Dishub dan Polisi Salahkan Pesepeda Yang Berada di Jalur Kanan Jalan Pesepeda di tengah jalan. (Foto: tangkapan layar)

MerahPutih.com - Di media sosial tengah viral pengendara motor yang marah dengan mengacungkan jari tengah, kepada rombongan pesepeda dan berada di badan jalan yang terekam dalam sebuah foto. Rombongan sepeda tersebut melintasi di daerah Dukuh Atas.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menanggapi soal viralnya foto yang menunjukkan rombongan pesepeda road bike melaju di jalur kanan lalu diberi jari tengah oleh pengendara motor.

Baca Juga:

Pengendara Motor Diminta tak Serobot Jalur Khusus Pesepeda

"Bahwa berdasarkan Undang-undang 22 2009 ada namanya prioritas pengguna jalan, tentu bagi para pesepeda yang kecepatannya berada di bawah dari kendaraan bermotor, itu wajib menggunakan jalur paling kiri," kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Syafrin menegaskan, pesepeda wajib berada di jalur kiri. Sehingga aspek keselamatan dan keamanan pada saat berada di ruang jalan di sana ada mix traffic itu bisa terpenuhi.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus mengedukasi dan sosialisasi kepada pesepeda agar patuh dan taat pada aturan. Sesuai dengan ketentuan, untuk sanksi sepenuhnya menjadi kewenangan kepolisian.

"Namun kami dari Pemprov DKI terus melakukan sosialisasi, melakukan edukasi," katanya.

Pesepeda di Jalan Layang Non Tol. (Foto:  Antara)
Pesepeda di Jalan Layang Non Tol. (Foto: Antara)

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan, akan menindak tegas pesepeda yang masih menggunakan jalan umum atau keluar dari jalur khusus, apalagi setelah adanya jalur khusus.

Direktur Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan jalur khusus yang tengah disiapkan oleh Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta adalah Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Kampung Melayu-Tanah Abang.

Ia memaparkan, sanksi untuk pesepeda ini telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. "Ada pelanggaran UU Lalulintas. Pasal 299 UU LLAJ.

Pasal 299 UU LLAJ itu berbunyi "Setiap orang yang mengendarai kendaraan tidak bermotor yang dengan sengaja berpegang pada kendaraan bermotor untuk ditarik, menarik benda-benda yang dapat membahayakan pengguna jalan lain, dan/atau menggunakan jalur jalan kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a, huruf b, atau huruf c dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp100 ribu.

Kemudian Pasal 122 UU LLAJ berbunyi "Pengendara Kendaraan Tidak Bermotor dilarang:

a. dengan sengaja membiarkan kendaraannya ditarik oleh Kendaraan Bermotor dengan kecepatan yang dapat membahayakan keselamatan;

b. mengangkut atau menarik benda yang dapat merintangi atau membahayakan Pengguna Jalan lain; dan/atau

c. menggunakan jalur jalan Kendaraan Bermotor jika telah disediakan jalur jalan khusus bagi Kendaraan Tidak Bermotor". (Knu)

Baca Juga:

Google Maps Kenalkan Fitur untuk Pesepeda

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
COVID-19 Jadi Pencabut Nyawa Penderita Komorbid
Indonesia
COVID-19 Jadi Pencabut Nyawa Penderita Komorbid

Di Indonesia, penderita COVID-19 yang gugur termasuk dokter mencapai lebih dari 16 ribu orang.

Ganjil-Genap Kota Bogor, 9 Ribu Lebih Kendaraan Diputarbalik
Indonesia
Ganjil-Genap Kota Bogor, 9 Ribu Lebih Kendaraan Diputarbalik

Penerapan ganjil-genap diberlakukan sebagai upaya agar tidak terjadi kerumunan

PKS Soroti Sanksi dan Testing COVID-19 Rendah saat PPKM
Indonesia
PKS Soroti Sanksi dan Testing COVID-19 Rendah saat PPKM

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan, PPKM Mikro menyisakan masalah dasar tentang peta zonasi yang menjadi acuan pembatasan daerah.

Partai Harus Bisa Cetak Politikus Muda Berkualitas
Indonesia
Partai Harus Bisa Cetak Politikus Muda Berkualitas

Partai politik dapat mengoptimalkan perannya sebagai media penyerap aspirasi rakyat, sekaligus sebagai komunikator dua arah yang efektif bagi pemerintahan dan masyarakat.

Antisipasi Lonjakan Harga, Pasar Jaya Siapkan Stok Pangan saat Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Antisipasi Lonjakan Harga, Pasar Jaya Siapkan Stok Pangan saat Natal dan Tahun Baru

"Penyiapan kebutuhan juga dilakukan di seluruh gerai pangan yang dikelola oleh Pasar Jaya," papar Manager Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza

Pajak Bikin Negara Bertahan dari Pandemi
Indonesia
Pajak Bikin Negara Bertahan dari Pandemi

Pajak yang dikumpulkan dipastikan digunakan untuk merealisasikan berbagai aspek yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Ini Tanggapan DKI Soal Keputusan Pusat Larang Mudik
Indonesia
Ini Tanggapan DKI Soal Keputusan Pusat Larang Mudik

Ahmad Riza Patria menyambut baik keputusan pemerintah pusat yang melarang masyarakat untuk mudik saat Lebaran Idulfitri 2021.

Demokrat NTT Nyatakan Dukung Kepemimpinan AHY
Indonesia
Demokrat NTT Nyatakan Dukung Kepemimpinan AHY

DPD Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan seluruh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan kader solid mendukung partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum AHY.

Polri Pastikan Bakal Proses Hukum Penyebar Hoaks Vaksin Corona
Indonesia
Polri Pastikan Bakal Proses Hukum Penyebar Hoaks Vaksin Corona

Polri tak akan segan-segan menindak pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks, terutama terkait vaksinasi COVID-19.

Survei Voxpopuli: Elektabilitas PDI-P dan Gerindra Turun Tajam
Indonesia
Survei Voxpopuli: Elektabilitas PDI-P dan Gerindra Turun Tajam

Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 26-31 Desember 2020