematikan e-scooter dan cukup menuntun," tuturnya.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: MP/Asropih)
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: MP/Asropih)

Syafrin pun mengaku pihaknya tak melarang Grabwheels beroperasi di Ibu Kota asalkan bermain di tempat yang sudah dilakukan perjanjian kerja sama. Seperti di Gelora Bung Karno (GBK) atau Monumen Nasional (Monas).

"Dari hasil diskusi kami hari Senin, mereka ada perjanjian dengan salah satu kawasan, GBK, artinya begitu ada perjanjian silakan beroperasi di dalam kawasan khusus," tutup dia. (Asp)

Baca Juga:

Pengguna Skuter Listrik Rusak Tiga JPO Kekinian Sudirman-Thamrin, Pemprov DKI Panggil Grab



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH